Kehadiran paylater menguntungkan pengguna dalam memenuhi kebutuhan, khususnya untuk belanja dengan mudah dan cepat. Meski tidak mempunyai uang dalam jumlah yang cukup, kamu tetap bisa berbelanja dan membayarnya nanti sesuai dengan ketentuan dalam produk keuangan tersebut. Hal ini yang mendukung semakin banyak orang menggunakannya.
Cara pakai paylater juga sangat mudah dan simpel, bahkan proses transaksi bisa berlangsung hanya beberapa menit saja. Menurut juru bicara OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Sekar Putih Djarot, fitur belanja sekarang bayar nanti ini merupakan istilah yang merujuk pada transaksi pembayaran barang atau jasa.
8 Alasan Pengajuan PayLater Kamu Ditolak
Seperti dalam pengajuan kredit atau pinjaman dalam bentuk lain, pada saat kamu menggunakan sistem belanja sekarang bayar nanti yang ditawarkan oleh perusahaan keuangan, ada banyak syarat yang harus terpenuhi. Apabila ada syarat yang tidak terpenuhi, bisa dipastikan pengajuan tersebut akan ditolak oleh perusahaan pemberi fasilitas bayar nanti tersebut.
Penolakan tidak hanya bisa terjadi pada pengguna baru tetapi juga pemilik akun lama yang sudah sering melakukan transaksi. Agar hal ini tidak pernah kamu alami, kamu perlu tahu apa saja alasan yang bisa menyebabkan pengajuan tidak mendapat persetujuan. Poin berikut ini harus diperhatikan.
1. Akun masih baru
Sebenarnya ada beberapa transaksi yang bisa dilakukan meski kamu menggunakan akun baru. Bahkan begitu aktif, banyak bisa langsung menggunakan fitur belanja sekarang bayar nanti ini untuk memenuhi berbagai jenis kebutuhan. Namun tidak sedikit juga yang gagal atau tidak mendapat persetujuan.
Terkait dengan hal ini tergantung dari ketentuan masing-masing merchandise. Karena itu agar pengajuan belanja dengan sistem bayar nanti tidak ditolak, pastikan terlebih dulu ketentuan yang berlaku tempat kamu bertransaksi dan penyedia layanan bayar nanti, atau perusahaan keuangan yang memfasilitasi tersebut.
Mungkin kamu pernah bertanya, apakah paylater aman? terkait hal ini, seperti semua transaksi online, kemungkinan terjadi peretasan tetap ada. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya hanya bertransaksi menggunakan penyedia jasa yang aman dan resmi.
2. Pemilik aku belum berusia 17 tahun
Transaksi belanja sekarang bayar nanti sebenarnya sama dengan utang atau pinjaman yang tidak bisa diberikan kepada sembarangan orang. Pengguna fasilitas harus sudah bisa diminta pertanggungjawaban. Karena itu, aplikasi tersebut mensyaratkan usia minimal 17 tahun bagi pengguna sehingga transaksinya bisa disetujui.
Jadi bagi kamu yang belum berusia 17 tahun atau belum mempunyai identitas, maka kamu tidak bisa membuat akun sehingga tidak bisa menggunakan fitur keuangan tersebut untuk berbelanja barang maupun jasa.
3. Tidak mengaktifkan fitur GPS
Pada saat pengajuan kamu tidak mendapat persetujuan, jangan langsung panik. Bisa jadi penyebabnya adalah karena kesalahan yang kamu sendiri. Karena itu, begitu transaksi gagal, segera cek apa penyebabnya.
Sebagai contoh apabila pada saat bertransaksi kamu tidak mengaktifkan fitur GPS pada perangkat yang digunakan sehingga aplikasi tidak bisa mendeteksi lokasi kamu, maka pengajuan tersebut sudah pasti akan ditolak.
Titik lokasi tersebut akan dicocokkan dengan data yang kamu input atau upload. Kamu harus memastikan bahwa sudah mengaktifkan fitur GPS dari perangkat agar proses pengajuan tidak mengalami masalah. Jika ini penyebabnya, pada pengajuan yang dilakukan beberapa saat kemudian bisa jadi akan mendapat persetujuan.
4. Belum pernah mengajukan pinjaman di manapun
Belum pernah mengajukan pinjaman bukan berarti akan mudah mendapatkan kepercayaan dari Perusahaan keuangan. Justru sebaliknya, mendapat kepercayaan pinjaman pertama tidak mudah.
Track record atau riwayat kredit sangat penting bagi perusahaan keuangan yang akan memberi fasilitas pinjaman, termasuk pada saat kamu menggunakan produk belanja sekarang bayar nanti.
Ini yang menjadi alasan beberapa penyedia fitur belanja sekarang bayar nanti menolak pengajuan kamu yang sebelumnya belum pernah mendapat pinjaman dari perusahaan keuangan manapun.
Alasannya adalah penyelenggara fasilitas belanja sekarang bayar nanti tidak mempunyai data untuk menganalisis apakah kamu mempunyai kemampuan membayar dan berkarakter baik sehingga bisa mengajukan transaksi bayar nanti.
5. Collectability tidak bagus
Perusahaan keuangan yang resmi mempunyai akses untuk mengetahui track record calon nasabah atau konsumennya karena data tersebut tersedia di situs Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Data ini menunjukkan apakah kamu mempunyai karakter yang bagus dalam pembayaran pinjaman sehingga layak untuk mendapatkan fasilitas belanja sekarang, bayar nanti.
Kemampuan membayar yang dimaksud adalah pembayaran cicilan pokok, bunga, dan fee jika ada. Berkaitan dengan bunga produk bayar nanti, tidak sedikit yang bertanya, berapa suku bunga paylater? Untuk suku bunga dari produk tersebut berbeda-beda tergantung dari penyelenggara.
6. Melebihi limit
Masing-masing penyelenggara produk belanja sekarang bayar nanti mempunyai limit yang berbeda-beda. Karena itu kamu perlu tahu berapa batas maksimal pinjaman dalam bentuk belanja barang yang bisa kamu terima. Setelah melebihi limit tersebut, pengajuan kamu tidak akan mendapat persetujuan.
Agar bisa menggunakan fitur tersebut, kamu harus mengurangi jumlah pinjaman dengan cara membayar cicilan atau melakukan pelunasan. Agar tidak sampai mengalami masalah penolak pengajuan bayar nanti, sedangkan kamu sangat membutuhkan fitur tersebut, maka sebaiknya mengecek limit secara berkala.
7. Identitas tidak jelas
Identitas untuk pengajuan pinjaman baik dalam bentuk uang cash maupun belanja barang dan jasa dengan pembayaran nanti sangat penting. Apabila data kurang lengkap atau kurang jelas, bisa dipastikan pengajuan kamu akan ditolak.
Sebelum mengajukan produk bayar nanti, pastikan identitas yang dibutuhkan seperti KTP, SIM atau Kartu Keluarga jelas. Jika harus upload identitas tersebut, pastikan kamu telah menyimpan file dengan ukuran dan format sesuai ketentuan.
8. Koneksi internet tidak stabil
Berikutnya, hal yang sangat penting saat kamu berbelanja dan membayarnya nanti dengan cicilan adalah koneksi internet. Pastikan kamu menggunakan koneksi internet yang stabil. Naik turunnya jaringan bisa menyebabkan transaksi gagal, terputus atau tidak bisa terbaca oleh sistem aplikasi yang menyebabkan pengajuan kamu ditolak.
Jika alasan penolakan karena hal ini, solusinya sangat mudah. Kamu hanya perlu ganti jaringan atau koneksi internet dan mengulang semua proses pengajuan dari awal. Selama ketentuan lain terpenuhi, maka pengajuan kamu akan mendapat persetujuan.
Manfaatkan Fasilitas PayLater dari Perusahaan Keuangan Terbaik
Banyaknya penyedia jasa paylater yang menawarkan produknya sering membuat calon pengguna bingung untuk memilih yang terbaik. Sebaiknya kamu lebih selektif sehingga bisa mendapatkan fasilitas dari perusahaan keuangan yang terpercaya seperti digibank by DBS yang pasti aman dan menguntungkan bagi penggunanya.
Oleh karena itu dengan mengetahui cara pakai paylater yang benar dan memperhatikan faktor apa saja sehingga pengajuan ditolak, maka kamu akan bisa menikmati berbagai fasilitas terbaik digibank by DBS yang mempunyai banyak keunggulan seperti:
Kamu bisa akses dan monitor 24/7 di Aplikasi digibank by DBS yang sangat mudah.
Kartu Kredit dengan cicilan ringan hingga 60 bulan dan proses approval cepat dalam 60 detik.
GRATIS iuran untuk tahun pertama.
Paylater digibank by DBS bisa menjadi solusi ketika kamu harus belanja barang maupun jasa dan tidak mempunyai uang yang cukup. Jangan lupa untuk memastikan bahwa transaksi kamu aman dan tidak akan ditolak. Untuk mendapat keterangan lanjut tentang digibank by DBS bisa cek di sini.






