DBS KTA
04 May 2026

Renovasi Interior Skandinavia: Tips Menata Ruang, Furnitur, dan Biaya

Desain interior Skandinavia masih menjadi salah satu gaya hunian favorit banyak orang. Karakteristiknya yang sederhana, fungsional, dan estetik mampu menciptakan suasana rumah yang terasa lebih luas, nyaman, serta menenangkan. Dominasi warna-warna netral, pencahayaan alami yang maksimal, hingga penggunaan furnitur multifungsi membuat konsep ini cocok diterapkan pada berbagai ukuran rumah, termasuk hunian minimalis.

Kabar baiknya, menghadirkan nuansa Skandinavia tidak selalu membutuhkan renovasi besar-besaran atau biaya yang fantastis. Dengan perencanaan yang tepat, kamu bisa melakukan perubahan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Mulai dari mengganti furnitur, memperbarui warna dinding, hingga menata ulang tata ruang dapat dilakukan dengan anggaran yang lebih terukur sehingga cash flow tetap terjaga dan kebutuhan finansial lainnya tidak terganggu.

Jika membutuhkan dana tambahan untuk mewujudkan renovasi impian, kamu juga dapat mempertimbangkan solusi pembiayaan seperti cicilan yang sesuai dengan kemampuan bayar. Dengan begitu, proses makeover rumah tetap berjalan lancar tanpa harus menguras tabungan sekaligus. Lalu, bagaimana cara menghadirkan desain interior Skandinavia yang nyaman dan estetik di rumah? Simak beberapa tips berikut ini.


Desain dan Furnitur ala Skandinavia: Simple dan Fungsional

Desain ini terinspirasi dari negara-negara yang terletak di wilayah Skandinavia, seperti Finlandia, Norwegia, Denmark, dan Swedia. Banyak orang di sana yang lebih suka rumah sederhana, hangat, namun tetap mampu berfungsi secara maksimal.

Meskipun jauh dari sana, kamu tetap bisa meniru desain tersebut di Indonesia. Caranya dengan menerapkan sejumlah aspek berikut:

●       Warna Netral dan Terang

Salah satu ciri khas dari gaya Skandinavia adalah penggunaan palet monokromatik. Palet tersebut menghadirkan warna netral, seperti putih, abu-abu, cokelat muda, krem, dan beige.

Dengan warna-warna seperti ini, cahaya bisa dipantulkan secara optimal. Jadi, bagian dalam di rumahmu terasa lebih bersih dan luas meskipun ukurannya terbatas. Tidak hanya itu, anggota keluarga juga akan merasa lebih tenang di sana.

Tentu kamu masih bisa menggunakan warna gelap, termasuk hitam. Namun biasanya, warna tersebut lebih sering digunakan sebagai aksen pada furnitur. Jadi, ada garis kontras yang terlihat di sana.

●       Memaksimalkan Pencahayaan Alami

Desain Skandinavia tidak memerlukan terlalu banyak cahaya lampu saat siang hari. Hal ini disebabkan oleh konsepnya yang memaksimalkan pencahayaan alami, yaitu sinar matahari.

Untuk mewujudkannya, kamu bisa menggunakan jendela besar. Alih-alih menggunakan tirai berat, gunakan bahan tipis atau sheer. Jadi, sinar matahari bisa memenuhi ruangan secara optimal.

Cahaya buatan dari lampu juga dipikirkan dalam konsep ini. Umumnya, cahaya yang digunakan mempunyai kesan hangat dan efisien. Misalnya adalah lampu lantai atau gantung bergaya minimalis.

●       Ruang Terbuka dan Minim Detail

Salah satu kesan yang dimiliki oleh rumah bergaya Skandinavia adalah terlihat luas. Hal ini disebabkan oleh sifat ruangnya yang terbuka dan minim detail. Sifat ini juga mampu menghadirkan kesan rapi dan lega. Menarik, bukan?

Kalau tertarik dengan kesan ini, kamu bisa membuat lebih dari satu bagian rumah dalam satu ruangan dengan minim sekat. Misalnya dengan menyatukan dapur, ruang makan, dan ruang keluarga.

Selain itu, gunakan furnitur seminimal mungkin tanpa melupakan fungsionalitasnya yang akan dibahas dalam poin selanjutnya. Hindari juga memajang hiasan dengan ukuran terlalu besar atau detail terlalu banyak.

●       Furnitur Fungsional dan Material Alami

Pada poin sebelumnya, kamu sudah mengetahui bahwa jumlah furnitur perlu ditekan. Tujuannya adalah untuk menghindari ruangan terlalu penuh. Cara mengantisipasinya adalah dengan menggunakan satu furnitur dengan berbagai kegunaan.

Selain itu, usahakan untuk menggunakan perabotan dengan garis bersih dan bentuk yang simple, ‘ya! Dengan demikian, kenyamanan dan fungsionalitasnya tetap terjaga tanpa terlihat berlebihan.

Biasanya, material yang digunakan untuk perabotan di rumah bergaya Skandinavia bernuansa alami, seperti kayu oak dan pinus. Furnitur tersebut bisa disandingkan dengan karpet bulu untuk menambah kenyamanan.

●       Elemen Pendukung

Kamu tetap bisa menambah hiasan untuk mempercantik rumah bergaya Skandinavia. Hiasan tersebut dapat berupa tanaman hias minimalis dengan vas yang simple. Lalu, letakkan tanaman ini di sudut ruangan atau atas meja.

Untuk memudahkan perawatan, kamu bisa mempertimbangkan penggunaan tumbuhan palsu dari plastik. Jadi, tumbuhan tersebut tidak perlu disirami dan diberi cahaya setiap hari, cukup dibersihkan secara teratur agar bebas dari debu.

Tentu kamu juga bisa menggunakan benda lain untuk menghias rumahmu. Contohnya adalah karya seni dengan gaya minimalis, seperti lukisan. Cermin berukuran besar juga dapat digantung di ruangan tertentu untuk menambah estetika dan kesan luas.

Baca juga: Renovasi Rumah untuk Keluarga Muda: Cara Menyusun Anggaran yang Lebih Terukur


Budgeting
: Biaya Material hingga Finishing

Budgeting adalah aspek krusial dalam membuat interior bergaya Skandinavia. Maka dari itu, kamu perlu memahaminya dengan baik. Berikut sejumlah hal yang perlu kamu ketahui:

●       Biaya Material

Material pada desain Skandinavia harus bisa menghadirkan kesan bersih dengan tekstur alami. Itulah mengapa lantai kayu diperlukan. Umumnya, lantai tersebut terbuat dari vinyl atau SPC.

Harga lantai ini tentu bervariasi, tergantung merek dan kualitas. Biasanya, kamu bisa mendapatkannya di harga ratusan ribu saja untuk per kilometer perseginya. Biaya tersebut sudah meliputi busa dan jasa pasang.

Selain lantai, dinding juga perlu diperhatikan kalau ingin menguatkan konsep Skandinavia. Pilih cat dinding putih berkualitas tinggi agar tidak mudah menguning. Harganya pun dimulai dari ratusan ribu per 5 kilogram.

●       Furnitur Custom

Mencari perabotan multifungsi untuk memaksimalkan fungsionalitas dengan kualitas tinggi memang tidak selalu mudah. Tak perlu khawatir karena kamu bisa mengatasi masalah ini dengan memesan perabotan custom.

Material furnitur tersebut bisa menggunakan plywood dengan finishing high pressure laminate. Untuk menghadirkan kesan alami dan terang, pilih warna solid netral atau motif kayu.

Budget yang dibutuhkan tentu bergantung pada bentuk perabotan dan ukuran. Namun, kamu bisa mendiskusikannya dengan ahli mebel berpengalaman untuk mendapatkan harga terbaik. Jangan lupa juga untuk mengalokasikan dana bagi engsel dan rel laci.

●       Pencahayaan

Butuh pencahayaan minimalis dan menarik? Kamu bisa mengunjungi toko daring maupun luring yang menjual perlengkapan rumah tangga. Di sana, kamu bisa menemukan berbagai jenis lampu gantung, meja, dan lantai.

Biaya yang diperlukan untuk membelinya berkisar antara jutaan hingga puluhan juta, tergantung dari desain. Pilih desain yang simple untuk ruangan Skandinaviamu. Lalu, jangan lupa untuk mengalokasikan dana bagi jasa pasang.

●       Renovasi Bukaan

Rumah Skandinavia perlu bukaan yang cukup agar cahaya alami bisa masuk. Bila dihitung, biaya paket yang diperlukan untuk membuatnya dimulai dari sekitar Rp1,5 juta per meter persegi.

Dengan renovasi ini, kamu bisa mendapatkan jendela kaca besar dengan kaca bening dan bingkai aluminium berkualitas, ‘lho! Tentu tahap ini juga bisa digunakan untuk mengganti pintu dengan ukuran lebih besar.

●       Finishing

Tahap akhir dari renovasi ini adalah finishing. Tahap tersebut meliputi pengecatan, sealant, soft furnishing, hingga pembersihan setelah konstruksi. Kamu bisa meminta kontraktor yang sama dengan renovasi untuk melakukannya.

Budget yang diperlukan untuk melakukannya dimulai dari ratusan ribu per meter persegi. Hal ini bisa berbeda tergantung pada kondisi rumah dan bahan yang dipilih.

Mewujudkan Rumah Skandinavia dengan DBS KTA

Memiliki rumah Skandinavia terdengar menenangkan, bukan? Maka dari itu, segeralah membuat konsep dan anggaran untuk mewujudkannya demi kenyamananmu serta keluarga.

DBS KTA bisa digunakan untuk melakukan proses ini tanpa mengganggu cash flow-mu. Bersama DBS KTA, kamu bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp300 juta untuk dicicil sampai 36 bulan. Bunganya pun flat mulai dari 0,88% per bulan.

Dengan DBS KTA, renovasi rumah tetap bisa dijalani tanpa khawatir mengganggu kebutuhan sehari-hari maupun tabunganmu. Untuk itu, segera ajukan sekarang melalui e-form berikut!



PT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.


Baca juga:

10 Ide Side Hustle yang Menguntungkan, Jadi Sumber Cuan!

Ini 5 Modus Penipuan KTA & Cara Menghindarinya, Waspada!

Cara Merencanakan Liburan ke Luar Negeri Tanpa Mengganggu Cashflow Bulanan