Ada banyak instrumen pilihan instrimen investasi yang bisa memberikan imbal hasil yang cukup baik di atas deposito perbankan, salah satunya adalah obligasi. Apa itu obligasi?
Sederhananya, obligasi adalah surat berharga yang diterbitkan pemerintah. Instrumen investasi ini juga biasa disebut Surat Berharga Negara (SBN) yang dijual kepada Warga Negara Indonesia melalui agen penjual yang telah ditunjuk. Biasanya, imbal hasilnya lebih tinggi dari rata rata deposito perbankan yakni 5%.
Nah, saat ini SBN dibagi menjadi dua, yakni Surat Utang Negara (SUN), misalnya Savings Bonds Retail (SBR) dan Obligasi Negara Ritel (ORI). Berikutnya untuk instrumen Syariah melalui Surat Berharga Sukuk Negara (SBSN), Sukuk Tabungan (ST) dan Sukuk Ritel (SR).
Terbaru, pemerintah menerbitkan ORI017 dengan tingkat kupon yang ditawrkan sebesar 6,4%. Artinya, investor yang membeli atau berinvestasi melalui ORI 017 akan mendapatkan imbal hasil sebesar 6,4% per tahun. Menarik bukan? Dengan imbal hasil yang tinggi, obligasi bisa menjadi salah satu investasi terbaik kamu tahun ini.
Obligasi ritel ini juga bisa menjadi alternatif investasi bagi kami di tengah pandemi virus corona (Covid-19) ini lho. Dengan profil risiko yang cenderung terbatas dan kupon yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata bunga deposito perbankan, kamu bisa untung dengan selisih sekitar 1,4% dari rata-rata bunga deposito perbankan.
Dengan memulai berinvestasi, kamu akan mendapatkan keuntungan dari imbal hasilnya yang akan dibayarkan setiap bulannya dengan jumlah minimal investasi mulai dari Rp 1 juta.
Apa sih untungnya berinvestasi di obligasi, apa bedanya dengan tabungan dan deposito?
Berisiko Rendah
Pertama, harus kamu tahu, obligasi ini diterbitkan pemerintah sebagai salah satu instrumen pembiayaan dalam membantu keuangan negara. Jadi, risiko gagal bayar akan sangat rendah karena diterbitkan langsung oleh Kementerian Keuangan.
Tentunya jika dilihat dari imbal hasilnya perbulan sebesar 6,4% lebih tinggi dari rata-rata menyimpan uang di tabungan bank kamu, ya! Jadi mulailah berinvestasi.
Dapat Passive income
Dengan besaran kupon bunga dan imbal hasil SBN selalu berada di atas deposito dan disesuaikan suku bunga acuan Bank Indonesia, tentunya kamu seperti mendapat passive income setiap bulannya. Menariknya lagi, kupon dan capital gain akan dibayarkan dengan besaran stabil tidak akan terpengaruh oleh fluktuasi pasar.
Nah, untuk cara investasi obligasi sangat mudah, kamu bisa membelinya melalui digibank by DBS karena DBS Indonesia berkomitmen menghadirkan digibank sebagai digital banking terbaik.
Beberapa keunggulan yang perlu kamu catat, layanan digibank ini bisa diakses melalui Aplikasi digibank by DBS dan layanannya selama 24 jam. Jadi tidak perlu lagi deh, kamu repot-repot harus datang ke kantor cabang DBS Indonesia.
Tidak hanya itu, keuntungan investasinya dicairkan setiap bulan langsung ke rekening kamu, lho. Mulai dengan Rp 1 juta saja, kamu bisa mendapatkan passive income dengan berinvestasi di Obligasi. Menarik bukan!
Berikut ini adalah tahapan mudah bagi kamu untuk buka obligasi di aplikasi digibank, tahapannya sebagai berikyut:
- Pada halaman utama, pilih “Obligasi”. Pilih obligasi yang diinginkan, lalu halaman detil obligasi akan muncul. Klik “Pesan”
- Masukkan data diri kamu, lalu klik “Konfirmasi” di halaman konfirmasi
- Di halaman obligasi, klik “registrasi e-SBN”, konfirmasi datamu dan klik “Konfirmasi”, lalu klik “Selesai”
- Pastikan dana untuk pembelian ada di account Savings kamu. Pergi ke halaman “Obligasi”, lalu pilih “pesan”.
- Pilih ”Bayar”, lalu pilih “Ya, lewat account Savings”, lalu klik “Konfirmasi” di halaman konfirmasi
- Halaman Konfirmasi akan muncul. Jika detil sudah benar, pilih “Selesai”
Tunggu apa lagi, selamat mencoba, yuk tetap cuan!






