Tips Cara Menyisihkan Gaji untuk Memulai Investasi Reksadana Saham

Tips Cara Menyisihkan Gaji untuk Memulai Investasi Reksadana

Apakah kamu termasuk orang yang boros? Jika iya sepertinya kamu harus mengubah kebiasaan dan gaya hidup yang kamu jalani saat ini. Memang tidak ada larangan yang menyuruhmu berhenti menghabiskan seluruh uangmu untuk kebutuhan gaya hidup. Tapi ini demi kebaikanmu sendiri, menyisihkan sebagian gaji yang diterima setiap bulannya untuk keperluan investasi bukanlah hal yang merugikan justru sebaliknya.

Investasi bisa menjadi pilihan yang tepat jika kamu menginginkan pertumbuhan uang lebih cepat dari tabungan dan deposito bank. Reksadana saham merupakan salah satu instrumen yang cocok untukmu, pertumbuhan nilai uangmu akan lebih cepat dibandingkan jenis Reksadana yang lain.

Pentingnya Investasi untuk Mempersiapkan Masa Depan

Investasi Reksadana saham bisa menjadi jalan menuju kemapanan dalam segi finansial. Banyak orang telah berhasil meraih kesuksesannya berkat menginvestasikan sebagian gajinya dari dini. Untuk memulai investasi kamu tidak perlu menunggu hingga uang terkumpul dalam jumlah yang besar.

Mulai saja dari nominal kecil dan lakukan secara rutin, nantinya investasi yang kamu kumpulkan akan berangsur-angsur menjadi lebih besar nilainya. Kamu bisa menyisihkan sebagian gajimu untuk diinvestasikan ke dalam produk Reksadana, mulai saja dari nominal ratusan ribu.

Sebagai contohnya, misalnya gaji yang kamu dapatkan sebesar Rp5 juta per bulan dan biasanya habis digunakan untuk kebutuhan pokok sebesar Rp3 juta. Sisanya kamu gunakan untuk memenuhi gaya hidup, misalnya seperti nongkrong di cafe, jajan, membeli voucer game, dan lainnya.

Bisa dilihat uang yang kamu keluarkan untuk gaya hidup sebesar Rp2 juta per bulan, coba bayangkan jika uang tersebut kamu sisihkan setidaknya selama 1 tahun penuh.  Bisa dihitung uang yang terkumpul bisa mencapai Rp24 juta dalam satu tahun. Bagaimana jika uang tersebut kamu sisihkan untuk kebutuhan investasi?

Tentunya nilai pertumbuhannya akan sangat cepat dan keuntungan akan menantimu jika uang tersebut kamu investasi di Reksadana saham. Jadi sebaiknya mulai sekarang belajarlah lebih berhemat dan gunakan sebagian gajimu untuk investasi. Investasi sebaiknya dilakukan sedini mungkin agar di masa depan nanti kamu bisa merasakan hidup yang lebih mapan dan terjamin.

Cara Menyisihkan Gaji untuk investasi di Reksadana Saham

Dalam melakukan investasi terdapat dua strategi yang umumnya digunakan oleh para investor. Dua strategi yang sering digunakan tersebut adalah investasi berkala atau DCA (Dollar Cost Averaging) dan investasi langsung dalam jumlah besar (Lump Sum) atau yang disebut juga dengan timing the market.

Strategi investasi berkala atau DCA biasanya dilakukan dengan cara membeli produk Reksadana secara rutin setiap bulan sehingga kamu akan mendapatkan harga rata-rata. Sedangkan untuk strategi investasi langsung dalam jumlah besar atau Lump Sum merupakan investasi yang dilakukan hanya sekali tapi dalam jumlah modal yang besar.

Biasanya untuk melakukan strategi ini dibutuhkan keahlian yang mana kamu harus bisa membaca peluang dan pergerakan pasar. Bagi kamu yang baru ingin memulai investasi Reksadana, sebaiknya gunakan strategi investasi berkala atau Lump Sum. Berikut ini simulasi cara melakukan strategi investasi berkala yang bisa kamu pahami:

Contoh:

Yuli memiliki penghasilan tetap sebesar Rp5 juta setiap bulan dan jumlah pengeluaran untuk kebutuhan pokok sebesar Rp3 juta. Lalu dia memiliki tanggungan cicilan sebesar Rp1 juta jadi gaji Yuli yang tersisa sebesar Rp1 juta. Lalu Yuli menggunakan uang tersebut untuk membeli produk Reksadana Syailendra Equity Opportunity Fund pada tanggal 1 Januari 2016.

Setiap bulannya Yuli secara rutin membeli produk Reksadana  tersebut sebesar Rp1 juta. Lalu per 1 Januari 2021, nilai Reksadana milik Yuli telah mencapai Rp67,8 juta. Dari data tersebut bisa dilihat keuntungan yang didapatkan Yuli sebesar Rp6,8 juta atau setara 11,8 persen dari dana investasinya di awal.

Investasi Reksadana saham pada dasarnya cukup menguntungkan untuk investasi dalam jangka panjang.  Apalagi ketika tren pasar sedang naik pastinya nilai investasi yang kamu lakukan akan meningkatkan dan keuntungan yang didapatkan juga lumayan besar.  Bagi kamu yang masih ragu melakukan investasi di Reksadana sebaiknya mengikuti tips yang dibahas pada penjelasan berikut ini.

Tips Cara Berhemat agar Investasi di Reksadana Saham Terus Berjalan Lancar

Hidup dengan cara berhemat memang lebih baik untuk dalam menata masa depan, berhemat yang dimaksud di sini bukan berarti membatasi kebutuhan pokok sehari-hari. Kamu juga perlu mencukupi kebutuhan pokok tapi di sisi lain kamu juga perlu menekan pengeluaran untuk kebutuhan yang bersifat pemborosan. Mungkin bagi orang yang tidak terbiasa hidup hemat akan terasa sulit di awal-awal menjalaninya.

Tapi jika benar-benar gigih dan memiliki tekad yang kuat pasti bisa melewati masa-masa tersebut. Dengan berhemat kamu bisa menyisihkan sebagian gaji untuk keperluan investasi secara rutin. Agar kamu bisa mulai berinvestasi sebaiknya mulailah berhemat dari sekarang, berikut ini tips agar kamu bisa hidup lebih hemat:

  1. Hitung Jumlah Pendapatan dan Pengeluaran
    Supaya keuangan lebih tertata dan terkelola dengan baik, sebaiknya kamu menghitung jumlah pendapatan dan pengeluaran setiap bulannya. Jika perlu catat setiap pengeluaran secara terperinci pastikan sebagian besar pengeluaran tersebut untuk kebutuhan pokok. Apabila kamu mendapati jumlah pengeluaran melebihi pendapatan, ini menjadi pertanda buruk untuk kondisi keuanganmu saat itu.
  2. Sisihkan Sebagian Gaji secara Rutin
    Untuk mulai melakukan investasi di Reksadana saham kamu perlu menyisihkan sebagian gajimu secara rutin. Kamu bisa mulai menyisihkan uang dari nominal yang kecil terlebih dulu lalu seiring berjalannya waktu tambah nominalnya secara berkala. Misalnya di bulan Januari 2021 kamu menyisihkan uang sebesar Rp300 ribu untuk digunakan investasi.
    Lalu di bulan Februari 2021 kamu menambahnya menjadi Rp500 ribu dan pada bulan berikutnya kamu menyisihkan uang sebesar Rp700 ribu untuk diinvestasikan. Ini bisa menjadi cara yang tepat untuk memulai investasi Reksadana bagi para pemula. Kamu bisa mengawalinya dengan modal ratusan ribu saja, jadi tidak perlu menunggu hingga uangmu terkumpul.
  3. Jangan Terlalu Konsumtif
    Banyak orang merasa dirinya cukup hemat dalam menggunakan uang padahal sebenarnya mereka memiliki kebiasaan yang konsumtif. Banyak orang terutama kalangan perempuan tidak bisa mengontrol dirinya saat berbelanja, biasanya mereka mudah terpengaruh oleh promo dan diskon.
    Mereka menganggap jika membeli barang saat ada promo dan diskon merupakan sebuah bentuk penghematan. Padahal justru sebaliknya, barang-barang yang sedang promo belum tentu dibutuhkan atau bahkan tidak dibutuhkan sama sekali. Kondisi seperti ini juga bisa disebut sebagai gaya hidup konsumtif karena membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan.
    Contoh bentuk penghematan yang benar adalah mencari promo dan diskon ketika hendak membeli suatu barang yang dibutuhkan. Bukan membeli barang karena mumpung ada penawaran promo dan diskon, padahal sudah tahu jika barang tersebut tidak terlalu penting.
  4. Menjalani Pola Hidup Sehat
    Apa hubungannya menjalani pola hidup sehat dengan berhemat? Tentu saja sangat berkaitan, kamu pasti tahu bahwa biaya pengobatan itu tidaklah murah. Ketika kamu jatuh sakit pastinya akan membutuhkan banyak uang untuk menjalani pengobatan. Belum lagi kamu tidak bisa bekerja seperti biasanya tentu pendapatan juga akan berkurang.
    Agar uang yang kamu sisihkan untuk investasi di Reksadana saham tidak terkuras habis untuk biaya pengobatan saat jatuh sakit. Sebaiknya mulai sekarang kamu harus menjalani pola hidup sehat dengan rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat. Tidak perlu berolahraga di tempat gym yang mahal, ada banyak olahraga yang bisa kamu lakukan secara gratis, misalnya joging, sit up, push up, plank, yoga, dan lainnya.
  5. Membeli Barang Kebutuhan yang Memiliki Mutu Tinggi
    Cara terakhir agar kamu bisa hidup lebih hemat yaitu dengan membeli barang-barang yang berkualitas bagus. Barang-barang yang dimaksud di sini adalah barang pokok yang dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan dan keseharianmu. Contohnya seperti sepatu kerja, tas kerja, kendaraan bermotor, ponsel, laptop, dan barang lainnya yang mendukung aktivitasmu sehari-hari.
    Misalnya kamu membeli laptop bekas dengan harga murah sekitar Rp2 jutaan, tapi belum lama digunakan sudah rusak dan harus diperbaiki. Misalnya untuk memperbaikinya kamu perlu mengeluarkan uang sebesar Rp400 ribu. Lalu di kemudian hari laptop tersebut kembali rusak dan tidak bisa digunakan, parahnya lagi biaya perbaikannya lebih mahal dari sebelumnya.
    Dari contoh kasus di atas bisa disimpulkan bahwa membeli produk murah bukan solusi yang tepat saat kamu ingin hidup hemat. Justru agar tidak mengeluarkan banyak uang belilah produk dan barang yang memiliki kualitas dan mutu yang tinggi.

Tips Investasi di Reksadana Saham untuk Mendapatkan Hasil yang Maksimal

Ada beberapa hal yang harus kamu tahu tahu sebelum melakukan investasi di Reksadana berbasis saham. Jika tidak bisa jadi investasi yang kamu lakukan tidak bisa mendatangkan keuntungan secara maksimal. Untuk itu kamu harus memperhatikan tips berikut ini:

  1. Jadikan Sebagai Investasi Jangka Panjang
    Reksadana berbasis saham kurang tepat untuk dijadikan sebagai investasi dalam jangka pendek. Pasalnya untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal kamu perlu menunggu beberapa tahun untuk memanen keuntungannya. Jadi pastikan tujuanmu bukan untuk investasi dalam jangka pendek ketika hendak membeli produk Reksadana berbasis saham.
  2. Gunakan Strategi Investasi Berkala
    Bagi kamu yang baru ingin memulai investasi di Reksadana, sebaiknya gunakan strategi investasi berkala atau DCA (Dollar Cost Averaging). Strategi investasi berkala akan membantu kamu mengurangi risiko fluktuasi pada nilai saham yang dinamis. Pada strategi ini kamu bisa mulai investasi dalam jumlah kecil dan dilakukan secara rutin setiap minggu atau setiap bulan.
  3. Selalu Ikuti Perkembangan Informasi
    Hal yang tidak kalah penting saat kamu melakukan investasi di Reksadana yaitu mengikuti perkembangan pasar dan rajin melakukan riset atas produk Reksadana yang digunakan. Jangan lupa juga untuk selalu melihat perkembangan nilai investasi yang kamu lakukan.

Investasi di Reksadana Saham dengan Aman dan Mudah Lewat Aplikasi digibank by DBS

Bukan hanya sebagai aplikasi digital banking biasa yang hanya mempermudah kamu menyimpan uang. Kini aplikasi digibank by DBS juga menyediakan berbagai layanan menarik untuk para nasabahnya. Salah satunya adalah layanan pembelian produk Reksadana, kini kamu bisa membeli produk Reksadana saham dengan mudah melalui satu aplikasi digital banking dari digibank by DBS. Berikut ini kelebihan dan keunggulan membeli Reksadana di aplikasi digibank by DBS:

  • Ada 3 kategori Reksadana yaitu kinerja terbaik, terpopuler, dan scoring terbaik
  • Pembelian Reksadana secara berkala yang fleksibel
  • Pembelian Reksadana mulai dari Rp100 ribu
  • Tersedia 50 lebih pilihan Reksadana
  • Semua proses dilakukan dalam 1 aplikasi digibank by DBS mulai dari daftar SID, jual, beli, dan switch

Jangan ragu lagi membeli Reksadana saham di aplikasi digibank by DBS selain mudah tapi juga sudah terbukti aman dan terpercaya.

 

 

Download Now Buat yang belum memiliki Aplikasi digibank by DBS

 

Terima kasih atas masukan Anda yang berharga

Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda?

Terima kasih atas masukan Anda yang berharga
Apakah informasi ini membantu Anda?
Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini Anda alami
Berikan kami masukan untuk kemajuan halaman ini
Mohon hanya menggunakan a-z,A-Z,0-9,@!$-(),.

Terima kasih! Kami menghargai umpan balik Anda.

Bagaimana Anda menilai halaman ini?

Masalah apa yang Anda hadapi hari ini?

500

Harap masukkan hanya a-z, A-Z, 0-9, @!? $ & - () ',. /