Reksadana
30 Sep 2025

Wealth Preservation VS Wealth Growth: Cara Memilih Reksadana Sesuai Tujuan Finansial

Apa tujuan Anda saat mulai berinvestasi Reksadana? Apakah Anda termasuk yang berinvestasi untuk menjaga kekayaan agar tetap stabil atau yang ingin meningkatkan kekayaan?

Dalam berinvestasi, sangat penting bagi para investor menentukan tujuan investasi mereka, entah itu untuk menjaga nilai aset (wealth preservation) maupun menumbuhkan aset (wealth grow).

Dengan memiliki tujuan yang pasti, maka hal ini akan mempermudah Anda dalam menentukan jenis instrumen investasi yang tepat.

Untuk itu, artikel ini akan membantu Anda mengenal lebih dalam tentang konsep tujuan investasi wealth preservation dan wealth growth agar nantinya memudahkan Anda memilih instrumen investasi. Simak uraian selengkapnya berikut!

Apa Itu Wealth Preservation?

Sebagai permulaan, ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu tentang konsep dari wealth preservation.

Sesuai dengan namanya, konsep ini mengacu pada strategi yang dilakukan untuk menjaga nilai aset milik seseorang dari risiko ketidakpastian ekonomi supaya tetap aman dan stabil.

Dengan konsepnya yang menjaga nilai, alih-alih mengejar pertumbuhan aset, maka dari itu strategi ini umumnya cocok dipilih oleh para investor yang konservatif atau investor yang usianya sudah menjelang waktu pensiun.

Untuk bisa mewujudkan wealth preservation ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan mulai dari melakukan diversifikasi portofolio, menggunakan asuransi, hingga memilih instrumen yang anti-inflasi.

Membahas tentang instrumen dengan karakteristik tersebut, beberapa pilihan produk Reksadana yang sesuai yaitu Pasar Uang dan Pendapatan Tetap

Apa Itu Wealth Growth?

Beralih dari wealth preservation atau strategi pelestarian kekayaan, berikutnya ada wealth grow. Istilah ini merujuk pada strategi yang memiliki tujuan untuk menumbuhkan nilai aset atau meningkatkan kekayaan dengan potensi keuntungan yang lebih besar.

Terdengar sangat menarik, strategi ini umumnya banyak digemari oleh sosok investor yang agresif dengan horizon jangka panjang. Dengan potensi keuntungan yang tinggi, Anda juga perlu tahu bahwa potensi risikonya pun selaras.

Kemudian, jika pada wealth preservation investor cenderung mengutamakan kestabilan aset, pada strategi wealth growth ini fokusnya jatuh pada meningkatkan nilai aset.

Untuk bisa mengejar wealth growth, Anda perlu tetap berhati-hati. Lakukan diversifikasi aset untuk bisa mendapatkan return tinggi.

Pastikan juga untuk selalu mempelajari produk sebelum memilihnya. Bila perlu, Anda bisa melakukan konsultasi lebih dulu dengan ahli agar tidak salah pilih instrumen.

Untuk dijadikan sebagai pertimbangan, beberapa pilihan produk Reksa Dana yang bisa Anda pilih yaitu Saham atau bisa juga Campuran.

Baca juga: Definisi Investor “Wait and See”, Mengapa Penting di Tengah Situasi Pasar Uang 2025?

Cara Memilih Reksadana Sesuai Tujuan Finansial

Setelah mengetahui secara umum tentang konsep dari tujuan finansial wealth preservation dan wealth growth, pada pembahasan kali ini akan diberikan cara-cara yang bisa dilakukan agar Anda bisa memilih produk Reksa Dana yang sesuai dengan tujuan finansial Anda.

Cara yang dapat Anda lakukan ialah sebagai berikut:

●       Tentukan Profil Risiko

Pertama-tama, Anda perlu mengetahui profil risiko Anda sebagai seorang investor. Singkatnya, tipe profil risiko itu terbagi menjadi tiga, yaitu konservatif, moderat, dan agresif.

Profil risiko konservatif cenderung main aman dan banyak dipilih oleh investor yang ingin mempertahankan nilai aset supaya tetap stabil. Pilihan produk yang bisa Anda pilih di antaranya yaitu Reksa Dana Pendapatan Tetap maupun Pasar Uang.

Kemudian, ada profil risiko moderat yang mencari keseimbangan pada potensi keuntungan dan risiko. Untuk rekomendasi produknya, salah satu yang bisa Anda pilih yaitu Reksa Dana Campuran.

Sementara profil risiko agresif biasanya dimiliki oleh investor yang berkeinginan untuk mendapatkan keuntungan besar dan meningkatkan nilai asetnya. Anda yang memiliki profil risiko ini bisa memilih instrumen Reksa Dana Saham.

●       Sesuaikan Horizon Investasi

Cara berikutnya yaitu Anda bisa mempertimbangkan berdasarkan horizon atau jangka waktu investasi. Untuk Anda yang memiliki tujuan finansial wealth preservation, maka Anda sebaiknya memilih instrumen yang jangka waktunya pendek seperti Pasar Uang.

Sementara jika Anda memiliki tujuan wealth growth, agar bisa meningkatkan nilai aset, Anda direkomendasikan untuk memilih instrumen Reksadana Saham.

●       Diversifikasi

Kemudian, Anda juga bisa melakukan diversifikasi atau penyebaran aset. Dengan melakukan langkah ini, maka Anda bisa mengombinasikan beberapa jenis Reksa Dana supaya portofolio Anda pun lebih stabil dan seimbang.

Lebih dari itu, keuntungan lainnya dari mengambil langkah diversifikasi yaitu bisa meminimalisir kerugian karena tidak hanya bergantung pada satu instrumen saja.

●       Rutin Evaluasi Portofolio

Cara yang terakhir yaitu pastikan Anda rutin melakukan evaluasi portofolio. Hal ini penting agar hasil investasi Anda bisa sesuai dengan tujuan finansial yang sudah ditentukan, baik itu wealth preservation maupun wealth growth.

Strategi Mengombinasikan Wealth Preservation & Wealth Growth

Setiap orang pastinya memiliki tujuan finansial yang berbeda-beda. Ada investor yang ingin menjaga kekayaannya dan ada yang ingin menumbuhkan asetnya.

Namun, nyatanya sebagai investor, Anda tidak harus memilih salah satu dari kategori tujuan finansial tersebut. Melainkan Anda bisa menggunakan strategi untuk mengombinasikan antara tujuan wealth preservation dengan wealth growth.

Dengan menggabungkan kedua strategi tersebut, maka Anda bisa menjaga keseimbangan sekaligus meningkatkan potensi imbal hasil yang didapatkan.

Sebagai contoh, Anda bisa menempatkan sebagian porsi aset ke produk Reksa Dana pendapatan tetap untuk mendukung stabilitas aset dan sebagian yang lain diletakkan di Reksa Dana Saham untuk menumbuhkannya.

Perbankan Prioritas DBS Treasures Mitra Tepercaya untuk Memulai Investasi Anda

Dari pembahasan di atas, diketahui bahwa sangat penting untuk menentukan tujuan finansial sebelum memulai berinvestasi. Dengan tujuan yang sudah ditetapkan, maka hal ini bisa mempermudah Anda untuk menentukan instrumen hingga mengatur strategi yang tepat.

Hal ini juga berlaku ketika Anda ingin berinvestasi dengan produk Reksadana. Pasalnya, pemilihan produk ini sangat bergantung dengan tujuan Anda yang ingin menjaga kekayaan atau menumbuhkannya.

Membahas soal investasi dengan instrumen satu ini, salah satu mitra tepercaya yang direkomendasikan ialah perbankan prioritas DBS Treasures. Dengan mitra ini, Anda akan diberikan rekomendasi produk yang sesuai dengan profil risiko hingga tujuan finansial Anda.

Ditambah lagi, pengelolaan investasi juga akan dilakukan oleh Manajemen Investasi profesional yang berpengalaman dalam mengoptimalkan kinerja produk.

Dalam perjalanan investasi, Anda membutuhkan partner yang mampu mendukung setiap langkah penting. Perbankan prioritas DBS Treasures hadir sebagai mitra terpercaya untuk membantu mewujudkan tujuan finansial Anda.

Melalui layanan perbankan prioritas, DBS Treasure menghadirkan rekomendasi produk yang sesuai dengan profil risiko sekaligus mengelola dana Anda bersama Manajer Investasi profesional yang berpengalaman.

Aplikasi DBS digibank juga turut hadir untuk mempermudah transaksi Anda mulai dari jual, beli, switching, hingga proses registrasi SID (Single Investor Identification).

Anda juga didukung analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial yang akan mengomunikasikannva dan mendapatkan peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portfolio Anda, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML). Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi.

Bagi Anda yang ingin berinvestasi Reksadana bersama mitra perbankan prioritas DBS Treasures, Anda bisa mendapatkan informasi selengkapnya dengan klik di sini.

Baca juga:

Memahami Konsep Switching dalam Investasi Reksadana

Kenali Istilah Window Dressing pada Reksadana & Cara Kerjanya!

Diversifikasi dengan Reksadana Pendapatan Tetap, Kenali 8 Karakteristiknya