pengajuan kta
05 Mar 2026

Pahami Skor Kredit, Kunci agar Pengajuan Pinjaman Disetujui

Kamu merasa bingung kenapa pengajuan KTA bisa ditolak? Salah satu kuncinya ada pada skor kredit. Skor ini sebenarnya adalah “rapor” keuanganmu bagi bank atau lembaga pemberi pinjaman.

Skor ini menunjukkan seberapa disiplin kamu mengelola utang dan membayar tagihan. Semakin tinggi skor, semakin besar kemungkinan pengajuanmu disetujui. Tapi jangan khawatir, skor kredit bisa kamu tingkatkan dengan berbagai cara.

Tenang saja, semua informasi, faktor penting, dan cara meningkatkan skor kredit akan dibahas tuntas di sini!

Faktor Utama yang Mempengaruhi Skor Kredit

Skor kredit bukanlah nilai yang berubah begitu saja. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Terkadang, kita kurang aware sehingga melakukan kesalahan yang bisa memperburuk skor. Lantas, apa saja faktor utama yang wajib diketahui?

1.    Riwayat Pembayaran

Riwayat pembayaran tentu menjadi faktor nyata yang sangat menentukan skor kreditmu. Setiap kali kamu membayar tagihan kartu kredit, cicilan, atau pinjaman tepat waktu, kamu akan memiliki nilai positif bagi skor kredit.

Sebaliknya, jika sering terlambat atau sampai menunggak, skor bisa turun drastis karena bank melihatmu cukup berisiko untuk melunasi cicilan. Riwayat pembayaran ini sebenarnya bisa kita analisa apakah memiliki dampak baik atau buruk.

Semakin rapi catatan kamu, lembaga keuangan atau bank bisa percaya untuk memberikan pinjaman dan peluang disetujui pun ikut meningkat.

2.    Rasio Utang

Rasio utang adalah perbandingan antara total utang yang kamu miliki dengan kemampuan membayar atau penghasilan yang masuk. Semakin tinggi rasio utang, artinya sebagian besar pendapatanmu digunakan untuk membayar utang.

Jika utang terlalu besar, bank akan melihat risiko pinjamanmu lebih besar. Sebaliknya, rasio utang yang sehat dan tidak membebani penghasilan akan meningkatkan skor kreditmu.

Memahami rasio utang penting agar kamu bisa mengelola pinjaman lebih bijak. Pada umumnya, utang yang sehat tidak lebih dari 30% pendapatan.

3.    Jumlah Akun Kredit Aktif

Jarang diketahui, sebenarnya jumlah akun kredit aktif juga memengaruhi skor kreditmu. Setiap akun yang aktif tercatat oleh bank dan mereka menilai bagaimana kamu mengelola semua akun tersebut.

Terlalu banyak akun aktif bisa membuat skor turun karena terlihat berisiko, apalagi jika pembayaran tidak konsisten. Sebaliknya, milikilah jumlah akun yang wajar dan terkelola dengan baik.

Hal ini menunjukkan kemampuanmu mengatur utang dengan disiplin. Sekarang, pastikan jumlah akun aktif dan kemampuan bayar kamu seimbang.

4.    Lama Riwayat Kredit

Lama riwayat kredit juga punya pengaruh besar terhadap skor kreditmu. Semakin lama akun kredit aktif dan tercatat dengan baik, semakin menunjukkan bahwa kamu konsisten dan bisa dipercaya dalam mengelola utang.

Bank atau lembaga keuangan menilai tidak hanya seberapa sering kamu membayar, tapi juga sejak kapan kamu memulai catatan kredit. Riwayat yang panjang dan rapi lebih disukai.

Sementara itu, akun yang baru dibuka atau sering berganti bisa membuat skor kredit terlihat kurang kuat.

5.    Frekuensi Pengajuan Kredit Baru

Sering tergoda untuk mengajukan kredit baru karena promo atau kebutuhan mendesak? Mulai sekarang kamu harus meminimalisirnya. Setiap kali pengajuan pinjaman KTA atau kartu kredit, bank akan mencatatnya sebagai permintaan baru.

Terlalu sering mengajukan bisa membuat skor turun. Hal ini karena lembaga keuangan melihat pengajuan yang sering sebagai tanda risiko tinggi, seolah-olah kamu sangat bergantung pada utang.

Lima faktor di atas sangat mempengaruhi skor kredit. Kita memang harus memperhatikan angka ini. Hal ini karena skor kredit menjadi indikator untuk mengajukan pinjaman KTA yang praktis. Sayang kan kalau kita terhambat karena tak berhati-hati menjaga skor kredit?

Langkah Meningkatkan Skor Kredit

Kabar baiknya, kamu bisa memperbaiki skor ini dengan langkah yang tepat. Memang tak instan, tapi kamu tak akan kesusahan jika mengajukan pinjaman lagi nantinya. Langsung saja, ayo ikuti untuk riwayat keuangan yang sehat!

1.    Membayar Tagihan Tepat Waktu

Membayar tagihan tepat pada waktunya menunjukkan pada bank bahwa kamu disiplin dan bisa dipercaya mengelola utang. Bahkan satu kali terlambat saja bisa menurunkan skor, lho!

Dengan konsistensi membayar tepat waktu, riwayat pembayaranmu tercatat rapi dan memberikan efek positif pada skor kredit. Selain itu, kebiasaan ini membantu kamu menghindari denda, bunga tambahan, dan stres akibat menumpuknya utang.

Sekarang, pastikan menjaga pembayaran selalu tepat waktu bukan hanya menaikkan skor kredit, tapi juga membangun kesehatan finansial jangka panjang!

2.    Menurunkan Outstanding Utang

Outstanding utang adalah jumlah total utang yang masih harus kamu bayar. Saat angkanya semakin besar dibanding penghasilan, skor kredit bisa turun.

Karena itu, kamu bisa mulai melunasi sebagian utang atau mengurangi saldo kredit. Hal ini tidak hanya memperbaiki rasio utang, tapi juga membuat catatan keuanganmu lebih sehat dan stabil.

Secara perlahan, kebiasaan ini akan membuat skor kredit naik dan membuka peluang pengajuan pinjaman berikutnya menjadi lebih mudah. Ini bisa menyelamatkan kamu dari tekanan dan risiko finansial.

Baca juga: Bagaimana Cara Memberi Hadiah Pernikahan Tanpa Mengganggu Cashflow? Gunakan DBS KTA

3.    Menjaga Rasio Cicilan Ideal

Rasio utang adalah perbandingan antara total utang yang kamu miliki dengan penghasilan atau kemampuan bayar. Jika rasio terlalu tinggi, kamu bisa dianggap berisiko.

Karena itu, kamu bisa menjaga rasio yang ideal sesuai pendapatan dan kemampuan bayar. Cara ini bisa dilakukan dengan membayar sebagian utang, membatasi pengajuan kredit baru, dan merencanakan anggaran bulanan dengan baik.

Hasilnya, skor kreditmu perlahan membaik, catatan keuangan terlihat lebih sehat, dan peluang lolos pengajuan pinjaman meningkat.

4.    Menghindari Over Kredit

Over kredit terjadi saat total utang dan limit kredit yang kamu gunakan melebihi kemampuan bayar atau terlalu dekat dengan batas maksimum. Kondisi ini membuat bank menilai kamu berisiko tinggi karena terlihat sulit mengendalikan utang.

Kamu harus membatasi jumlah kredit aktif, tidak menambah utang baru sembarangan, dan hanya menggunakan kredit sesuai kebutuhan. Pastikan untuk menjaga catatan keuangan tetap sehat.

Perlahan-lahan, kebiasaan ini akan memperbaiki skor kredit dan memberi pandangan positif ke pihak bank.

Kamu bisa mulai mengikuti langkah di atas untuk memperbaiki skor kredit. Memang, cara yang ada memerlukan konsistensi dan komitmen. Namun, kamu bisa mendapat manfaat positifnya di kemudian hari.

Pengajuan KTA Lancar dengan Skor Kredit yang Baik

Setelah mengetahui faktor penting dan memperbaiki skor kredit, kamu pun bisa melakukan pengajuan dengan lancar. Sekarang ini, terdapat pinjaman yang praktis dengan berbagai keunggulan seperti DBS KTA.

Pengajuan pinjaman tanpa ribet, tanpa memerlukan berkas-berkas! Limit pinjaman mencapai Rp300 juta dengan cicilan fleksibel hingga 36 bulan. Selain itu, bunga yang dikenakan flat mulai 0.88%.

Dengan skor kredit yang baik, kamu bisa mengajukan pinjaman DBS KTA dengan lancar untuk berbagai keperluan. Langsung saja, lakukan pengajuan KTA pada e-form dan raih kesempatan eVoucher Rp1 juta jika kamu memenuhi kriteria! Banyak kelebihannya, bukan?

PT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apapun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.

Baca juga:

6 Alasan KTA Ideal untuk Dana Pendidikan

Traveling Ke Destinasi Wisata Impian Bersama DBS KTA

7 Kiat Memanfaatkan KTA untuk Modifikasi Mobil, Ayo Catat!