Menjelang Hari Raya Idul Fitri, risiko penipuan cenderung meningkat. Kenali modusnya dan selalu waspada agar momen spesial Anda tetap terjaga.
Modus Penipu | Tips Aman |
|---|---|
Mengaku sebagai anggota keluarga melalui pesan/telepon dan mendesak meminta transfer dana. | Jangan terburu-buru melakukan transfer tanpa verifikasi dari kanal lain. |
Berpura-pura sebagai kurir dengan mengirimkan link pelacakan palsu atau meminta tambahan pembayaran. | Gunakan marketplace, aplikasi atau kanal resmi saat bertransaksi dan abaikan link mencurigakan. |
Mengirimkan link mencurigakan terkait promo Lebaran, THR, atau hadiah special. | Aktifkan notifikasi transaksi pada aplikasi mobile banking dan abaikan link yang mencurigakan |
Meminta OTP, PIN, CVV, dan Password sebagai alasan verifikasi akun. | Jangan pernah membagikan informasi pribadi atau data perbankan kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengatasnamakan Bank DBS. |
Mengirimkan file .apk yang disamarkan sebagai kartu ucapan Lebaran digital untuk mengelabui korban. | Jangan membuka atau mengunduh file ucapan digital yang mencurigakan, terutama berformat .apk. |
Kontak Resmi PT Bank DBS Indonesia
- Aplikasi DBS digibank: Live Chat 24/7 melalui digibot (ikon chat pada bagian kanan atas).
- DBSI Customer Centre: Nasabah DBS digibank: 0804 1500 327 atau +6221 29852888 (Dari luar Indonesia). Nasabah DBS Treasures/Treasures Private Client: 1500 327 atau +6221 29852800 (Dari luar Indonesia). Hanya digunakan untuk menerima panggilan nasabah.
- E-mail resmi: [email protected]
Kanal Resmi Lainnya
- WhatsApp: +62 85815003270 dan +62 81519904657 (Khusus pengiriman pesan satu arah dari Bank ke Nasabah).
- Website: http://www.dbs.id
- Facebook: DBS dan DBS digibank Indonesia
- Instagram: @dbsbankid dan @digibankid
- YouTube: DBS Indonesia dan DBS digibank Indonesia
- Tiktok: @digibankid
Ikuti terus seri Behind The Scam di media sosial Bank DBS Indonesia untuk memahami berbagai modus penipuan digital.
PT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).







