Tanaman tropis
25 Jul 2022

Pecinta Tanaman Tropis? Yuk Coba Gabung Tren Agrobisnis Ini

Agrobisnis adalah istilah untuk menyebut usaha yang berkaitan dengan pertanian. Saat ini usaha di bidang pertanian cukup populer di kalangan masyarakat. Jika, tertarik kamu bisa menggunakan pinjaman KTA untuk mulai menekuninya.

Sebagian orang banyak yang menganggap agrobisnis sama seperti agroteknologi. Namun, nyatanya keduanya merupakan hal yang berbeda walaupun saling berkaitan. Ini karena keduanya memiliki cakupan bidang yang berbeda, agrobisnis lebih fokus pada aktivitas bisnis.

Sementara agroteknologi lebih fokus ke teknik merawat tanaman pertanian hingga menghasilkan buah atau bahan pangan yang siap dipanen. Jadi, agroteknologi lebih fokus pada proses pertumbuhan tanaman, pemilihan lahan, memahami agronomi, dan menangani hama dan penyakit tanaman.

Prospek Agrobisnis di Masa Mendatang

Sebagian anak muda terutama para milenial menganggap bahwa prospek agrobisnis tidak begitu menjanjikan. Justru anggapan tersebut kurang tepat karena sebetulnya prospek agrobisnis di masa mendatang terbilang menjanjikan.

Indonesia memiliki banyak lahan subur dengan curah hujan dan iklim yang mendukung kegiatan bercocok tanam. Ditambah lagi dengan berkembangnya teknologi di bidang pertanian yang membuat prospek usaha agrobisnis semakin besar di masa mendatang.

Tidak hanya dari teknik penanaman saja yang mengalami perkembangan sekarang alat-alat pertanian semakin canggih. Dengan demikian produktivitas di bidang pertanian bisa berjalan lebih efisien.

Dengan kemauan dan tekad yang kuat tidak menutup kemungkinan usaha agrobisnis yang kamu jalankan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan.

Bagaimana dengan masalah modalnya? Jangan terlalu memusingkannya karena kamu bisa mengajukan pinjaman online kilat dengan proses yang mudah dan cepat di digibank by DBS. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan modal dengan mudah untuk mulai menekuni usaha agribisnis ini.

Contoh Usaha Agrobisnis yang Cocok untuk Semua Kalangan

Sebenarnya untuk menjalankan usaha agrobisnis tidak harus memiliki lahan yang luas. Sebab usaha agrobisnis tidak hanya berkecimpung langsung dengan kegiatan bercocok tanam.

Tapi, juga segala hal yang berkaitan dengan pertanian bisa dijadikan peluang usaha agrobisnis. Beberapa contoh ide usaha agrobisnis yang bisa dilakukan oleh semua kalangan, di antaranya adalah:

  1. Usaha Tanaman Hidroponik
    Contoh usaha agrobisnis satu ini sangat cocok untuk para penguasa memiliki lahan yang terbatas. Dengan menggunakan metode hidroponik masyarakat yang berada di wilayah perkotaan juga bisa menekuni usaha pertanian.
    Menanam dengan metode hidroponik tidak membutuhkan tanah sebagai media tanamnya. Teknik menanam dengan cara hidroponik bisa dilakukan dengan menggantung tanaman hingga bagian akarnya menyentuh air.
    Supaya tanaman tersebut tetap sehat dan kaya akan kandungan gizi, air yang digunakan harus diberi nutrisi secara rutin setiap hari. Dengan metode hidroponik kamu tidak perlu berkecil hati jika terkendala lahan ketika ingin menekuni usaha di bidang agrobisnis.
  2. Menjual Bibit Unggul
    Bibit menjadi salah satu komponen utama yang dibutuhkan para pelaku usaha agrobisnis lain. Sehingga keberadaannya sangat dicari terutama jenis bibit yang memiliki kualitas unggulan.
    Dengan kondisi tersebut, tentu prospek usaha bibit unggul cukup menjanjikan hingga di masa mendatang. Karena para petani pasti membutuhkannya untuk mendapatkan hasil panen yang memuaskan.
    Usaha menjual bibit unggul ini tergolong mudah dilakukan dan tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas. Bahkan ada bibit tanaman yang bisa dijual dalam bentuk benih dan biji-bijian yang siap ditanam petani.
    Jika, melakukan pengadaan bibit unggul dari luar negeri kamu akan membutuhkan dana yang lebih besar. Namun, keuntungannya akan lebih tinggi karena tidak semua orang menjualnya. Untuk memulai usaha ini kamu bisa memanfaatkan pinjaman KTA untuk mengimpor bibit unggulan dengan kualitas terbaik.
  3. Budidaya Tanaman Hias
    Usaha budidaya tanaman hias juga termasuk agrobisnis yang memiliki peluang besar dalam mendatang keuntungan. Karena ada banyak sekali orang yang hobi memelihara tanaman hias di rumahnya.
    Usaha budidaya tanaman hias langka bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang bisa kamu coba. Harganya yang terbilang fantastis akan membuatmu mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar.
    Namun, jangan fokus pada keuangannya saja tapi juga perhatikan risiko-risikonya. Harga bibit tanaman langka tergolong mahal sehingga harus lebih hati-hati dalam merawatnya jika tidak kerugian besar bisa saja menghampirimu.
  4. Usaha Terrarium
    Apa itu bisnis terrarium? Jadi, terrarium adalah seni bercocok tanam pada tanaman hias dengan menggunakan media berupa kaca atau plastik transparan. Umumnya orang-orang membeli terrarium sebagai koleksi dan untuk mempercantik ruangan.
    Semakin bagus dan unik terrarium yang kamu buat maka harganya akan semakin mahal. Apalagi jika kamu menggunakan tanaman hias langka tentu harganya juga akan jauh lebih tinggi.
  5. Pengolahan Limbah Organik
    Menjalankan usaha agrobisnis bisnis tidak harus berkaitan dengan tanam menanam. Salah satu peluang usaha agrobisnis yang mudah dijalankan adalah membuat tempat pengolahan limbah organik.
    Setelah limbah tersebut diolah kamu bisa mengemas dan memberinya merek untuk dipasarkan menjadi pupuk organik siap pakai. Dalam menjalankan bisnis ini kamu perlu mencari orang atau pihak yang bisa menyuplai sampah organik dalam jumlah banyak.
    Modal yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis pupuk organik sangat bervariasi tergantung dengan skala usaha yang diinginkan. Jika, ingin menjalankannya dalam skala besar kamu membutuhkan modal yang lumayan untuk membeli mesin dan peralatan mengolah limbah organik.

Contoh limbah organik yang bisa dijadikan pupuk di antaranya adalah:

  • Daun yang sudah berguguran
  • Ampas kopi dan ampas sisa produksi tahu
  • Kotoran hewan ternak
  • Sisa potongan buah dari pabrik selai dan pabrik buah-buahan kaleng

Tips Menjalankan Usaha Agrobisnis Agar Berhasil

Kesuksesan dalam membangun bisnis tidak bisa diraih dengan mudah, ada banyak sekali tantangan yang harus dilewati termasuk dalam menjalankan usaha agrobisnis. Oleh karena itu, kamu perlu memahami langkah-langkah yang tepat dalam menjalankannya.

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat menekuni usaha agrobisnis.

  1. Pelajari Bidang Agrobisnis yang Akan Ditekuni
    Dalam menjalankan bisnis apapun, seorang pengusaha harus mengenal dan mempelajari bidang bisnis yang akan mereka tekuni terlebih dahulu. Dengan begitu kamu akan mendapatkan banyak informasi mengenai seluk beluk bidang bisnis tersebut.
    Misalnya kamu berencana menjalankan usaha agrobisnis tanaman hias. Maka mengenal jenis-jenis tanaman hias dan cara merawatnya merupakan hal dasar yang harus dilakukan.
    Tidak hanya itu, amati situasi pasar untuk melihat seberapa besar permintaan konsumen terhadap beberapa jenis tanaman hias. Jika, memungkinkan jangan fokus mempelajari satu bidang usaha saja tapi carilah bidang agrobisnis lainnya yang memiliki prospek yang bagus.
  2. Lakukan Analisa Pasar dan Kenali Perilaku Kompetitor
    Setelah mempelajari bidang agrobisnis yang tepat selanjutnya kamu perlu melakukan analisa pasar. Meskipun usaha agrobisnis memiliki prospek yang menjanjikan bukan berarti kamu tidak perlu melakukan analisa.
    Pasalnya, setiap wilayah di Indonesia memiliki potensi pasar yang berbeda-beda. Sehingga kamu harus menyesuaikan bisnis dengan kondisi dan permintaan pasar.
    Setelah melihat kondisi pasar dan melakukan analisa, selanjutnya kamu perlu mencari tahu seperti apa kompetitor yang nantinya akan bersaing denganmu. Dengan mempelajari perilaku kompetitor kamu bisa mencari kekurangan dan kelebihan yang mereka miliki.
    Melalui kekurangan mereka kamu bisa mendapatkan celah untuk membuat inovasi baru yang mampu mengalahkannya. Sementara melalui kelebihan yang mereka miliki kamu bisa mendapatkan inspirasi untuk membuat bisnis yang lebih baik.
  3. Manfaatkan Teknologi dan Kemajuan Dunia Digital
    Saat ini ada banyak sekali metode tanam yang bisa kamu coba untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Ditambah lagi peralatan pertanian sudah semakin canggih sehingga bisa meringankan dan mempercepat pekerjaanmu.
    Tidak hanya itu saja kemajuan dunia digital yang semakin pesat bisa kamu manfaatkan untuk menyasar target konsumen yang lebih luas. Melalui sosial media dan platform digital lainnya kamu bisa memasarkan bisnismu hingga ke pasar global.
  4. Siapkan Modal yang Cukup
    Tanpa modal perencanaan bisnis yang kamu buat tidak akan pernah bisa berjalan. Sehingga kamu membutuhkan modal yang cukup agar bisa memulainya. Mendapatkan modal bisa dilakukan dengan mencari orang yang mau menginvestasikan uangnya.
    Tapi, bagaimana jika tidak ada orang yang mau berinvestasi pada bisnismu? Salah satu solusinya yaitu dengan mengajukan pinjaman online kilat dari digibank by DBS. Dengan begitu kamu bisa segera menjalankan bisnis tanpa perlu menunggu mendapatkan investor.
  5. Selalu Jaga Kualitas dan Kuantitas
    Banyak usaha yang gulung tikar karena tidak menjaga kualitas dan kuantitas pada produk yang mereka jual. Supaya bisnis agrobisnismu terus berjalan dengan baik sebaiknya jangan menurunkan kualitas dan kuantitas saat mulai dikenal banyak orang.
    Dengan terus menjaga kualitas dan kuantitas konsumen akan merasa puas dan enggan menggunakan produk dari orang lain. Akan lebih baik lagi jika kamu melakukan perubahan dan membuat inovasi baru yang lebih baik dari sebelumnya.
  6. Catat Keuangan dengan Terperinci
    Untuk memantau keuangan usaha agrobisnis secara menyeluruh kamu perlu melakukan pembukuan. Catat semua arus kas secara transparan agar bisa mengontrol dan meninjau kesehatan keuangan pada bisnis tersebut.
    Selain itu, kamu harus membuat perencanaan keuangan yang matang agar keuangan bisnis bisa terkendali dengan baik. Jika, perlu rekrut orang yang ahli di bidang akuntansi untuk menangani masalah keuangan pada bisnismu.

Dapatkan Pinjaman KTA di digibank by DBS untuk Usaha Agrobisnis

Sekarang kamu tidak perlu lagi bingung mencari dana untuk usaha karena ada digibank KTA yang menawarkan pinjaman modal hingga Rp80 juta.

Ada banyak penawaran menarik yang bisa kamu dapatkan, mulai dari proses pengajuan yang praktis dan bisa dilakukan kapan saja karena selalu online dalam 24 jam.

Proses pengajuannya bisa dilakukan melalui Aplikasi digibank by DBS atau di website go.dbs.com/kta. Untuk proses persetujuannya hanya dalam 60 detik dan pinjaman pun langsung cair ke rekening digibank-mu hingga Rp80 juta.

Tidak hanya itu, nasabah juga bisa menentukan jumlah pinjaman dan masa angsuran yang mereka inginkan hingga 36 bulan tanpa perlu menyertakan dokumen fisik.

Lalu apa saja persyaratannya? Persyaratan mengajukan pinjaman di digibank KTA cukup mudah, di antaranya wajib berdomisili di wilayah cakupan digibank KTA (Jabodetabek, Surabaya, Semarang, atau Bandung). Kamu juga harus sudah mempunyai e-KTP dan NPWP.

Gaji yang dimiliki minimal Rp5 juta per bulan dan memiliki kartu kredit bank lain dengan limit paling sedikit Rp10 juta. Jika, kamu tertarik mengajukan pinjaman di digibank KTA kamu bisa melihat cara pengajuannya di laman berikut ini.

https://www.dbs.id/digibank/id/id/pinjaman/produk-pinjaman/digibank-kta-instan

Segera dapatkan pinjaman KTA hingga Rp80 juta dengan mudah tanpa memerlukan dokumen fisik di digibank by DBS. Yuk, mulai usaha sampingan di bidang agrobisnis dan raih kesuksesan bersama digibank KTA.