Tips Memilih Investasi Reksadana Terbaik, Cocok untuk Mahasiswa

Tips Memilih Investasi Reksadana Terbaik

Saat ini investasi reksadana bukan lagi hal yang baru apalagi tabu. Banyak kalangan bahkan anak muda sudah mulai berinvestasi reksadana sejak dini. Investasi reksadana memang terbilang pilihan yang aman dan cukup menjanjikan. Tak salah bila kamu kemudian ikut melirik investasi ini.

Secara sederhana, reksadana merupakan model investasi yang dikelola oleh manajer investasi. Nantinya uang yang terkumpul akan dimasukkan ke berbagai instrumen investasi seperti obligasi, saham hingga deposito. Peran Manajer Investasi dalam investasi reksadana sangat penting untuk mengatur dana yang terkumpul, sehingga para investor tidak perlu pusing mengelola dana yang ada.

Meski aman dan mudah, investasi reksadana tetap punya tantangan tersendiri. Kamu harus jeli dalam memilih investasi reksadana terbaik agar mendapatkan cuan maksimal. Selain itu kamu harus pintar memilih manajer investasi yang terpercaya dan memiliki pengalaman bagus di bidang investasi reksadana.

Investasi reksadana sangat cocok bahkan untuk awam dan pemula karena bisa dimulai dengan nominal terjangkau. Kamu sudah bisa mulai berinvestasi reksadana dengan uang Rp 100 ribu saja. Nilai ini sangat cocok untuk para mahasiswa yang belum punya income tetap.

Nah, agar investasi reksadana yang kamu lakukan mendapatkan hasil maksimal, ada baiknya kamu menyimak tips memilih investasi reksadana terbaik untuk pemula berikut ini.

1. Tentukan tujuan investasi

Tentukan tujuan kamu terlebih dahulu, itu yang utama. Jika merencanakan investasi untuk jangka panjang dalam kurun waktu 1-5 tahun ke depan, berinvestasi di reksadana saham menjadi pilihan yang pas dan tepat untuk kamu. Hal itu karena fluktuasi reksadana saham cenderung membuahkan hasil yang baik atau positif untuk jangka panjang.

Jika kamu merencanakan sebaliknya yakni investasi jangka pendek dalam kurun waktu 1-2 tahun ke depan saja, memilih produk reksadana pendapatan tetap merupakan produk yang tepat untuk investasi. Hal ini dikarenakan reksadana pendapatan tetap cenderung memberikan hasil yang lebih pasti, meski mungkin tidak sebanyak keuntungan yang didapat dari reksadana saham.

2. Perhatikan Profil Risiko

Setelah menentukan tujuan investasi, kamu perlu memperhatikan profil risiko investasi yang dipilih. Ibaratnya agar kamu siap mental dengan situasi terburuk yang terjadi, Meski begitu kamu tak perlu takut karena investasi reksadana tergolong jenis investasi minim risiko.

Ketika memutuskan untuk menjadi seorang investor, tentunya kamu tidak ingin kalau produk yang dipilih untuk menanam modal tidak kunjung mendapat keuntungan. Untuk itu, sebagai investor kamu harus cerdas dalam menganalisa berbagai karakteristik produk reksadana yang sedang diincar.

Ada istilah “High risk high return” yakni semakin tinggi risiko, semakin tinggi pula potensi keuntungan yang akan didapat. Maka dari itu, pilihlah produk reksadana yang paling tepat bagimu agar dapat mengendalikan risiko yang mungkin saja muncul dan harus dihadapi.

3. Pilih Produk Reksadana yang Berumur

Memang hal ini bukan menjadi acuan utama dalam berinvestasi. Namun, produk reksadana yang berumur biasanya memiliki rating yang bagus karena telah teruji kinerjanya.

Produk reksadana yang sudah lama eksis cenderung memiliki harga yang lumayan tinggi karena memiliki nilai aktiva bersih (NAB) atau harga per unit yang tinggi dibanding dengan produk reksadana yang masih baru. Meski lebih mahal namun pendapatannya cenderung lebih stabil.

4. Pilih Manajer Investasi yang Baik

Reksadana merupakan jenis investasi yang dikelola oleh manajer investasi. Artinya  para investor tidak perlu repot turun tangan langsung dalam menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk bisa mulai berinvestasi.

Dengan adanya manajer investasi, kamu akan dibantu berinvestasi dengan mudah. Meskipun begitu, investor tentu tidak mau dirugikan, jadi menentukan manajer investasi bukanlah perkara yang mudah dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Penting untuk mengamati rekam jejak dari perusahaan manajer investasi yang akan dipilih. Jika manajer investasi melakukan investasi ke perusahaan yang bonafid, tentu sebagai investor akan merasa senang karena memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Jadi, kamu mesti teliti dalam memilih manajer investasi karena berperan penting dalam kinerja produk reksadana yang dipilih.

5. Management Fee

Jangan lupa juga untuk memperhatikan biaya atau fee yang dibebankan ketika melakukan pembelian, penjualan dan biaya kelola produk reksadana. Dengan memperhitungkan rincian tersebut, kamu bisa memperoleh keuntungan yang lebih maksimal.

Semakin minim biaya yang dikeluarkan, semakin baik. Namun jika ternyata fee yang dibebankan agak tinggi tetapi memiliki fitur dan pelayanan yang lebih komplit, tidak ada salahnya untuk mencoba.

Nah, itulah beberapa poin mengenai cara memilih investasi reksadana terbaik yang cocok diaplikasikan oleh pemula terutama mahasiswa. Selanjutnya bila kamu sudah yakin dan siap untuk terjun berinvestasi reksadana, saatnya kamu menentukan pilihan.

Mengawali langkahmu berinvestasi reksadana dengan digital banking yang bisa memberikan kemudahan dalam semua transaksi perbankan melalui internet, dalam hal ini pilihan terbaik digital banking untuk investasi hanya dengan bank DBS melalui aplikasi digibank by DBS.

Aplikasi digibank by DBS merupakan inovasi dari DBS Bank yang akan memudahkan para pengguna untuk memenuhi kebutuhan perbankan dan investasi termasuk untuk berinvestasi di reksadana. Berinvestasi reksadana lewat digibank by DBS akan memudahkan karena terdapat banyak pilihan produk.

Akses online 24 jam akan membuat pengalaman investasimu menjadi Level Up hingga tanpa batas. Menggunakan aplikasi digibank by DBS menjadi lebih menyenangkan karena terdapat banyak fitur yang akan membantu dan memudahkan kamu dalam berinvestasi.

Ibarat sajian lengkap investasi ala rumah makan padang kamu bisa memilih fitur yang sesuai dan dibutuhkan untuk membuat transaksi dan pengalaman investasi menjadi lebih maksimal. Setidaknya terdapat lima manfaat berinvestasi reksadana dengan menggunakan aplikasi digibank by DBS yaitu sebagai berikut:

  • Ada tiga pilihan kategori reksadana yaitu dengan kinerja terbaik, terpopuler, dan scoring terbaik. Di aplikasi digibank by DBS, kamu mudah pilih reksadana terbaik dengan memanfaatkan daftar kinerja dan scoring. Untuk memudahkan pengguna digibank by DBS dilengkapi dengan prospektus, ringkasan informasi reksadana, serta syarat dan ketentuan dari Bank tersedia dalam dokumen reksadana. Jadi kamu bisa memilih jenis reksadana terbaik sesuai dengan kebutuhan.
  • Saat akan mulai berinvestasi reksadana di digibank by DBS ada lebih dari 50 produk reksadana yang dapat kamu pilih. Jadi kamu bisa menyesuaikan dengan goal dan tujuan investasi yang sedang kamu jalankan. Pilihan investasi membuat kamu leluasa menentukan sendiri target profit yang ingin dicapai.
  • Beli reksadana secara berkala dan jadi fleksibel karena kamu bisa mengatur pembelian berkala sehingga tak perlu input setiap bulannya. Bila kamu ingin meningkatkan investasi kamu tinggal ubah nominal investasi reksadana sesuai dengan keinginan. Urusan investasi reksadana jadi lebih fleksibel dan memudahkan.
  • Di aplikasi digibank by DBS kamu bisa lakukan berbagai transaksi seperti beli, jual, dan switch hanya dengan dari satu aplikasi. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi digibank by DBS untuk berpindah dengan mudah dari aplikasi perbankan ke platform jual beli saham reksadana online. Jadi kamu hanya perlu satu aplikasi sehingga lebih fleksibel dan mudah dalam investasi reksadana terbaik.
  • Investasi terjangkau mulai dari Rp 100.000 sehingga cocok untuk para pemula dan juga mahasiswa. Aplikasi digibank by DBS memberi nominal terjangkau agar semua kalangan bisa ikut dan merasakan mudahnya berinvestasi reksadana. Saat kamu merasa sudah semakin yakin dan mantap, kamu bisa menambah saldo investasimu.

Banyaknya manfaat yang bisa kamu rasakan dengan berinvestasi reksadana melalui aplikasi digibank by DBS tentu akan membuatmu sayang untuk melewatkan kesempatan bukan. Oiya jangan lupa, untuk mulai berinvestasi kamu terlebih dahulu harus mendaftar untuk membuat Single Investor Identification atau SID.

Apalag, transaksi reksadana di digibank by DBS aman dan praktis karena semua transaksi 100 persen digital. Kamu tidak perlu bolak balik ke kantor cabang untuk verifikasi transaksi. Dan yang terpenting semua transaksi dilakukan dengan aman karena aplikasi digibank by DBS dikeluarkan oleh DBS Bank yang memang sudah teruji keamanannya.

Saat ini Bank DBS telah dinobatkan sebagai “Bank Teraman di Asia” selama 12 tahun berturut-turut oleh Global Finance,Tapi tenang, kamu tidak perlu khawatir karena pengurusan pendaftaran SID bisa dilakukan kok lewat aplikasi digibank by DBS. Kamu hanya perlu masukkan data dan tunggu konfirmasi maksimal 2 x 24 jam. Selanjutnya nomor SID ready,  dan kamu pun siap untuk mulai berinvestasi.

So yuk download aplikasi digibank by DBS sekarang dan memaksimalkan kesempatan untuk meraup cuan.***

 

 

Download Now Buat yang belum memiliki Aplikasi digibank by DBS

 

Terima kasih atas masukan Anda yang berharga

Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda?

Terima kasih atas masukan Anda yang berharga
Apakah informasi ini membantu Anda?
Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini Anda alami
Berikan kami masukan untuk kemajuan halaman ini
Mohon hanya menggunakan a-z,A-Z,0-9,@!$-(),.

Terima kasih! Kami menghargai umpan balik Anda.

Bagaimana Anda menilai halaman ini?

Masalah apa yang Anda hadapi hari ini?

500

Harap masukkan hanya a-z, A-Z, 0-9, @!? $ & - () ',. /