Pengajuan KTA
05 Nov 2025

Ingin Ajukan KTA? Jangan Lupa Cek 10 Hal Ini Dulu!

KTA bisa menjadi solusi yang tepat saat kamu membutuhkan dana untuk mendukung keinginan atau aktivitasmu. Namun, sebelum melakukan pengajuan KTA, berbagai hal perlu dicek terlebih dahulu.

Pengecekan ini bertujuan untuk mempermudah prosesnya. Selain itu, kamu juga bisa menilai kemampuanmu untuk melunasinya sebagai bentuk tanggung jawab. Cek ulasan di bawah ini untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dicek.

Hal-hal yang Perlu Dicek Sebelum Pengajuan KTA

KTA memang tergolong mudah untuk diajukan jika dibandingkan dengan pinjaman lainnya. Namun, bukan berarti kamu bisa menyepelekan persiapannya. Ada sejumlah aspek yang perlu dicek saat persiapan tersebut, seperti:

●      Tujuan dan Kebutuhan

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah tujuanmu untuk mengajukan KTA. Contohnya adalah renovasi rumah, pernikahan, atau melanjutkan S2. Hal ini akan memudahkanmu dalam melakukan proses pengajuan.

Setelah itu, hitung anggaran sesuai dengan kebutuhan secara rinci. Bila perlu, gunakan tabel pada aplikasi tertentu untuk memudahkannya, seperti Microsoft Excel. Jangan lupa untuk menambahkan pos biaya tak terduga untuk mengantisipasi pembengkakan.

Pastikan apakah semua kebutuhan ini dipenuhi melalui KTA saja atau bersama sumber dana lainnya, seperti tabungan. Kalau kamu ingin memadukan keduanya, tentukan berapa persen dari total kebutuhanmu.

●       Kondisi Keuangan

Aspek kedua yang perlu dicek saat ingin melakukan pengajuan KTA adalah kondisi keuangan. Dengan mengeceknya, kamu bisa mengetahui kemampuanmu dalam memenuhi suatu kebutuhan. Apa maksudnya?

Jadi, sesuaikan anggaran kebutuhanmu sesuai dengan kondisi keuangan saat ini dan proyeksi di masa depan. Hal ini akan memudahkanmu untuk memenuhinya tanpa menimbulkan utang berlebihan.

Selain itu, aspek ini juga akan membantumu untuk mengetahui besaran cicilan yang harus dibayar setiap bulannya. Umumnya, maksimal total cicilan yang bisa kamu miliki setiap bulannya adalah sekitar 30-35% dari pendapatan bersih.

●      Skor Kredit

Skor kredit akan mempengaruhi kelancaran proses pengajuanmu. Semakin tinggi nilainya, maka akan semakin mudah pula prosesmu diterima. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan pinjaman sesuai kebutuhanmu.

Tidak hanya itu, suku bunga yang bisa diterima juga akan lebih rendah bila skormu bagus. Syarat-syaratnya pun lebih fleksibel sehingga kamu tak perlu merasa kewalahan saat memenuhinya.

Skor kredit ini diperoleh dari seberapa lancar pembayaran utangmu selama ini. Lalu, kalau kamu punya kartu kredit, sebaiknya gunakan secara bijaksana dengan nilai kurang dari 30% total limit. Skor ini bisa kamu cek melalui SLIK OJK.

●      Utang yang Belum Lunas

Masih memiliki utang yang belum lunas? Kalau iya, usahakan untuk melunasinya semua sebelum melakukan pengajuan KTA. Hal ini akan membuat pihak penyedia semakin yakin dengan kemampuanmu dalam melunasi cicilan.

Jika mereka semakin yakin, tentu kamu akan lebih mudah untuk mendapatkan pinjaman sesuai dengan kebutuhan. Syarat-syaratnya pun lebih sederhana dengan kebebasan untuk memilih produk yang semakin tinggi.

Tidak perlu khawatir kalau kamu bisa belum melunasi semuanya secara sekaligus saat ini. Setidaknya, usahakan untuk melunasinya sesuai kemampuan dan pastikan tepat waktu sebelum jatuh tempo.

Baca Juga: Kamu Hobby Baca? Yuk Bikin Home Library dengan Pinjaman digibank KTA

●      Kelengkapan dan Keabsahan Dokumen

Aneka dokumen akan diperlukan agar pihak penyedia KTA bisa menerima pengajuanmu. Hal ini bisa berbeda sesuai dengan kebijakan masing-masing pihak tersebut.

Umumnya, dokumen yang diperlukan ialah e-KTP, slip gaji atau surat keterangan kerja bila kamu merupakan pegawai di suatu institusi, kartu keluarga, laporan keuangan atau surat keterangan usaha untuk wirausaha, rekening koran atau mutasi bank, dan NPWP.

Pastikan semua dokumen tersebut lengkap sebelum melanjutkan prosesnya. Lalu, cek keabsahannya. Jangan sampai kamu mengajukan surat-surat palsu karena bisa melanggar hukum yang berlaku.

Tak perlu khawatir karena pinjaman ini tidak memerlukan agunan atau jaminan. Jadi, kamu tidak perlu repot-repot mencari aset dan dokumennya sebelum mengajukannya.

●      KTA yang Hendak Dipilih

Saat ini, ada banyak KTA yang bisa dipilih. Kamu perlu mempertimbangkannya dengan matang sebelum memilih salah satunya untuk mendapatkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhanmu.

Dalam pemilihan ini, perhatikan berbagai syarat dan keuntungan yang ditawarkan oleh pihak penyedia. Bila perlu, bandingkan antara satu dengan lainnya untuk memudahkan pemilihannya.

Menariknya, ada KTA yang menyediakan aplikasi juga, lho! KTA seperti ini cocok bagi kamu yang tidak ingin merasa repot dan kewalahan saat melakukan proses pengajuan maupun pembayaran cicilannya.

●      Biaya yang Muncul

Selain cicilan, berbagai biaya lainnya bisa muncul saat kamu memilih KTA untuk mendukung aktivitas atau kebutuhanmu. Salah satunya adalah suku bunga yang perlu dibayar bersama cicilan itu sendiri.

Nilai suku bunga cukup bervariasi, tergantung kebijakan pihak penyedia KTA dan skor kreditmu. Kamu bisa mengeceknya terlebih dahulu dengan pihak yang bersangkutan sebelum melanjutkan proses pengajuan.

Selain itu, cek juga biaya-biaya lainnya, termasuk denda dan administrasi. Pertimbangkan keseluruhan totalnya dan sesuaikan dengan kondisi keuanganmu agar tidak terasa berat di kemudian hari.

●      Tenor Pinjaman

KTA menawarkan fasilitas berupa tenor. Artinya, kamu bisa melunasi cicilannya hingga tanggal yang telah disepakati sebelumnya. Jumlahnya pun beragam, mulai dari hitungan bulan hingga tahun.

Semakin lama tenor yang dipilih, maka jumlah cicilannya akan semakin kecil. Hal ini cocok kalau kamu mengajukan pinjaman dalam jumlah besar dan memiliki beban keuangan lain setiap bulannya.

Namun kalau kamu ingin segera menyelesaikan pinjaman dan tidak mempunyai beban keuangan lain yang terlalu besar, pilihlah tenor cepat. Perlu diketahui bahwa jumlah cicilannya akan lebih besar.

●      Akurasi Data saat Mengisi Formulir

Bila sudah menjalani proses pengajuan KTA, perhatikan akurasi data saat mengisi formulir yang disediakan oleh pihak penyedia. Pastikan data tersebut ditulis dengan benar hingga ke ejaan dan angkanya.

Setelah itu, cek sekali lagi sebelum kamu menyerahkannya kepada pihak penyedia. Hal ini. Jadi, kamu bisa memastikan bahwa tidak ada kesalahan sedikit pun saat melakukan pengisian.

●      Jawaban saat Verifikasi

Biasanya, pihak penyedia KTA akan melakukan wawancara sebelum memberikan pinjaman kepadamu. Wawancara ini dilakukan untuk memverifikasi data yang sudah kamu ajukan atau isi sebelumnya.

Umumnya, pertanyaan tersebut meliputi data pribadi, tujuan pinjaman, informasi pekerjaan maupun penghasilan, dan detail-detail lainnya. Pastikan jawaban yang kamu berikan sesuai dengan fakta. Kalau tidak, masalah bisa muncul di kemudian hari.

Selain itu, pihak penyedia juga bisa menanyakan kontak darurat, seperti keluarga atau teman. Cek apakah orang yang bersangkutan berkenan untuk diajukan sebagai kontak darurat atau tidak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Siap untuk Mengajukan KTA?

Sekarang kamu sudah punya gambaran jelas tentang hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan KTA. Kalau semua persyaratan sudah siap, layanan KTA dari DBS bisa jadi pilihan menarik untuk dipertimbangkan.

Dengan DBS KTA, kamu bisa mendapatkan limit pinjaman hingga Rp300 juta yang dapat dicicil sampai 36 bulan. Bunga yang ditawarkan juga flat, yaitu mulai dari 0,88% saja. Syaratnya pun mudah, hanya perlu memiliki e-KTP.

Tertarik untuk memulai proses pengajuan KTA ini untuk memenuhi keinginan dan kebutuhanmu? Kamu bisa mengajukannya langsung melalui form berikut.

 

Publikasi ini telah dikurasi oleh tim internal PT Bank DBS Indonesia (DBSI) dan didistribusikan oleh DBSI.

DBSI berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.

 

Baca Juga

Tips Nonton Konser Anti Bikin Bad Mood Dengan Pinjaman

5 Destinasi Wisata Low Budget Buat Kamu Yang Butuh Liburan

Ingin Ambil Kredit Untuk Mempercantik Mobil Jadulmu?