Reksadana Pasar Uang
17 Apr 2022

Reksadana Pasar Uang: Investasi Jangka Pendek Minim Risiko

Bagi investor yang ingin berinvestasi jangka pendek, memilih instrumen investasi berupa Reksadana Pasar Uang adalah pilihan yang paling tepat. Namun sebelum memulai investasi, Anda perlu mengetahui pengertian dan keunggulan yang ada dibalik instrumen investasi satu ini.

Pengertian Reksadana Pasar Uang dan Keunggulannya

Reksadana Pasar Uang adalah salah satu instrumen yang cukup banyak dipilih oleh masyarakat untuk menjalankan investasi dalam jangka pendek. Selain itu, dengan memilih Reksadana Pasar Uang, Anda juga bisa mendapatkan beberapa keunggulan yang menggiurkan.

Pengertian Reksadana Pasar Uang adalah salah satu instrumen investasi yang terdiri dari beberapa jenis. Dan setiap jenis instrumen investasi Reksadana memiliki keuntungan serta tingkat risiko yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya.

Bahkan, instrumen investasi Reksadana Pasar Uang adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang memiliki modal terbatas. Karena di Reksadana Pasar Uang, Anda bisa melakukan investasi dengan modal minimal Rp 10 ribu saja. Selain itu, ada beberapa keunggulan lain yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan instrumen investasi ini seperti pada poin-poin berikut.

1.    Bisa Melakukan Pencairan Kapanpun

Salah satu kelebihan yang bisa Anda rasakan saat memilih investasi Reksadana yaitu Anda bisa melakukan pencairan kapanpun. Hal tersebut terjadi karena pencairan Reksadana tidak memerlukan mekanisme bid dan offer seperti yang terjadi pada pasar saham. Bahkan, pencairan Reksadana Pasar Uang juga tidak dikenakan potongan atau penalti seperti yang terjadi pada deposito.

2.    Jangka Waktu Investasi Lebih Fleksibel

Keunggulan lain yang juga bisa Anda dapatkan dengan menggunakan instrumen investasi berupa Reksadana Pasar Uang yaitu memiliki jangka waktu investasi yang lebih fleksibel. Hal tersebut ditandai dengan fleksibelnya masa pencairan dana kapanpun baik jangka waktu pendek maupun panjang yang tidak mempengaruhi perhitungan bunga.

Sedangkan instrumen lain yang memiliki waktu investasi dalam jangka panjang seperti deposito memerlukan perhitungan estimasi waktu pencairan dengan tepat. Agar Anda tidak mendapatkan kerugian yang diakibatkan oleh adanya denda ataupun perhitungan bunga yang lebih kecil.

3.    Tingkat Risiko Lebih Minim

Selanjutnya, Anda juga bisa mendapatkan keunggulan berupa tingkat risiko yang lebih minim dengan memilih instrumen investasi Reksadana. Hal ini cukup mempengaruhi masyarakat dalam memilih instrumen investasi yang satu ini karena sebagian investasi lain seperti pasar saham bersifat fluktuatif.

Tingkat risiko investasi Reksadana Pasar Uang lebih minim karena pihak Manajer Investasi akan mengelolanya dengan baik. Cara pengelolaan investasi menggunakan Reksadana dilakukan dengan pengelolaan investasi dalam instrumen pasar uang.

4.    Persiapan Masa Inflasi

Kemudian, keunggulan lain yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan instrumen investasi Reksadana yaitu untuk persiapan masa inflasi. Angka inflasi ini mengalami kenaikan yang cukup pesat setiap tahunnya. Kenaikan angka inflasi tersebut ditandai dengan adanya kenaikan harga bahan pokok dan kenaikan barang kebutuhan lainnya.

Tidak hanya itu, kebutuhan lain yang juga mengalami kenaikan yaitu dana untuk pendidikan. Kenaikan dana pendidikan tersebut jika tidak dipersiapkan dengan baik akan sangat sulit untuk dipenuhi.

Oleh karena itu, Anda perlu memilih dan menggunakan instrumen investasi seperti Reksadana Pasar Uang untuk mendapatkan keuntungan diatas inflasi. Karena dengan pemilihan instrumen investasi ini, Manajer Investasi akan mengelola dana dengan baik agar tingkat suku bunga pengembalian untuk investor lebih tinggi daripada nilai inflasi.

5.    Salah Satu Sumber Passive Income

Melakukan investasi adalah pilihan yang sangat tepat untuk menjadi salah satu sumber passive income. Dan hal tersebut bisa Anda lakukan dengan cara menyisihkan sebagian dari penghasilan atau gaji yang didapatkan untuk dana investasi setiap bulannya.

Reksadana juga menjadi instrumen investasi paling tepat sebagai investasi dan tabungan yang akan mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu. Sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan dari proses investasi menggunakan instrumen yang satu ini.

6.    Persiapan Dana Pensiun untuk Masa Tua

Keunggulan lain dari Reksadana yaitu cocok digunakan untuk persiapan dana pensiun di masa tua. Dana pensiun di masa tua merupakan salah satu dana yang perlu dipersiapkan sejak dini, agar kehidupan Anda di masa yang akan datang bisa lebih terjamin.

Oleh karena itu dengan pemanfaatan dan pengelolaan investasi di Reksadana, Anda bisa mempersiapkan dana pensiun di masa tua dengan baik. Karena seiring berjalannya waktu, investasi Reksadana akan semakin meningkat dan keuntungan yang didapat juga cukup tinggi.

Risiko Investasi Reksadana Pasar Uang dan Cara Mengatasinya

Setelah mengetahui keunggulan dari instrumen investasi Reksadana, Anda juga perlu mengetahui risiko investasi dari instrumen ini beserta cara mengatasinya. Berikut ini jenis profil risiko investasi dan cara mengatasinya.

1. Jenis Profil Risiko Investasi

Risiko investasi merupakan potensi kerugian yang bisa saja dialami oleh investor untuk melakukan kegiatan investasi. Dan risiko investasi yang terjadi biasanya merupakan fenomena dimana hal yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, baik itu dari segi imbal hasil ataupun keuntungan.

Pada umumnya, return dan juga risiko investasi memiliki perbandingan lurus. Hal tersebut terjadi karena apabila return atau keuntungan dari kegiatan investasi besar, maka tingkat risiko investasi memiliki kemungkinan yang cukup tinggi juga. Begitu juga sebaliknya, jika tingkat return rendah maka risiko investasi juga cukup rendah.

Bagi Anda yang baru terjun ke dunia investasi atau menjadi seorang investor pemula, hal penting yang perlu diketahui adalah memahami jenis profil risiko investasi. Hal tersebut bertujuan untuk memilih instrumen investasi yang tepat sesuai dengan kemampuan.

Salah satu contoh risiko investasi yang seringkali masyarakat lakukan adalah capital loss. Pada saat capital loss, hal yang terjadi dan dilakukan oleh investor adalah menjual aset dengan harga yang lebih rendah daripada harga beli. Yuk, simak 3 poin berikut mengenai jenis profil risiko investasi untuk menentukan instrumen investasi yang tepat untuk Anda.

●        Jenis Profil Risiko Investasi Konservatif

Pertama, profil risiko investasi konservatif merupakan jenis risiko investasi yang cocok bagi Anda yang tidak menyukai volatilitas tinggi. Tentunya, para investor yang memiliki jenis profil ini lebih nyaman dengan investasi yang memiliki return atau keuntungan tidak terlalu besar.

Selain itu kunci utama yang dipegang teguh oleh investor dengan profil risiko konservatif yaitu menjalankan investasi secara aman walaupun keuntungan yang dihasilkan cukup minim. Karena dengan tingkat return atau keuntungan yang minim, risiko yang akan didapatkan juga tidak terlalu besar.

Ada beberapa instrumen investasi yang cocok bagi Anda yang memiliki profil risiko investasi yang satu ini. Seperti halnya instrumen investasi obligasi, investasi emas dan investasi surat utang pemerintah. Sedangkan instrumen investasi seperti pasar saham tidak cocok untuk investor yang memiliki profil risiko konservatif karena tingkat kerugian yang dimiliki cukup tinggi.

●        Jenis Profil Risiko Investasi Moderat

Selanjutnya adalah jenis profil risiko investasi moderat. Pemilik profil risiko investasi ini biasanya memiliki keberanian untuk mengambil risiko. Namun, investor jenis ini memiliki sikap dan kehati-hatian dalam pemilihan instrumen investasi yang tepat untuk dijalankan.

Walaupun memiliki keberanian dalam mengambil risiko, investor dengan profil risiko investasi moderat masih membatasi jumlah investasi pada instrumen dengan risiko tinggi seperti saham. Selain itu, investor ini juga memilih dan menjalankan instrumen investasi seperti investasi obligasi, Reksadana Campuran dan Reksadana Pendapatan Tetap.

●        Jenis Profil Risiko Investasi Agresif

Terakhir adalah jenis profil risiko investasi agresif. Investor jenis ini biasanya memiliki keberanian dalam mengambil risiko investasi yang lebih tinggi daripada jenis profil risiko lainnya. Hal tersebut terjadi karena keinginan kuat investor jenis ini yaitu untuk mendapatkan return atau keuntungan yang lebih banyak.

Pada umumnya, investor yang agresif lebih memilih menanam investasi di pasar saham dan Reksadana Saham yang terkenal dengan tingkat return atau keuntungan tinggi. Walaupun instrumen tersebut memiliki tingkat risiko yang juga lebih tinggi dan bersifat fluktuatif.

2. Cara Mengantisipasi Risiko Investasi

Setelah mengetahui jenis profil risiko investasi dan memilih instrumen yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan, Anda juga perlu memahami cara mengatasi risiko investasi. Dan cara tepat dalam mengatasinya yaitu dengan melakukan manajemen risiko investasi.

Manajemen risiko investasi bisa Anda lakukan dengan cara menerapkan strategi diversifikasi investasi. Dan semua tindakan manajemen risiko investasi bisa dilakukan dengan mempertimbangkan jenis profil risiko investasi yang dimiliki dengan pengalokasian dana untuk instrumen investasi.

Cara Mudah Membeli Reksadana di digibank by DBS

Setelah memahami ulasan di atas, Anda juga perlu mengetahui cara mudah membeli Reksadana di digibank by DBS. Yuk, simak ulasan berikut ini secara lengkap untuk bisa membeli jenis Reksadana sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

1. Membuka Aplikasi digibank by DBS

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk membeli Reksadana adalah membuka Aplikasi digibank by DBS. Setelah itu, pilihlah fitur Reksadana yang terdapat pada halaman utama aplikasi di sebelah kiri.

2. Memilih Jenis Reksadana

Setelah memilih fitur Reksadana, hal yang perlu Anda lakukan adalah memilih jenis Reksadana sesuai keinginan. Kemudahan lain yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan digibank by DBS yaitu memilih jenis Reksadana dengan menggunakan fitur yang ada.

Fitur pertama yang bisa Anda manfaatkan untuk pemilihan jenis Reksadana adalah menggunakan 3 kategori Reksadana oleh digibank by DBS. Kategori tersebut meliputi kinerja terbaik, terpopuler dan scoring terbaik.

Kemudian, Anda juga bisa memilih Reksadana di digibank by DBS menggunakan fitur berupa filter dan sortir. Pada fitur filter Reksadana, Anda bisa memilih jenis Reksadana berdasarkan Manajer Investasi, jenis mata uang, jenis Reksadana, scoring infovesta dan risiko produk.

Setelah mendapat jenis Reksadana sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, Anda juga perlu melakukan pengecekan informasi penting yang tertera. Baik itu informasi risiko produk sampai dengan kinerja produk yang terletak pada halaman utama ringkasan informasi produk Reksadana tertentu.

3. Melakukan Proses Pembelian

Terakhir, Anda bisa melakukan proses pembelian di digibank by DBS dengan mudah dan cepat. Di digibank by DBS, Anda bisa memilih pembelian Reksadana dengan cara pembelian biasa atau menggunakan pembelian berkala.

Setelah itu, pilih rekening sumber dana dan masukkan nominal pembelian Reksadana, kemudian klik lanjut. Jika semua informasi sesuai dengan keinginan Anda, langkah terakhir untuk membeli Reksadana di digibank by DBS dengan cara klik bagian konfirmasi.

5 Keuntungan Membeli Reksadana di digibank by DBS

Setelah memahami ulasan di atas, Anda juga perlu mengetahui 5 keuntungan yang didapatkan jika membeli reksadana di digibank by DBS. Yuk, simak ulasan berikut ini secara lengkap untuk membeli reksadana sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

1. Terdapat 3 Pilihan Reksadana Kategori

Keuntungan pertama yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan Aplikasi digibank by DBS untuk melakukan pembelian reksadana adalah menggunakan kategori sesuai kebutuhan. Ada 3 kategori yang bisa Anda gunakan, yaitu terdiri dari kinerja terbaik, terpopuler dan scoring terbaik.

2. Bisa Melakukan Pembelian Berkala yang Fleksibel

Selain itu, keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan Aplikasi digibank by DBS yaitu memilih jenis pembelian sesuai kemampuan. Dan salah satu jenis pembelian yang paling menggiurkan bagi investor adalah jenis pembelian berkala yang fleksibel.

3. Pembelian Reksadana Mulai dari Rp 100 Ribu

Kemudian, Anda juga bisa melakukan investasi untuk jangka pendek menggunakan reksadana dengan modal kecil atau minimum. Anda bisa melakukan pembelian reksadana dengan modal mulai dari Rp100 ribu.

4. Melakukan Pendaftaran SID, Jual, Beli dan Switch di Aplikasi

Selanjutnya, keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan Aplikasi digibank by DBS adalah melakukan semua transaksi melewati aplikasi. Baik transaksi untuk pendaftaran SID atau Single Investor Identification, jual, beli maupun switch reksadana.

5. Terdapat Banyak Pilihan Lebih dari 50 Produk Reksadana

Keuntungan lainnya yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan Aplikasi digibank by DBS yaitu bisa dengan mudah menemukan produk reksadana. Karena di digibank by DBS, Anda bisa menemukan lebih dari 50 produk reksadana yang tersedia.

Bagaimana, menarik bukan ulasan mengenai investasi jangka pendek dengan instrumen investasi seperti ulasan di atas? Demikian ulasan singkat mengenai Reksadana Pasar Uang, segera berinvestasi di digibank by DBS!

 

 

Download Now Buat yang belum memiliki Aplikasi digibank by DBS