Profil Seth Klarman
30 Nov 2025

Tak Banyak Orang Tahu, Inilah Profil Seth Klarman Penganut Value Investing!

Bagi investor Reksadana, Obligasi, dan instrumen investasi lainnya, tentu familier dengan sosok Warren Buffet dengan prinsip value investing. Namun, tahukah Anda bahwa ada satu sosok superinvestor lainnya yang menerapkan prinsip yang sama?

Sosok tersebut adalah Seth Klarman, yang bukan hanya tokoh investor dengan prinsip value investor, melainkan juga seorang pemimpin salah satu perusahaan hedge fund terbesar dunia.

Apabila Anda penasaran dengan sosok Seth Klarman dan kontribusinya dalam dunia investasi, maka pembahasan kali ini patut Anda perhatikan. Berikut pembahasannya!

Mengenal Seth Klarman, Si “Underrated Value Investor

Lahir di New York, Amerika Serikat, pada tahun 1957, Seth Klarman sudah dikelilingi oleh lingkungan bisnis dari ayahnya. Saham pertama yang dibeli oleh Klarman saat usianya masih 10 tahun adalah Johnson & Johnson.

Kemudian pada tahun 1982, beliau mendirikan The Baupost Group yang bertanggung jawab mengelola dana fundraising sebesar 27 juta dolar AS. Hal ini membuka peluang beliau untuk terus berinvestasi ke pasar ekuitas (saham).

Saat memimpin perusahaan The Baupost Group, Seth Klarman mulai mengaplikasikan strategi value investing. Strategi tersebut terbukti efektif pada krisis ekonomi tahun 2008, yang mana prinsip tersebut sukses memberikan jalan keluar bagi para investor dan mencegah kerugian yang lebih besar.

Kesuksesan Klarman dalam dunia investasi membawa perusahaan hedge fund sebagai salah satu yang terbesar di dunia pada tahun 2004. Pada saat itu, jumlah Assets Under Management (AUM) The Baupost Group mencapai 27 miliar dolar AS.

Filosofi Investasi Seth Klarman

Kesuksesan Seth Klarman dalam berinvestasi dan kemampuannya meminimalisir kerugian saat pasar uang bergejolak pada krisis ekonomi tahun 2008 tak terlepas dari filosofi yang dianutnya.

Prinsip value investing tidak akan berjalan lancar tanpa filosofi ini. Berikut tiga filosofi investasi yang dapat Anda terapkan pada instrumen investasi Obligasi, Reksadana, dan sebagainya.

●       Going Concern Value

Filosofi going concern valuer cocok digunakan untuk perusahaan yang menghasilkan cash flow stabil dan konsisten. Metode ini juga memiliki nama lain, yakni discounted cash flow methods.

Saat mengaplikasikannya dalam dunia investasi, Klarman akan menggunakan discount rate yang lebih konservatif. Tujuannya agar angka valuasi yang didapat lebih mungkin diterima oleh pasar.

●       Stock Market Value

Stock market value merupakan filosofi atau metode yang karakteristiknya adalah membandingkan rasio perusahaan dengan rata-rata rasio semua perusahaan yang ada pada satu bursa efek.

Kritik terbesar dari Seth Klarman adalah banyak Manajer Investasi yang berpikir jangka pendek pada krisis ekonomi tahun 2008. Beliau justru berinvestasi dengan gaya yang tidak biasa, seperti membeli aset perusahaan ketika undervalued.

Salah satu strategi yang Klarman lakukan saat memimpin The Baupost Group adalah berinvestasi pada perusahaan yang banyak dipandang sebelah mata oleh sebagian besar investor.

●       Liquidation Value

Metode terakhir yang erat kaitannya dengan prinsip berinvestasi ala Seth Klarman adalah liquidation value. Dikenal sebagai metode yang mempertimbangkan kemungkinan terburuk, strategi ini cocok digunakan oleh setiap investor.

Singkatnya, metode ini merupakan metode NAV (Net Asset Value). Jika Anda berinvestasi Reksadana hingga Obligasi, nilai likuidasi memegang peranan penting untuk menilai suatu keuntungan atau kerugian instrumen investasi.

Baca Juga: Obligasi ORI vs Deposito: Mana yang Lebih Menguntungkan?  

Nilai-nilai dalam Aspek Value Investor

Keberhasilan Seth Klarman dalam mengoptimalisasikan investasi tak terlepas dari nilai-nilai value investing. Maka dari itu, perluas peluang Anda dalam keuntungan berinvestasi dengan menerapkan nilai-nilai berikut:

●       Kategori Investasi

Pilih masing-masing kategori investasi yang paling cocok dengan karakteristik Anda. Seperti diketahui bahwa terdapat tiga jenis kategori profil risiko investor, yaitu konservatif, moderat, dan agresif.

Anda dapat menentukan sendiri kategori profil risiko yang Anda ambil. Tentunya semua wajib disesuaikan dengan tujuan serta instrumen investasi yang Anda inginkan.

Misal, kategori investasi jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang. Semua wajib ditentukan sebelum Anda berinvestasi.

●       Penentuan Margin of Safety

Prinsip margin of safety sangat familier dalam dunia investasi. Istilah ini merujuk pada sebuah gap atau batasan antara harga aset yang ada pada pasar uang dengan harga sesungguhnya dikenal sebagai margin of safety.

Mempertimbangkan prinsip ini dalam berinvestasi dapat menjadi pelindung dari aspek uncertainty atau ketidakpastian yang pasti terjadi dalam pasar uang.

Jika Anda ingin meminimalisir kerugian saat berinvestasi, terapkan margin of safety pada setiap transaksi Anda di pasar uang. Lakukan analisis yang menyeluruh dan pengambilan strategi yang tepat agar peluang keuntungan terus meningkat.

●       Disiplin dan Sabar

Penerapan value investing untuk menjadi value investor yang sukses tentunya tidak lepas dari kedisiplinan dan kesabaran. Biasakan untuk berpikir out of the box untuk menjadi investor yang sukses.

Anda dituntut untuk sabar, teliti, dan jeli dalam mencari aset dengan valuasi atau harga murah. Sebab, Anda juga harus menghadapi tantangan untuk beradaptasi pada volatilitas dan fluktuasi pasar uang.

Selain itu, kesabaran juga penting untuk dimiliki, mengingat banyak investor yang panik untuk menjual asetnya saat kondisi pasar uang tidak sesuai dengan harapannya.

●       Kuncinya Adalah Diversifikasi Aset

Sebagai tokoh superinvestor yang memperkenalkan value investing, Seth Klarman juga menekankan bahwa diversifikasi aset adalah hal krusial yang harus dilakukan, namun tetap tahu batasannya.

Beliau percaya bahwa diversifikasi portofolio dapat meminimalisir dampak aset yang berkinerja buruk agar tidak memengaruhi aset lainnya atau keseluruhannya.

Oleh karena itu, mulailah diversifikasi aset Anda sekarang juga. Jangan ragu untuk memilih portofolio aset yang berbeda. Tetap terbuka dengan kesempatan dan strategi yang tepat untuk meminimalisir risiko di kemudian hari.

Aplikasikan Wawasan Berinvestasi Anda Bersama Perbankan Prioritas DBS Treasures

Tidak perlu menjadi superinvestor seperti Seth Klarman untuk menjadi investor sukses dengan keuntungan optimal. Anda hanya perlu menerapkan hal-hal esensial di atas pada setiap instrumen investasi Anda.

Terapkan prinsip value investing dari Seth Klarman saat Anda berinvestasi Obligasi Pemerintah di perbankan prioritas DBS Treasures. Tawaran keunggulan yang dirancang untuk memberikan rasa aman sekaligus hasil yang optimal.

Ragam pilihan mata uang dan jangka waktu juga ditawarkan agar Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan strategi finansial. Kupon berkala dengan nilai kompetitif akan Anda dapatkan.

Lakukan transaksi investasi dengan cepat dan fleksibel melalui Aplikasi DBS digibank. Anda dapat melakukan transaksi jual beli, switching, dan registrasi SID (Single Investor Identification) via aplikasi tersebut.

Anda juga akan didukung tim ahli finansial yang mengomunikasikan analisis pasar terkurasi serta peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portofolio Anda, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML). Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi.

Saatnya mulai berinvestasi Obligasi bersama perbankan prioritas DBS Treasures. Terapkan berbagai insight bermanfaat dari berbagai tokoh superinvestor agar aktivitas investasi Anda terus berkembang!

 

Publikasi ini telah dikurasi oleh tim internal PT Bank DBS Indonesia (DBSI) dan didistribusikan oleh DBSI.

DBSI berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.

 

Baca Juga:

Rahasia Hidup Tenang Saat Pensiun: Investasi Obligasi FR dari Sekarang

Beda Obligasi FR dan SBN Ritel, Jangan Sampai Salah Pilih!

Wealth Transfer 101: Panduan Dasar Alih Kekayaan Lintas Generasi