DBS KTA
05 May 2026

Panduan Membeli Drone Baru: Fitur, Kebutuhan, dan Anggaran yang Perlu Dipertimbangkan

Drone kini bukan lagi sekadar perangkat teknologi canggih, tetapi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup dan hobi yang digemari banyak orang. Perangkat ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengabadikan pemandangan dari udara, membuat konten foto dan video yang lebih kreatif, hingga sekadar menikmati sensasi menerbangkan drone di waktu luang. Tak heran jika minat masyarakat terhadap drone terus meningkat dari tahun ke tahun.

Namun, sebelum memutuskan untuk membeli drone, penting untuk memahami terlebih dahulu tujuan penggunaannya. Pasalnya, setiap drone memiliki spesifikasi, fitur, dan kemampuan yang berbeda. Ada drone yang dirancang untuk pemula dan penggunaan rekreasional, tetapi ada juga yang menawarkan kualitas kamera profesional serta fitur penerbangan yang lebih canggih untuk kebutuhan konten maupun pekerjaan tertentu.

Selain mempertimbangkan fitur dan performa, calon pembeli juga perlu menyesuaikan pilihan drone dengan anggaran yang dimiliki. Dengan menentukan kebutuhan sejak awal, kamu bisa mendapatkan drone yang tepat tanpa harus mengeluarkan biaya berlebihan. Agar tidak salah pilih, simak beberapa pertimbangan dan tips penting sebelum membeli drone berikut ini.


Tips Penting saat Memilih Drone

Memilih drone tidak boleh sembarangan. Kita perlu menyesuaikan kebutuhan dan cek spesifikasi yang sesuai. Lantas, apa saja tips sebelum membeli perangkat canggih ini?

1.    Cek Tipe Drone Sesuai Kebutuhan

Salah satu tips penting saat memilih drone adalah mengecek tipe yang sesuai kebutuhan kamu. Tidak semua drone dibuat untuk fungsi yang sama. Ada yang fokus untuk fotografi dan ada juga yang cocok untuk pemula.

Kamu perlu menyesuaikan pilihan dengan tujuan penggunaan agar tidak salah beli. Jika hanya untuk hobi santai, drone dengan fitur dasar sudah cukup. Namun, untuk kebutuhan profesional, pilih yang punya kamera dan stabilisasi lebih baik.

2.    Jangkauan Terbang

Tips selanjutnya saat memilih drone adalah memperhatikan jangkauan terbang. Kamu perlu tahu seberapa jauh drone bisa dikendalikan dari remote. Jangkauan ini akan memengaruhi fleksibilitas saat digunakan.

Jika hanya dipakai di area dekat, jangkauan standar sudah cukup. Namun, untuk pengambilan gambar di area luas, pilih drone dengan jangkauan lebih jauh. Perlu juga diperhatikan kestabilan sinyalnya, bukan hanya jaraknya.

Sinyal yang mudah putus bisa membuat pengalaman terbang jadi kurang nyaman. Jangkauan yang luas memungkinkan drone lebih aman dan lama digunakan.

3.    Spesifikasi Kamera

Perhatikan juga spesifikasi kamera. Kamu perlu melihat resolusi yang ditawarkan, karena ini akan menentukan kualitas gambar dan video yang dihasilkan. Semakin tinggi resolusinya, biasanya hasilnya juga lebih detail dan tajam.

Selain itu, Kamu juga perlu mengecek fitur stabilisasi gambar agar hasil rekaman tidak goyang. Sensor kamera juga penting, terutama jika kamu sering mengambil gambar di kondisi cahaya rendah.

4.    Baterai

Kamu perlu melihat berapa lama waktu terbang yang bisa didapat dalam satu kali pengisian. Ini akan sangat berpengaruh saat drone dipakai di lapangan. Jika durasi baterainya pendek, Kamu harus sering berhenti untuk mengisi ulang.

Sebaliknya, baterai dengan daya tahan lebih lama akan membuat pengalaman terbang lebih nyaman. Kamu juga sebaiknya mengecek waktu pengisian ulangnya, karena itu menentukan seberapa cepat drone bisa digunakan kembali.

5.    Fitur Keamanan

Jangan lupa pula untuk cek fitur keamanan. Pastikan drone yang dipilih punya sistem yang bisa membantu mencegah risiko saat terbang. Misalnya fitur return to home yang membuat drone kembali otomatis saat sinyal melemah atau baterai hampir habis.

Ada juga sensor penghindar rintangan yang membantu drone tidak mudah menabrak objek di sekitarnya. Fitur seperti ini sangat berguna, terutama jika kamu masih pemula.

6.    Legalitas Penggunaan

Terakhir, ketahui juga bahwa drone yang kamu pilih sesuai dengan aturan yang berlaku di wilayahmu. Beberapa drone mungkin membutuhkan registrasi atau izin khusus, terutama jika digunakan untuk keperluan tertentu seperti komersial.

Hal ini penting supaya kamu tidak bermasalah saat terbang di area publik. Selain itu, memahami batasan wilayah terbang juga perlu diperhatikan agar tidak melanggar zona terlarang.

Drone memang memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Untuk itulah kamu perlu menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan.


Perencanaan, Perlengkapan, dan Perawatan Penting untuk Drone

Nah, setelah mengetahui tipsnya, kamu perlu memahami beberapa hal, mulai dari perencanaan membeli, perlengkapan penting, dan perawatan drone yang harus dilakukan.

Baca juga: 9 Hidden Gems Terbaik di Eropa Buat Hunting Spot Aesthetic!

1.    Sesuaikan Harga

Baik untuk pemula maupun profesional, kita harus menyesuaikan harga dengan kebutuhan dan kemampuan. Jangan sampai kamu memaksakan membeli drone di luar budget hanya karena fitur yang terlihat menarik.

Harga drone itu sangat bervariasi, jadi kamu perlu bijak memilih. Misalnya, untuk pemula ada drone di kisaran Rp1 juta sampai Rp3 juta. Sementara itu, drone dengan kualitas lebih tinggi bisa berada di level menengah seperti Rp5 juta sampai Rp10 juta.

2.    Ketahui Aksesoris Penting

Aksesoris drone punya peran penting untuk menunjang penggunaan kamu agar lebih maksimal. Ada beberapa jenis aksesoris yang umum digunakan, seperti propeller tambahan hingga tas khusus untuk membawa drone dengan aman.

Baterai tambahan biasanya dibutuhkan karena waktu terbang drone terbatas, dan harganya bisa berkisar mulai dari ratusan ribu hingga lebih dari satu juta rupiah tergantung merek dan kapasitas.

Selain itu, ada juga filter kamera atau ND filter yang membantu menghasilkan gambar lebih stabil dan profesional, yang bisa berada di kisaran harga ratusan ribu sampai jutaan rupiah.

Untuk kebutuhan yang lebih serius, kamu juga bisa menemukan charging hub atau landing pad dengan harga yang lebih mahal. Aksesoris yang sesuai membuat waktu penggunaan drone lebih maksimal dan menyenangkan.

3.    Perlukah Baterai Tambahan?

Adanya baterai tambahan untuk drone tidak bisa kamu abaikan, terutama kalau kamu sering menggunakannya di luar ruangan. Waktu terbang drone biasanya terbatas, jadi satu baterai saja sering tidak cukup.

Dengan baterai cadangan, kamu bisa langsung mengganti saat daya habis tanpa harus menunggu pengisian ulang. Hal ini membuat aktivitas kamu jadi lebih lancar, apalagi saat sedang mengambil gambar atau video penting.

Harga baterai tambahan juga bervariasi, bisa lebih dari Rp2 juta untuk tipe drone tertentu yang lebih mahal. Memang ada investasi tambahan, tapi sebanding dengan kenyamanan yang kamu dapat.

4.    Perawatan Drone

Perawatan drone bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Kamu perlu rutin membersihkan bodi drone, terutama bagian baling-baling dan kamera agar tidak ada debu atau kotoran yang mengganggu kinerja.

Setelah dipakai, simpan drone di tempat yang kering dan aman supaya tidak cepat rusak.

Membeli drone bukanlah langkah awal dan terakhir. Setelah memiliki perangkat ini, ada beberapa perlengkapan hingga perawatan yang harus dilakukan. Bagaimana? Kamu ingin membeli drone untuk hobi atau profesional?

Dukung Cash Flow Stabil, Beli Drone Sesuai Kebutuhan dengan Pinjaman DBS KTA!

Membeli drone tak harus membuat cash flow kamu berantakan. Pinjaman DBS KTA bisa menjadi solusi yang tepat.

Pinjaman ini cocok untuk mendukung hobi ataupun kebutuhan profesional dengan membeli drone. Pinjaman memiliki limit mencapai Rp300 juta, bunga flat mulai 0,88% per bulan, dan cicilan bisa kamu lakukan hingga 36 bulan. Pengajuan harus menggunakan e-KTP, ya!

Tunggu apalagi? Checkout drone dalam wishlist kamu dan miliki dengan pinjaman DBS KTA. Tenang saja, pengajuan tanpa ribet, tanpa memerlukan berkas-berkas. Yuk, ajukan pinjaman DBS KTA sekarang lewat form dan raih kesempatan eVoucher Rp1 juta!



PT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.

Baca juga:

7 Ras Anjing Mewah yang Bisa Dipelihara di Rumah

Kamu Hobi Baca? Yuk Buat Home Library dengan Perencanaan Finansial yang Lebih Tenang

8 Mobil Klasik 300 Jutaan yang Berpotensi Jadi Aset Menguntungkan untuk Pecinta Otomotif