khawatir
01 May 2025

Khawatir Investasi Anda Gagal? Jangan Lupakan 7 Hal Ini

7 Hal Penting yang Sering Dilupakan Saat Berinvestasi                 

  1. Tidak Memiliki Visi yang Jelas untuk Tujuan Finansial
  2. Terlalu Berfokus pada Total Return, Bukan Laba Bersih
  3. Membiarkan Emosi Mengendalikan Keputusan Investasi
  4. Tidak Sabar
  5. Menginvestasikan Dana yang Akan Segera Digunakan
  6. Gagal Mendiversifikasi Portofolio
  7. Hanya Mengikuti Tren

Mulai Investasi Reksadana Bersama perbankan prioritas DBS Treasures 

 

Rasa cemas atau keraguan sering kali menghampiri investor ketika hasil investasi tidak sesuai harapan. Dalam investasi Reksadana, ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar investasi Anda dapat berkembang optimal.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab utama investasi tidak berkembang. Hal ini bisa menjadi upaya untuk menghindari kesalahan di masa depan!

7 Hal Penting yang Sering Dilupakan Saat Berinvestasi

Ketika investasi gagal memberikan hasil yang diharapkan, seringkali ada faktor internal yang terlewatkan. Berikut adalah beberapa penyebab utama yang seringkali menyebabkan investasi Anda tidak berkembang.

1.    Tidak Memiliki Visi yang Jelas untuk Tujuan Finansial

Investasi Reksadana tanpa tujuan yang jelas bisa membuat Anda terombang-ambing. Untuk meraih hasil yang maksimal, Anda perlu memiliki visi yang jelas mengenai tujuan finansial yang ingin dicapai.

Apakah tujuan Anda untuk pendidikan, pensiun, atau membeli properti? Menetapkan tujuan yang spesifik akan membantu Anda memilih instrumen yang tepat.

Tanpa visi yang jelas, Anda akan kesulitan menentukan strategi yang sesuai. Ini dapat membuat Anda salah memilih produk investasi atau mengambil keputusan yang merugikan.

Dengan tujuan yang terarah, Anda dapat lebih fokus dalam mengelola portofolio investasi. Ingat, setiap langkah investasi harus sesuai dengan rencana jangka panjang Anda.

2.    Terlalu Berfokus pada Total Return, Bukan Laba Bersih

Banyak investor tertarik dengan angka total return yang tinggi, tetapi mereka sering lupa menghitung biaya tersembunyi. Total return bisa sangat menggoda, namun laba bersih yang sesungguhnya lebih penting.

Setelah dipotong biaya, pajak, dan biaya transaksi lainnya, keuntungan yang terlihat besar bisa saja menyusut. Anda perlu selalu mengevaluasi hasil investasi dengan mempertimbangkan pengeluaran yang terkait.

Mengabaikan biaya tersembunyi bisa membuat keputusan investasi Anda tidak rasional. Fokus pada laba bersih yang didapat setelah seluruh potongan agar Anda bisa menilai seberapa efektif investasi tersebut.

Jangan terjebak oleh angka besar yang belum tentu mencerminkan keuntungan sebenarnya. Pastikan setiap keputusan investasi berdasarkan hasil yang realistis, bukan hanya angka total return.

3.    Membiarkan Emosi Mengendalikan Keputusan Investasi

Emosi yang tidak terkendali bisa menjadi penghalang besar dalam investasi Reksadana. Ketika pasar berfluktuasi, rasa takut bisa mendorong Anda untuk menjual aset terlalu cepat.

Sebaliknya, saat pasar sedang bagus, rasa serakah bisa membuat Anda berinvestasi lebih banyak tanpa pertimbangan. Keputusan impulsif seperti ini bisa merugikan portofolio investasi Anda.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan emosional saat berinvestasi. Setiap keputusan harus didasarkan pada analisis yang matang, bukan perasaan sesaat.

Jika Anda membiarkan emosi mengendalikan, Anda berisiko kehilangan keuntungan yang seharusnya bisa Anda raih. Menjaga kedewasaan dan rasionalitas dalam mengambil keputusan investasi sangatlah penting.

 

4.    Tidak Sabar

Investasi Reksadana membutuhkan kesabaran, dan itu adalah salah satu kunci kesuksesan jangka panjang. Banyak orang cenderung ingin melihat hasil cepat dan akhirnya terburu-buru dalam membuat keputusan investasi.

Padahal, keuntungan besar tidak datang dalam waktu singkat. Jika Anda tergoda untuk mencari hasil instan, bisa jadi Anda justru akan merugikan diri sendiri.

Biarkan dana yang Anda investasikan tumbuh seiring waktu. Setiap instrumen investasi memerlukan waktu untuk berkembang, dan kesabaran akan menghasilkan keuntungan yang lebih baik.

Hindari godaan untuk menarik dana terlalu cepat ketika pasar sedang turun. Jangan biarkan rasa ingin cepat kaya merusak potensi keuntungan Anda.

5.    Menginvestasikan Dana yang Akan Segera Digunakan

Investasi Reksadana seharusnya dilakukan dengan dana yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat. Banyak investor yang membuat kesalahan dengan mengalokasikan dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan mendesak.

Jika Anda menaruh uang yang dibutuhkan dalam waktu dekat di instrumen investasi, risiko yang Anda hadapi lebih besar. Tekanan psikologis bisa meningkat saat pasar mengalami penurunan, sehingga Anda tergoda untuk menarik dana lebih cepat.

Ini bisa mengakibatkan kerugian yang tak perlu. Pastikan hanya menginvestasikan uang yang Anda siap untuk biarkan tumbuh dalam jangka panjang.

Ini adalah salah satu langkah utama untuk mengurangi tekanan dan membuat keputusan investasi yang lebih rasional. Investasi tidak harus dipaksakan, terutama jika dana tersebut dibutuhkan dalam waktu dekat.

6.    Gagal Mendiversifikasi Portofolio

Diversifikasi adalah prinsip investasi yang sangat penting namun sering diabaikan. Ketika semua dana dialokasikan ke satu jenis aset atau sektor, risiko yang Anda hadapi menjadi lebih besar.

Diversifikasi membantu Anda menyebar risiko dengan menempatkan dana pada berbagai jenis instrumen investasi. Jika satu aset mengalami penurunan, aset lainnya bisa membantu menyeimbangkan kerugian.

Dengan memiliki portofolio yang terdiversifikasi, Anda meminimalisir kemungkinan kerugian yang besar. Jangan letakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, karena pasar bisa sangat fluktuatif.

Aset yang berbeda memberikan potensi keuntungan yang lebih seimbang dan risiko yang lebih terkontrol. Pastikan Anda membangun portofolio yang beragam untuk hasil yang lebih optimal.

7.    Hanya Mengikuti Tren

Banyak investor yang tergoda mengikuti tren investasi Reksadana yang sedang populer. Meskipun tren bisa menawarkan keuntungan dalam jangka pendek, tidak semua tren berkelanjutan.

Mengikuti arus tanpa pemahaman mendalam tentang instrumen yang Anda pilih bisa mengarah pada kerugian. Penting untuk melakukan analisis mendalam sebelum berinvestasi, bukan hanya sekedar mengikuti apa yang sedang ramai dibicarakan.

Pastikan setiap keputusan investasi berdasarkan pemahaman yang kuat mengenai instrumen tersebut dan profil risiko Anda. Tren bisa cepat berubah, tetapi investasi yang berbasis analisis yang solid akan memberikan hasil yang lebih stabil.

Jangan biarkan tren sesaat mengalihkan perhatian Anda dari investasi yang bijak dan terencana. Selalu pertimbangkan data dan tujuan jangka panjang sebelum mengikuti arus pasar.

Mulai Investasi Reksadana Bersama Perbankan Prioritas DBS Treasures

Investasi bukan soal cepat kaya, tetapi tentang perencanaan keuangan jangka panjang yang bijak. Salah satu pilihan tepat adalah dengan berinvestasi Reksadana bersama perbankan prioritas DBS Treasures sebagai mitra tepercaya.

Memulai investasi kini tidak perlu ribet atau membingungkan karena bersama perbankan prioritas DBS Treasures, Anda dapat mempercayakan dana kepada Manajer Investasi profesional yang berpengalaman.

Anda tidak perlu memantau pasar setiap hari karena portofolio sudah dikelola dengan strategi terbaik. Perbankan prioritas DBS Treasures juga memiliki tim finansial andal yang aktif membagikan insight dan analisis pasar terkini secara berkala.

Jadi, Anda tetap mendapatkan peluang investasi yang sesuai dengan profil risiko. Selain itu, strategi diversifikasi juga diterapkan, yaitu dengan menyebar dana ke berbagai instrumen agar risiko bisa diminimalkan.

Terlebih lagi, Anda dapat mengakses Aplikasi digibank by DBS yang membuat investasi Reksadana jadi lebih praktis.

Melalui aplikasi mobile ini, Anda dapat melakukan registrasi SID (Single Investor Identification) dan bertransaksi jual, beli, serta switch secara aman.

Anda juga akan didukung analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial yang mengomunikasikannya dan mendapatkan peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portofolio Anda, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML). Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi.

Perbankan prioritas DBS Treasures siap mendampingi Anda melalui layanan profesional dan wawasan pasar terkini.  Klik di sini untuk cari informasi lebih detail tentang investasi Reksadana di perbankan prioritas DBS Treasures.

 

 

 

 

Hubungi Kami Diskusikan strategi manajemen kekayaan Anda.

Investasi Sekarang Segera raih peluang di Aplikasi digibank by DBS