Menjelang Lebaran, permintaan kue kering selalu melonjak. Produk seperti nastar, kastengel, & putri salju menjadi sajian wajib untuk menjamu tamu. Lonjakan ini membuka peluang besar bagi siapapun termasuk kamu yang ingin memulai bisnis kue kering. Bahkan sebagian pelaku usaha menyiapkan modal tambahan melalui pinjaman tanpa agunan agar produksi dapat maksimal.
Namun, tingginya permintaan juga diikuti persaingan yang semakin ketat. Tanpa persiapan yang matang, bisnis kue kering bisa sulit berkembang atau bahkan rugi.
Oleh karena itu, kamu perlu memahami strategi yang tepat agar usaha berjalan efisien dan menghasilkan keuntungan maksimal. Berikut beberapa tips menjalankan bisnis kue kering agar penjualan laris dan menguntungkan.
Tips Cuan Menjalankan Bisnis Kue Kering Lebaran
Agar peluang besar ini benar-benar menghasilkan keuntungan, bisnis kue kering Lebaran tidak bisa dijalankan secara asal. Dibutuhkan perencanaan yang matang serta strategi penjualan yang tepat sasaran.
Dengan langkah yang tepat, usaha musiman ini tidak hanya mampu memenuhi lonjakan permintaan namun juga membangun reputasi yang baik untuk penjualan di tahun selanjutnya.
Berikut beberapa tips yang dapat membantumu menjalankan bisnis kue kering Lebaran secara lebih optimal dan menguntungkan.
● Tentukan Target Pasar Sejak Awal
Tips pertama yang bisa kamu lakukan yaitu menentukan target pasar terlebih dahulu. Dengan menentukan segmen calon pembeli sejak awal, maka kamu juga bisa memperkirakan kisaran harga, jumlah pesanan, hingga desain kemasan yang akan digunakan.
Pasalnya masing-masing segmen pembeli, seperti rumahan, reseller, maupun corporate, pasti memiliki kebutuhan yang berbeda.
● Pilih Produk Kue Kering yang Paling Laku di Pasaran
Selanjutnya kamu perlu melakukan riset untuk menentukan kue kering yang paling laku di pasaran. Dengan berfokus pada jenis kue favorit di momen Lebaran dan yang memiliki permintaan tinggi, perputaran produk jadi lebih cepat yang juga bisa menjaga kelancaran arus kas dan meningkatkan keuntungan.
Nastar, kastengel, dan putri salju merupakan beberapa contoh pilihan kue kering yang paling populer saat lebaran. Selain itu, menjaga jumlah varian di beberapa jenis kue saja juga bisa membuat produksi lebih efisien dan berkualitas.
● Hitung Modal dan Harga Jual dengan Cermat
Tips penting berikutnya yaitu kamu perlu melakukan perhitungan seluruh biaya secara mendetail, mulai dari bahan baku, kemasan, dan tentunya operasional.
Dengan perhitungan tersebut, kamu jadi bisa menentukan harga jual dan margin keuntungan yang realistis namun tetap bisa bersaing dengan kompetitor. Hindari kesalahan perhitungan karena dapat membuat usaha yang kelihatannya laris namun nyatanya minim profit.
Untuk mendukung kelancaran produksi, salah satu solusi yang bisa dimanfaatkan sebagai modal ialah dengan mengajukan pinjaman tanpa agunan.
● Gunakan Sistem Pre-Order untuk Menghindari Stok Berlebih
Dalam menjalankan bisnis, ada istilah pre-order. Sistem ini dapat membantumu memproduksi kue kering sesuai dengan jumlah pesanan yang masuk. Memberlakukan sistem pre-order dapat mengurangi risiko bahan terbuang sia-sia dan produk tidak terjual.
Lebih dari itu, sistem pesanan ini juga dapat memudahkan perencanaan produksi pada bisnismu, yang berkaitan dengan pembelian bahan baku serta jadwal kerja di saat puncak permintaan tinggi.
● Buat Kemasan yang Menarik dan Berkesan
Salah satu cara untuk meningkatkan nilai jual dan memaksimalkan keuntungan yaitu dengan membuat kemasan dari kue kering lebih menarik dan berkesan. Pasalnya kemasan memiliki peranan besar dalam keputusan pembelian.
Pilih kemasan seperti toples, box, atau pouch dengan nuansa lebaran yang elegan dan rapi. Mengemas produk dengan kemasan premium juga berfungsi untuk menjaga keamanan selama proses pengiriman ke customer.
Baca juga: 6 Inspirasi Dapur Minimalis, Bersih dan Cantik
● Perhatikan Kualitas Rasa dan Konsistensi Produk
Hal penting yang perlu diperhatikan ketika berjualan kue kering dalam menyambut momen lebaran, yaitu soal rasa dan konsistensi produk. Pasalnya dua hal tersebut merupakan kunci agar pelanggan tertarik kembali untuk melakukan repeat order atau pembelian selanjutnya.
Lakukan uji coba resep dan uji rasa sebelum produksi massal untuk memastikan kualitas. Produk yang lezat dan konsisten akan membangun reputasi yang baik serta memicu promosi dari mulut ke mulut oleh pelanggan.
● Manfaatkan Media Sosial dan Marketplace untuk Penjualan
Mendapatkan cuan tinggi saat berbisnis kue kering perlu didukung dengan promosi yang memanfaatkan media sosial serta marketplace untuk jangkauan penjualan yang lebih luas.
Saat menggunakan platform seperti WhatsApp, Instagram, hingga Shopee, pastikan kamu menampilkan foto produk yang menarik dan informasi harga yang jelas. Jangan lupa juga untuk memperlihatkan testimoni untuk meningkatkan kepercayaan calon pembeli.
● Tambahkan Bonus Menarik pada Pelanggan
Untuk membuat bisnismu lebih menarik, menambahkan bonus pada pelanggan dapat memberikan kesan istimewa dan meningkatkan kepuasan mereka.
Sebagai contoh, kamu bisa memberikan tester varian lain, kartu ucapan Lebaran, atau voucher diskon untuk pembelian berikutnya. Strategi ini efektif untuk mendorong pembelian dalam jumlah besar sekaligus membangun loyalitas pelanggan.
● Siapkan Modal Usaha agar Produksi Lebih Optimal
Bisnis kue kering Lebaran membutuhkan modal yang cukup untuk bahan baku, kemasan, serta alat produksi dalam waktu singkat. Selain itu, penting untuk merencanakan arus kas selama Ramadan agar operasional tetap lancar hingga periode pengiriman selesai.
Dengan modal yang memadai dan perencanaan yang baik, kamu dapat memenuhi lonjakan permintaan tanpa mengorbankan kualitas maupun ketepatan waktu. Apabila kamu membutuhkan dana tambahan, mengajukan pinjaman tanpa agunan bisa menjadi solusi tepat sebagai modal awal.
Ajukan Pinjaman DBS KTA sebagai Modal untuk Bisnis Kue Kering Lebaran
Menjalankan bisnis kue kering lebaran bisa memberikan keuntungan maksimal selama kamu mampu mengatur strategi dan melakukan setiap perhitungannya dengan matang. Hal ini berkaitan juga dengan perencanaan modal yang terstruktur agar produksi berjalan lancar dan pesanan dapat terpenuhi tepat waktu.
Membahas soal modal untuk menjalankan bisnis kue kering, salah satu solusi pendanaan yang bisa dimanfaatkan sebagai modal usaha musiman ini ialah produk pinjaman tanpa agunan DBS KTA.
Saat mengajukan pinjaman DBS KTA, kamu akan merasakan beberapa keunggulan seperti bunga cicilan flat mulai 0.88%, limit besar hingga Rp300 juta, serta pembayaran cicilan yang bisa dilakukan sampai 36 bulan.
Untuk pengajuannya sendiri, kamu bisa melakukannya dengan mengisi pendaftaran. Melalui tautan tersebut, untuk kamu yang memenuhi kriteria bisa mendapatkan e-voucher senilai Rp1 juta.
Sungguh menarik bukan penawaran yang diberikan? Jadi tunggu apa lagi? Kalau kamu sedang membutuhkan dana tambahan untuk modal menjalankan bisnis kue kering Lebaran, ajukan pinjaman tanpa agunan DBS KTA sekarang juga!
PT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.
Baca juga:
Hobi Masak Gorengan? Coba Usaha Gorengan Premium: Modal, Tips & Peluang Untungnya
Tips Mengubah Bisnis Masakan Rumah Jadi Produk Instan
7 Alat Dapur Mewah Ratusan Juta, Harus Coba Koleksi?



