Cuan Bisnis Kemasan Pakai Kredit Tanpa Agunan, Ini Tipsnya!

Cuan Bisnis Kemasan Pakai Kredit Tanpa Agunan, Ini Tipsnya!

Memilih bidang bisnis yang tepat akan mengantarkanmu menuju kesuksesan dengan lebih mudah, salah satu ide bisnis yang menjanjikan saat ini adalah industri kemasan. Untuk memulai bisnis kemasan kamu bisa menggunakan kredit tanpa agunan sebagai tambahan modal di awal.

Kemasan menjadi salah satu komponen yang membedakan antar produk serta berguna untuk menambah nilai jual. Tidak heran jika setiap perusahaan ingin menggunakan desain kemasan yang unik dan eye catching untuk produknya.

Untuk menjalankan bisnis di bidang produksi kemasan, kamu perlu mempersiapkan modal yang lumayan besar jika target segmen pasar yang dituju berskala besar. Karena mesin produksi dengan kinerja tanggung pasti memiliki harga yang mahal, kamu bisa menggunakan kredit tanpa agunan digibank KTA sebagai solusinya.

Cara Membangun Bisnis Kemasan dari Nol dengan Kredit Tanpa Agunan

Membangun bisnis dari nol dibutuhkan tekad dan kesungguhan yang kuat. Dalam membangun bisnis apa pun hal terpenting yang harus diutamakan adalah konsistensi dan sifat pantang menyerah.

Memang ada kalanya bisnis yang dibangun tidak sesuai dengan rencana dan membuat kecewa. Namun, bukan berarti kamu harus menyerahkan begitu saja, jadi saat menjalankan bisnis kamu harus selalu berpegang teguh pada tujuan awalmu.

Jangan jadikan halangan dan masalah membuat bisnismu hancur, agar berjalan sesuai keinginan sebaiknya rencanakan secara matang. Berikut beberapa tips membangun bisnis kemasan dengan tambahan modal dari kredit tanpa agunan yang bisa kamu terapkan, agar bisnis berjalan dengan terorganisir.

  1. Melakukan Riset Pasar
    Dalam bidang bisnis apa pun, hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan riset pasar untuk mengenal seperti apa kondisi bisnis kemasan di pasaran saat ini. Hasil riset pasar yang didapatkan akan membantu kamu menentukan perencanaan bisnis yang lebih tepat.
    Riset pasar juga berguna untuk mengenal berbagai segmen pasar yang nantinya akan menjadi fokus target pada bisnis yang kamu jalankan. Cara melakukan riset pasar bisa dilakukan dengan melakukan survei atau bekerja sama dengan perusahaan riset pasar profesional.
  2. Menentukan Target Pasar
    Hal selanjutnya yang harus kamu lakukan supaya bisnis dapat berjalan dengan baik yaitu menentukan target pasar. Sebagian besar pelaku bisnis di bidang industri kemasan akan mengincar segmen perusahaan yang bergerak di bidang FMCG (Fast Moving Consumer Good).
    Perusahaan FMCG merupakan perusahaan yang mampu menjual produk dalam waktu singkat namun dengan harga jual yang relatif lebih murah. Biasanya perusahaan FMCG juga disebut sebagai perusahaan CPG (Consumer Packaged Good) yaitu perusahaan yang memproduksi produk-produk yang menggunakan kemasan.
    Perusahaan FMCG menjadi segmen target tertinggi pada bidang bisnis industri kemasan. Tapi jika ingin memulainya dalam skala yang lebih kecil, kamu bisa memilih segmen pasar yang lebih rendah, contohnya seperti pelaku usaha UMKM dan industri makanan rumahan.
    Meskipun kamu memutuskan industri kemasan dalam skala kecil, modal awal untuk membeli mesin dan peralatan tetap membutuhkan biaya yang lumayan besar. Jika modal yang dimiliki kurang untuk membeli peralatan produksi, kamu bisa mengajukan kredit pinjaman KTA sebagai alternatifnya.
  3. Buatlah Desain Kemasan yang Menarik
    Sebagian orang cenderung membeli produk berdasarkan kemasan yang mereka lihat. Hal ini menandakan bahwa desain kemasan menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan daya jual suatu produk.
    Semakin tinggi daya jualnya maka kamu akan mendapatkan banyak permintaan pesanan dari klien. Supaya desain kemasan yang dihasilkan unik dan menarik sebaiknya kamu mencari orang yang sudah profesional dalam bidang pembuatan desain kemasan.
    Membuat desain kemasan eye catching yang mampu menarik orang untuk membeli sebuah produk bukan sebuah pekerjaan yang mudah. Kamu perlu merekrut karyawan untuk mengurus masalah tersebut.
    Untuk merekrut perancangan desain kemasan profesional kamu perlu mempersiapkan gaji yang lumayan tinggi. Gaji karyawan juga harus kamu pikirkan ke depannya, jika kamu belum memiliki dana operasional untuk menjalankan bisnis ke depannya, sebaiknya ajukan kredit online bank di digibank KTA.
  4. Perhatikan Kualitas Produk
    Kamu harus memahami seperti apa standar kualitas kemasan untuk produk-produk tertentu. Ini karena setiap jenis produk memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, standar grade kemasan juga sudah ditentukan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).
    Sebagai contohnya kemasan untuk produk makanan tentunya memiliki standar kualitas yang lebih tinggi karena akan digunakan untuk membungkus makanan. Sehingga kualitas material yang digunakan juga harus aman digunakan untuk produk makanan.
    Lain halnya dengan kemasan untuk produk sabun cuci, pembersih lantai, dan produk sejenisnya yang menggunakan standar kualitas yang lebih rendah karena digunakan untuk menyimpan produk non-konsumsi.
    Jadi sebelum kamu benar-benar menjalankan bisnis di bidang industri kemasan, pastikan sudah mempelajari mengenai standar dan grade kemasan yang tepat berdasarkan aturan dari BPOM. Aturan tersebut bertujuan agar produk yang ada di dalamnya tetap aman dikonsumsi atau dipakai oleh pembeli nantinya. 
  5. Buat Daftar Harga Kemasan
    Setelah memahami standar yang berlaku, kamu bisa menentukan material dan harga yang sesuai dengan kebutuhan klien. Kamu bisa membuat daftar harga dengan jenis-jenis material, ukuran, bentuk kemasan, dan ketentuan minimal pemesanan.
    Perlu kamu tahu sebelum membuat daftar harga, standar pembuatan kemasan yang baik tidak hanya mencakup material yang digunakan. Tapi juga mesin dan metode produksi yang digunakan, di sini kamu perlu mempelajari banyak hal untuk memproduksi kemasan yang sesuai standar dan aman digunakan.
    Selain harus belajar tentang banyak hal kamu juga harus mempersiapkan dana yang cukup sebagai modal bisnis, mengajukan kredit tanpa agunan menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan modal yang cukup.
  6. Cari Relasi yang lebih Luas dan Rencanakan Strategi Marketing yang Tepat
    Supaya mendapat banyak permintaan pesanan, sebaiknya jalin relasi dengan orang-orang di lingkungan yang lebih luas. Jika menyasar segmen pasar yang lebih rendah, kamu perlu mengikuti beberapa komunitas yang berkaitan dengan UMKM dan pelaku usaha di sekitar wilayahmu.
    Dengan begitu kamu bisa memperkenalkan bisnismu ke anggota komunitas di sana. Sehingga peluang mendapatkan pesanan akan semakin besar. Namun, jika target pasar yang dituju adalah segmen atas seperti perusahaan FMCG kamu perlu menyusun strategi marketing yang matang. Strategi digital marketing bisa menjadi pilihan karena mudah dijalankan dan lebih efisien.
    Selain itu juga tidak membutuhkan anggaran pemasaran yang besar. Strategi digital marketing bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial yang ada saat ini. Untuk menyediakan biaya pemasaran kamu bisa mengajukan kredit tanpa agunan jika modal yang dimiliki sudah habis untuk membeli peralatan produksi.

Tips Membuat Desain Kemasan yang Unik dan Menarik

Seiring berjalannya waktu pelaku bisnis kemasan semakin bertambah, sehingga kamu perlu membuat inovasi baru yang unik dan menarik. Membuat desain kemasan yang menarik sebenarnya mudah jika kamu menerapkan tips berikut:

  1. Buatlah Desain Kemasan yang Praktis
    Rancangan bentuk dan ukuran kemasan sebaiknya dibuat sesuai dengan isi produk. Desain yang praktis merupakan model kemasan yang memudahkan pengguna dalam membuka, menutup, dan menyimpannya. Bentuk tutup kemasan yang praktis dan ukuran yang sesuai akan lebih disukai.
  2. Sajikan Pilihan Bentuk Kemasan yang Berbeda
    Kamu pasti sudah sering melihat bentuk kemasan yang cenderung sama, misalnya kemasan pada produk facial wash yang umumnya berbentuk seperti tube. Untuk menarik perhatian klien kamu bisa menawarkan bentuk kemasan yang berbeda.
    Kemasan dengan bentuk yang berbeda dari produk pada umumnya cenderung lebih menarik perhatian dan terlihat unik. Tapi jangan terlalu berbeda yang menimbulkan kesan aneh, namun ciptakan bentuk kemasan yang memiliki inovasi berbeda.
  3. Pemilihan Warna, Gambar, Font Tulisan yang Sesuai
    Dalam menciptakan desain kemasan yang menarik komponen penting yang harus diperhatikan yaitu pemilihan warna, gambar pendukung, dan font untuk tulisan. Biasanya setiap brand menentukan font tulisan sendiri untuk menulis mereknya.
    Namun, untuk font keterangan produk biasanya ditentukan oleh desainer yang membuat rancangan kemasan. Jadi penting sekali memadukan warna, gambar, dan font tulisan yang sesuai untuk menghasilkan kemasan yang unik dan menarik.

Ajukan Kredit Pinjaman  di digibank by DBS untuk Mendapatkan Tambahan Modal

DBS Indonesia berkomitmen menghadirkan digibank sebagai digital banking terbaik dengan menawarkan pinjaman digibank KTA sebagai solusi untuk menunjang bisnis dan gaya hidup kamu. 

Nasabah digibank by DBS dapat mengajukan kredit tanpa agunan secara online melalui Aplikasi digibank by DBS yang bisa diakses melalui smartphone. Tidak hanya nasabah saja yang bisa mengajukan pinjaman, bagi yang belum menjadi nasabah digibank by DBS kamu bisa mengajukan pinjaman melalui langkah-langkah berikut:

  • Apply pengajuanmu di situs digibank by DBS, yaitudbs.com/kta
  • Kamu akan mendapatkan notifikasi persetujuan dalam 60 detik
  • Segera unduh Aplikasi digibank by DBS jika pengajuanmu disetujui
  • Selanjutnya lakukan verifikasi biometrik dengan agen digibank
  • Uang pinjaman akan ditransfer hingga Rp80 juta ke rekeningmu

Bagi nasabah digibank by DBS yang belum tahu cara mengajukan kredit online bank di Aplikasi digibank by DBS, sebaiknya simak cara berikut ini:

  • Buka menu utama lalu pilih Personal Loan
  • Selanjutnya isi data diri dengan benar jika perlu koreksi ulang
  • Kamu akan mendapatkan notifikasi persetujuan dalam waktu 60 detik
  • Kemudian pilih waktu tenor dan jumlah uang yang akan dipinjam jika pengajuanmu disetujui
  • Uang pinjaman akan langsung ditransfer hingga Rp80 juta ke rekening digibank by DBS secara real-time

Agar proses pengajuan berlangsung lancar, hal-hal yang kamu perlu perhatikan adalah pastikan bahwa kamu telah memiliki e-KTP dan NPWP, kartu kredit bank lain sedikitnya 15 juta serta penghasilan tetap minimal Rp 10 juta per bulan dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya atau Semarang. Tapi good news-nya, tidak ada dokumentasi yang perlu kamu upload selama proses pengajuan. Praktis kan?

digibank by DBS menghadirkan digibank KTA sebagai kredit online bank yang dibekali berbagai keunggulan, keunggulan tersebut di antaranya adalah:

  • Dapatkan uang pinjaman kapan saja dan di mana saja tanpa ribet karena proses pengajuannya bisa dilakukan melalui smartphone di go.dbs.com/kta atau di Aplikasi digibank by DBS
  • Dapatkan notifikasi persetujuan pinjaman dalam waktu singkat hanya 60 detik
  • Uang pinjaman akan langsung ditransfer hingga Rp80 juta ke rekening digibank by DBS
  • Penawaran bunga pinjaman yang rendah mulai dari 0,95 persen per bulan
  • Sudah terdaftar di OJK jadi pasti aman dan terpercaya

Tunggu apalagi ajukan kredit tanpa agunan di digibank by DBS untuk mendapatkan uang pinjaman hingga senilai Rp80 juta dengan proses yang mudah dan tanpa ribet. Segera dapatkan modal tambahan melalui digibank KTA untuk mulai membangun bisnis di bidang industri kemasan.

 

Download Now Buat yang belum memiliki Aplikasi digibank by DBS

 

Terima kasih atas masukan Anda yang berharga

Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda?

Terima kasih atas masukan Anda yang berharga
Apakah informasi ini membantu Anda?
Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini Anda alami
Berikan kami masukan untuk kemajuan halaman ini
Mohon hanya menggunakan a-z,A-Z,0-9,@!$-(),.

Terima kasih! Kami menghargai umpan balik Anda.

Bagaimana Anda menilai halaman ini?

Masalah apa yang Anda hadapi hari ini?

500

Harap masukkan hanya a-z, A-Z, 0-9, @!? $ & - () ',. /