Investasi
30 Nov 2025

Peran Bank Kustodian dalam Menjaga Keamanan Aset Investasi Anda

Ketika memilih investasi Reksadana, hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan selain potensi imbal hasil ialah terkait keamanan aset. Di balik pengelolaan portofolio oleh Manajer Investasi, nyatanya ada lembaga bernama bank kustodian yang berperan menjaga keutuhan aset tersebut.

Kehadiran bank kustodian ini memberikan kepastian tentang dana milik investor agar terpisah dari aset pengelola sekaligus memberikan perlindungan supaya tidak disalahgunakan. Melalui pengawasan yang ketat, bank ini menjadi elemen penting dalam membangkitkan kepercayaan pada instrumen Reksadana.

Artikel ini akan membahas secara detail tentang bank kustodian, mulai dari peran yang dimilikinya hingga alasan yang membuat kehadiran dari bank ini begitu penting. Simak uraian berikut ini.

Apa itu Bank Kustodian?

Dalam dunia investasi, bank kustodian merupakan lembaga keuangan yang tugas utamanya menyimpan dan mengamankan aset keuangan milik investor, baik individu maupun perusahaan dengan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lembaga ini berbeda dengan Manajer Investasi yang bertugas sebagai pengelola dan pengambil keputusan pada setiap transaksi investasi. Meskipun demikian, peran dari dua lembaga ini saling melengkapi untuk memastikan pengelolaan dana dilakukan secara profesional dan transparan.

Kehadiran bank kustodian sebagai pihak independen dan netral membuatnya tidak memiliki kepentingan terhadap keputusan yang diambil oleh Manajer Investasi.

Sebagai lembaga yang menjaga keamanan aset, bank kustodian didukung oleh teknologi keamanan berlapis untuk mencegah kebocoran informasi hingga penyalahgunaan aset.

Peran Penting Bank Kustodian dalam Investasi

Setiap lembaga yang terlibat dalam kegiatan investasi tentu memiliki peranan masing-masing dan saling berkesinambungan.

Dalam lingkup investasi Reksadana, bank kustodian memegang peranan yang sangat vital. Jika tidak ada lembaga ini, maka sistem pengelolaan dana investasi bisa kacau karena tidak adanya pengawasan.

Lebih detailnya, berikut ini beberapa peran atau fungsi dari bank kustodian.

●       Menyimpan Aset

Peran pertama yang dimiliki oleh bank kustodian ialah melakukan penyimpanan terhadap aset investor. Bank yang satu ini bertanggung jawab dalam menyimpan aset, entah itu dalam bentuk uang tunai, saham, maupun instrumen lainnya.

Penyimpanan aset ini harus dilakukan dengan sistem pengamanan yang ketat. Selain disimpan secara terpisah, penyimpanan aset juga perlu melewati proses audit secara berkala agar terjamin keutuhan dan transparansinya.

●       Mencatat Transaksi

Peran berikutnya dari bank kustodian yakni melakukan pencatatan transaksi. Setiap transaksi yang dilakukan oleh Manajer Investasi, baik itu penjualan maupun pembelian, akan dicatat dan diverifikasi oleh lembaga ini.

Dengan demikian, seluruh transaksi dan pergerakan aset milik investor mempunyai pencatatan secara resmi yang akurat. Pencatatan transaksi ini dinilai penting untuk menjaga transparansi dalam pengelolaan aset.

●       Memfasilitasi Penyelesaian Transaksi

Selanjutnya, bank kustodian juga memiliki fungsi dalam memfasilitasi penyelesaian transaksi. Saat Manajer Investasi memutuskan untuk melakukan pembelian maupun penjualan aset atas nama investor, lembaga bank kustodian ini akan memastikan bahwa proses penyelesaian transaksi dilakukan secara tepat dan sesuai regulasi.

Proses ini umumnya meliputi pemindahan kepemilikan aset supaya transaksi yang dilakukan tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan. Fungsi ini juga memastikan supaya tidak ada penundaan maupun kesalahan lain selama proses transfer aset.

Baca Juga: BI Rate Turun 25 Poin, Apa Efeknya bagi Reksadana?

●       Melaporkan Aktivitas Aset

Bank kustodian memiliki peran penting dalam pencatatan aktivitas aset Reksadana. Lembaga ini memberikan laporan kepada Manajer Investasi, regulator, dan tentunya investor terkait status aset yang disimpannya secara berkala.

Umumnya, laporan ini berisi informasi yang mencakup tentang perubahan nilai aset, transaksi yang dilakukan, hingga nilai portofolio. Dengan begitu, investor dapat memantau perkembangan investasinya dengan mudah dan transparan.

●       Melindungi Potensi Penyalahgunaan Aset

Seperti yang telah disebutkan, penyimpanan aset investasi milik investor dilakukan secara terpisah dari aset yang dimiliki oleh Manajer Investasi. Peranan ini sangat penting agar investor terlindungi dari potensi penyalahgunaan aset.

Dengan begitu, Anda sebagai investor tidak perlu khawatir terhadap risiko kehilangan aset karena penyimpanan di bank kustodian diawasi secara ketat oleh lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan didukung oleh peraturan yang ketat.

●       Menjadi Pengawas

Satu lagi fungsi penting yang dimiliki oleh bank kustodian yakni menjadi pengawas. Sebagai pihak independen, lembaga ini berperan dalam memastikan Manajer Investasi melaksanakan tugas pengelolaannya sesuai dengan ketentuan.

Bank kustodian akan melakukan pemantauan sehari-hari untuk memastikan bahwa arus dana tidak digunakan di luar kebutuhan investasi. Sementara, jika ditemukan penyimpangan, bank kustodian akan melaporkan situasi tersebut ke Otoritas Jasa Keuangan.

Mengapa Keberadaan Bank Kustodian Penting?

Poin sebelumnya telah menggambarkan secara jelas tentang fungsi bank kustodian dalam pengeloaan investasi. Peran tersebut meliputi penyimpan aset, pencatat transaksi, hingga sebagai lembaga pengawas.

Tanpa kehadiran bank kustodian, risiko yang merugikan investor sangat rentan terjadi, mulai dari manipulasi data, kesalahan pencatatan, hingga penyalahgunaan dana untuk kebutuhan di luar investasi.

Sementara itu, hadirnya bank kustodian di tengah kegiatan investasi Reksadana memiliki pengaruh yang sangat signifikan. Berikut alasan mengapa keberadaan bank kustodian sangatlah penting.

●       Menjaga Transparansi

Alasan pertama karena bank kustodian menawarkan transparansi yang dibutuhkan oleh para investor. Kehadiran lembaga ini menjamin kejelasan dengan mencatat seluruh transaksi penjualan dan pembelian yang dilakukan oleh Manajer Investasi.

Dengan statusnya sebagai lembaga independen, maka investor memiliki kepastian terkait dana investasi yang dikelola secara jujur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengelolaan secara transparan ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi karena bank kustodian turut berperan dalam pengawasan yang jelas.

●       Memberikan Rasa Aman bagi Investor

Melakukan investasi dengan dana yang besar membutuhkan keberanian yang juga sama besar. Selain potensi risiko yang tinggi, rasa aman dan tenang dalam berinvestasi juga dipengaruhi oleh kehadiran bank kustodian.

Sebagai lembaga yang berperan menjaga keamanan, bank kustodian memastikan bahwa penyimpanan aset dilakukan terpisah dari pihak pengelola, hal ini bertujuan agar tidak terjadi penyalahgunaan aset oleh Manajer Investasi.

Bank kustodian senantiasa melakukan pengawasan secara ketat supaya investor merasa aman selama proses investasi, karena lembaga-lembaga yang bekerja melakukan tugasnya secara profesional.

Perbankan Prioritas DBS Treasures, Mitra Tepercaya untuk Mulai Investasi Anda

Menjaga keamanan aset investasi juga bisa didukung dengan pemilihan mitra yang tepat dan tepercaya. Membahas soal mitra yang dapat diandalkan, salah satu yang bisa menjadi pertimbangan Anda ialah perbankan prioritas DBS Treasures

Bersama perbankan prioritas DBS Treasures, Anda akan dipermudah karena pengelolaan investasi dilakukan oleh Manajer Investasi yang mahir dalam mengoptimalkan kinerja produk.

Lebih dari itu, Anda juga bisa menerapkan strategi diversifikasi dan menyebarkan dana ke beberapa aset untuk mengurangi risiko dalam berinvestasi. Wawasan informatif tentang analisa pasar pun bisa Anda dapatkan dari tim ahli finansial.

Kemudian perbankan prioritas DBS Treasures juga menawarkan kemudahan pada investor dalam bentuk Aplikasi DBS digibank. Aplikasi ini bisa membantu Anda dalam melakukan transaksi jual, beli switching, hingga registrasi SID (Single Investor Identification).

Anda juga akan didukung tim ahli finansial yang mengomunikasikan analisis pasar terkurasi serta peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portofolio Anda, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML). Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect) sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi.

Segera mulai perjalanan investasi Reksadana Anda bersama mitra perbankan prioritas DBS Treasures sekarang.

 

Publikasi ini telah dikurasi oleh tim internal PT Bank DBS Indonesia (DBSI) dan didistribusikan oleh DBSI.

DBSI berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.

 

Baca Juga:

In This Economy, Benarkah Reksadana Jadi Pilihan Investasi yang Masih Aman?  

Berkenalan dengan Hedge Fund dan Bedanya dengan Investasi Reksadana

Value Investing: Salah Satu Strategi Investasi dari Charlie Munger