Poin Penting:
Membangun kebebasan finansial perlu strategi multi-income dengan diversifikasi sumber pendapatan yang tepat.
- Kenali Multi Income yang Bikin Keuangan Stabil: Memahami berbagai sumber multi income penting untuk menciptakan keuangan yang aman dan stabil.
- Strategi Sukses Financial Freedom dari Investasi Multi Income: Strategi sukses financial freedom mencakup tujuan keuangan jelas, disiplin, dan investasi terstruktur sejak dini.
- Memilih Aplikasi Investasi Terbaik: Aplikasi DBS digibank memudahkan jual beli obligasi pemerintah dan memantau portofolio secara praktis dalam satu platform.
Setiap orang hanya memiliki 24 jam dalam sehari, dari masa lalu hingga sekarang, waktu tetaplah sama. Namun, seiring meningkatnya tuntutan keuangan dan gaya hidup modern, 24 jam kini terasa semakin sempit untuk memenuhi semua kebutuhan. Manusia memang tidak bisa membelah diri, tetapi Sahabat digibank bisa melipatgandakan kekuatan finansial melalui strategi yang tepat. Salah satunya adalah dengan menciptakan multi-income stream, yaitu memperoleh pendapatan dari berbagai sumber seperti investasi obligasi.
Kenali Multi Income yang Bikin Keuangan Stabil
Mengenal berbagai sumber pendapatan adalah langkah awal penting untuk menciptakan kestabilan finansial dan membuka peluang kebebasan finansial di masa depan.
1. Obligasi
Obligasi merupakan instrumen investasi yang diterbitkan oleh pemerintah maupun korporasi untuk memperoleh dana dari publik, dengan kewajiban membayar kembali pokok pinjaman beserta bunganya dalam periode tertentu. Obligasi cocok untuk Anda yang menginginkan pendapatan tetap dan risiko lebih rendah dibanding saham. Selain itu, investasi obligasi pemerintah biasanya dijamin 100% sehingga aman untuk pemula maupun investor berpengalaman. Keunggulan lainnya adalah obligasi memiliki kupon yang dibayarkan secara berkala, sehingga bisa menjadi passive income rutin untuk menyeimbangkan portofolio multi-income Anda. Anda juga dapat membeli obligasi mulai dari Rp1 juta melalui aplikasi digital, mempermudah proses investasi tanpa perlu ke bank atau dealing room secara langsung.
2. Deposito
Deposito adalah produk simpanan berjangka di bank dengan tingkat bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa. Dana yang disimpan pada deposito akan terkunci dalam periode tertentu, mulai dari 1, 3, 6, hingga 12 bulan, tergantung kesepakatan awal dengan bank. Deposito cocok dimanfaatkan sebagai sumber multi income karena relatif aman dan dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) hingga nominal tertentu. Meski return deposito tidak setinggi saham atau reksadana saham, deposito memberikan kepastian penghasilan dan dapat membantu diversifikasi risiko, terutama jika Anda sedang mengumpulkan dana darurat atau tujuan jangka pendek.
3. Saham
Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang memberikan potensi keuntungan melalui kenaikan harga (capital gain) dan pembagian dividen. Berinvestasi pada saham memiliki risiko tinggi karena fluktuasi harga pasar, namun potensi return-nya juga paling besar dibanding instrumen lain. Saham bisa menjadi sumber multi income karena jika Anda memilih perusahaan dengan fundamental baik, maka pembagian dividen dapat dinikmati secara berkala sebagai passive income. Selain itu, harga saham yang naik juga akan meningkatkan nilai aset bersih Anda. Penting untuk memahami analisis fundamental dan teknikal sebelum berinvestasi saham agar keputusan investasi lebih terarah.
4. Reksa Dana
Reksa dana merupakan wadah investasi kolektif yang dikelola oleh manajer investasi, yang menempatkan dana ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi, atau pasar uang sesuai jenis reksadananya. Reksa dana cocok bagi investor yang tidak memiliki banyak waktu untuk menganalisis pasar secara langsung, karena sudah dikelola oleh profesional. Selain itu, modal awal reksa dana relatif terjangkau mulai dari Rp10 ribu – Rp100 ribu, tergantung platform yang digunakan. Reksa dana menjadi salah satu opsi multi-income karena dapat menghasilkan return dari kenaikan nilai aktiva bersih (NAB) serta dividen dari saham atau kupon obligasi yang menjadi aset dasarnya. Dengan reksa dana, Anda juga bisa mendiversifikasi portofolio hanya dengan satu produk.
Baca Juga: Simpan Uang 100 Juta, Untung di SBN Ritel atau Deposito?
Strategi Sukses Financial Freedom dari Investasi Multi Income
Untuk mencapai kebebasan finansial, diperlukan strategi dan perencanaan yang terukur agar multi income yang Anda bangun bisa berjalan optimal.
1. Tentukan Tujuan Keuangan
Langkah pertama untuk membangun kebebasan finansial adalah menetapkan tujuan keuangan yang jelas dan spesifik. Misalnya, ingin membeli rumah dalam 10 tahun, menyiapkan dana pendidikan anak, atau pensiun dini pada usia 45 tahun. Dengan tujuan keuangan yang terukur, Anda bisa menentukan besaran dana yang perlu dikumpulkan, instrumen investasi yang sesuai, dan jangka waktu yang dibutuhkan. Tujuan keuangan juga menjadi motivasi Anda untuk tetap konsisten berinvestasi meski pasar mengalami fluktuasi.
2. Buat Anggaran Bulanan
Membuat anggaran bulanan adalah kunci mengontrol arus kas, memastikan pengeluaran tidak melebihi pemasukan, dan mengalokasikan dana untuk investasi secara rutin. Mulailah dengan mencatat semua pemasukan dan pengeluaran tetap, lalu pisahkan anggaran untuk kebutuhan pokok, cicilan, dana darurat, dan investasi. Misalnya, Anda bisa menyisihkan minimal 10% dari penghasilan untuk investasi obligasi setiap bulan. Dengan anggaran yang terstruktur, Anda akan lebih disiplin mengelola uang dan tidak mudah tergoda untuk belanja impulsif.
3. Prioritaskan Pelunasan Utang
Utang konsumtif dengan bunga tinggi seperti kartu kredit harus menjadi prioritas pelunasan sebelum memperbesar porsi investasi. Pasalnya, bunga utang sering kali lebih tinggi daripada imbal hasil investasi, sehingga dapat menggerus kesehatan keuangan Anda. Buat daftar seluruh utang, mulai dari nominal hingga bunga, lalu fokus melunasi dari yang berbunga paling besar. Jika utang sudah lunas, dana yang sebelumnya digunakan untuk cicilan dapat dialihkan ke investasi, menambah sumber multi-income Anda.
4. Tingkatkan Literasi Keuangan
Literasi keuangan adalah fondasi utama dalam meraih financial freedom. Anda perlu memahami konsep dasar investasi, cara kerja pasar modal, pengelolaan risiko, hingga perencanaan pajak. Literasi keuangan juga membantu Anda memilih produk investasi sesuai profil risiko dan tujuan keuangan. Ikuti seminar, baca buku investasi, atau manfaatkan kelas edukasi finansial dari bank atau platform investasi untuk menambah pengetahuan sebelum membuat keputusan keuangan penting.
5. Investasi Sejak Dini
Semakin cepat Anda memulai investasi, semakin besar potensi keuntungan yang bisa diraih berkat efek compounding. Investasi sejak dini juga memberikan waktu lebih panjang untuk mengelola risiko pasar. Misalnya, seseorang yang mulai berinvestasi di usia 25 tahun dengan nominal kecil namun rutin, akan memiliki hasil jauh lebih besar daripada yang baru mulai di usia 35 tahun dengan nominal dua kali lipat. Oleh karena itu, jangan menunda investasi meskipun dana awal Anda masih terbatas.
6. Lindungi Aset
Selain berinvestasi, Anda juga perlu melindungi aset dengan asuransi jiwa dan kesehatan. Asuransi berfungsi sebagai perlindungan finansial saat terjadi risiko yang tidak diinginkan seperti sakit, kecelakaan, atau meninggal dunia. Dengan memiliki proteksi yang memadai, tujuan keuangan dan strategi multi-income Anda tidak akan terganggu karena dana darurat tetap aman.
7. Disiplin dan Konsisten
Strategi terbaik dalam investasi dan multi-income adalah disiplin dan konsisten. Pasar modal memang berfluktuasi, namun dengan konsistensi menambah investasi setiap bulan, Anda dapat memaksimalkan potensi return jangka panjang. Buat jadwal autodebet investasi agar tidak tergoda untuk menunda. Disiplin dalam mengatur keuangan dan gaya hidup juga membantu Anda mencapai tujuan financial freedom lebih cepat.
Baca Juga: Obligasi Fixed Rate, SBN, dan Deposito, Mana Return Tertinggi?
Mencapai kebebasan finansial bukan hanya tentang menabung semata, tetapi juga membangun sumber pendapatan pasif yang stabil dan terukur. Salah satu langkah cerdas yang dapat Anda lakukan adalah berinvestasi pada instrumen obligasi. Dengan demikian, Anda bisa menyiapkan pondasi multi-income yang aman dan terstruktur untuk masa depan.
Kini, Anda bisa memulai strategi multi-income dengan beragam pilihan investasi seperti obligasi pemerintah, deposito, reksa dana, dan saham melalui Aplikasi DBS digibank.
Platform ini memungkinkan Anda membeli obligasi pemerintah secara digital, memantau portofolio real-time, dan merancang strategi multi-income yang terintegrasi semua cukup dari satu aplikasi praktis di ponsel Anda.
Di samping itu, Anda akan mendapatkan diskusi tren terkini untuk finansial, panduan finansial dari advisor, notifikasi investasi, serta kelas edukasi finansial yang akan meningkatkan literasi Anda. Aplikasi DBS digibank juga memungkinkan Anda menangkap momentum investasi 24/7 dengan insight terseleksi terkait sektor industri, sehingga Anda selalu up-to-date dalam mengambil keputusan.
Melalui Aplikasi DBS digibank, Anda dapat jual & beli Obligasi Pemerintah dengan mudah hanya melalui satu platform. Investasi Anda dijamin oleh pemerintah, memberikan pendapatan tetap dari pembayaran kupon atau imbal hasil, dan dapat dimulai hanya dengan Rp1 juta. Ini merupakan cara efektif membangun passive income yang aman, stabil, dan terjangkau.
Segera mulai investasi obligasi di sini untuk wujudkan financial freedom Anda sekarang juga!
Baca Juga:
Mengenal Rating Obligasi dan Pengaruhnya bagi Investor
Mengapa Obligasi Disebut Fixed Income? Ini Penjelasannya!
Perbedaan Obligasi Negara Ritel dan Sukuk Ritel, Pilih Mana?







