Kartu kredit memberikan banyak kemudahan bagi kita dalam melakukan aneka jenis transaksi. Apalagi untuk jenis transaksi digital seperti pembayaran subscription.
Di zaman sekarang ini sepertinya subscription menjadi salah satu kebutuhan yang penting untuk dipenuhi. Hanya saja kadang kita tidak menyadari bahwa ada terlalu banyak subscription yang harus dibayar.
Jika kamu tidak bisa mengaturnya dengan benar, maka tumpukan subscription tadi pasti bisa membuat pengeluaranmu membengkak. Yuk cari tahu bagaimana cara mengaturnya!
Mengapa Biaya Subscription Sering Tidak Terasa Membengkak?
Tanpa disadari, biaya subscription selama ini ternyata terasa tidak begitu besar. Seolah kamu terasa begitu ringan saat melakukan pembayaran subscription yang sebenarnya nominalnya cukup banyak.
Berikut adalah beberapa hal yang membuat biaya subscription tidak terasa membengkak.
● Biaya Bulanan Relatif Kecil
Alasan pertama adalah karena biaya bulanan yang relatif kecil dan dianggap ringan. Padahal sebenarnya jika dipikir kembali biaya tersebut cukup mahal, apalagi jika diakumulasi dengan subscription lainnya.
● Pembayaran Dilakukan Otomatis
Kamu juga merasa terganggu budget subscription tidak membengkak karena pembayaran dilakukan secara otomatis. Misalnya saja dengan menggunakan fitur autodebet atau auto-payment.
● Ada Beberapa Layanan dengan Fungsi Serupa
Penyebab lainnya adalah karena kamu melakukan subscription beberapa jenis layanan yang fungsinya serupa. Jadi bahkan kamu tidak menyadari kalau kamu ternyata subscribe cukup banyak layanan dengan biaya besar.
● Tidak Mengevaluasi Subscription yang Sudah Tidak Digunakan
Kamu tidak melakukan evaluasi berkala dan menghapus subscription yang sudah tidak digunakan. Alhasil kamu terus memiliki banyak layanan yang perlu dibayar tanpa menyadari nominalnya cukup besar.
● Muncul Layanan Baru yang Menarik untuk Dicoba
Bisa saja terus muncul layanan baru yang menarik untuk kamu coba. Hal ini juga akan membuat kamu merasa tidak keberatan membayar subscription setiap bulannya.
Berapa Idealnya Biaya untuk Subscription Setiap Bulan?
Tentunya setiap orang memiliki batasan yang berbeda mengenai pengeluaran mereka untuk urusan subscription layanan. Semuanya tergantung pada kebutuhan dan kondisi keuangan masing-masing.
Besar biaya ideal ini sangat fleksibel tergantung seperti apa cash flow juga pemasukan yang kamu dapatkan. Sebaiknya alokasikan dana ini ke kelompok gaya hidup dan hiburan yang artinya tidak masuk ke kebutuhan primer.
Pastikan juga besar biaya untuk subscription ini tidak mengganggu keuanganmu. Jika dirasa pembayarannya sudah membuat cash flow berantakan dan keuangan tidak stabil maka sebaiknya segera dievaluasi kembali.
Kamu juga harus memastikan bahwa semua kebutuhan primer juga tanggung jawab finansial utama sudah terpenuhi. Barulah nanti bisa menghitung alokasi dana untuk subscription layanan.
Tanda-Tanda Subscription Perlu Dibatalkan
Salah satu alasan mengapa alokasi dana untuk subscription bisa membengkak adalah karena kamu tidak melakukan evaluasi. Jadi kamu tetap berlangganan meskipun layanan tersebut tidak lagi kamu gunakan.
Berikut beberapa tanda subscription perlu dibatalkan agar kamu bisa lebih selektif dan budget lebih efektif.
● Layanan Lama Tidak Digunakan
Tentunya layanan yang perlu kamu bayar biaya langganannya adalah layanan yang memang masih digunakan. Jika layanan tersebut sudah cukup lama tidak digunakan, lebih baik dihentikan.
Salah satu alasan biaya subscription membengkak adalah karena kamu tidak menghentikan layanan lama dan membiarkannya terus terbayar.
● Berlangganan Beberapa Platform dengan Fungsi Serupa
Kamu tidak menyadari telah berlangganan beberapa jenis platform dengan fungsi serupa. Ini akan membuat kamu terlalu banyak pengeluaran. Lebih baik pilih platform dengan fungsi yang berbeda dan bermanfaat.
● Sering Lupa Memiliki Subscription Tertentu
Jika kamu sudah lupa punya subscription layanan tertentu, lebih baik hentikan saja. Ini menjadi tanda bahwa kamu sudah tidak membutuhkan layanan tersebut dan membayar biayanya hanya akan memperbesar pengeluaranmu.
Baca juga: Peran Skala Prioritas dalam Membuat Keputusan Finansial
● Pengeluaran Subscription Mulai Mengurangi Alokasi Dana Lain yang Lebih Penting
Tanda lainnya adalah kamu menyadari bahwa pengeluaran untuk subscription sudah terlalu besar. Bahkan sampai mengurangi alokasi dana lain yang sebenarnya lebih penting.
Jika hal ini terjadi maka segera hentikan subscription dan alokasikan dana ke kebutuhan lain yang lebih layak dijadikan prioritas.
Tips Mengelola Budget Subscription agar Tetap Efisien
Sebenarnya sah-sah saja jika kamu ingin berlangganan layanan tertentu. Namun pastikan pengelolaan budget subscription-nya tepat dan efisien.
Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mengelola bujet subscription agar lebih efisien.
● Evaluasi Seluruh Subscription secara Berkala
Tips pertama, pastikan kamu melakukan evaluasi untuk seluruh jenis subscription yang kamu ambil secara berkala. Evaluasi perlu dilakukan untuk melihat apakah ada layanan yang sudah tidak relevan untuk digunakan atau tidak.
Seringkali tanpa disadari ternyata ada cukup banyak layanan yang yang sudah tidak kamu pakai tapi masih harus membayar biaya subscription.
● Pilih Paket yang Benar-Benar sesuai Kebutuhan
Sebaiknya pilih jenis paket yang memang sesuai kebutuhanmu. Setiap layanan akan menawarkan paket-paket yang berbeda dan pastikan kamu mengambil paket dengan keuntungan paling relevan serta biayanya sesuai kemampuan.
● Manfaatkan Paket Keluarga Jika Memang Relevan
Jika memungkinkan, sangat disarankan untuk menggunakan paket keluarga. Apalagi jika memang dalam satu keluarga menggunakan layanan yang sama, tentu akan lebih efisien dari segi biaya.
● Tentukan Batas Anggaran Khusus untuk Subscription Setiap Bulan
Kamu juga perlu menentukan berapa batas anggaran khusus untuk subscription tiap bulannya. Ini penting untuk memberi batas berapa banyak layanan yang bisa kamu bayar.
Jika tidak ada batasan maka bisa jadi kamu akan sangat boros karena berlangganan terlalu banyak layanan yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
● Gunakan Metode Pembayaran yang Mudah Dipantau
Tips berikutnya yaitu gunakan metode pembayaran yang mudah untuk dipantau. Jika memang harus menggunakan autodebet maka pastikan riwayat atau catatan transaksinya mudah dilihat.
Ini akan sangat membantu kamu menentukan apakah pengeluaran untuk subscription masih aman dan wajar atau sudah berlebihan.
Bayar Subscription Lebih Hemat Pakai Kartu Kredit DBS
Pembayaran subscription akan jadi lebih mudah dan bisa dipantau secara efisien menggunakan Kartu Kredit DBS. Layanan kartu kredit ini dapat mempermudah semua transaksi subscription-mu dan menawarkan banyak keuntungan.
Produk ini adalah layanan digital credit card pertama di Indonesia. Kartu Kredit DBS tersedia dalam bentuk digital dan kartu fisik. Melalui layanan ini kamu punya banyak keuntungan dan kemudahan. Salah satunya bisa langsung bertransaksi setelah mendapat approval dari pengajuan yang sudah dilakukan.
Proses approval bahkan sangat cepat hanya dalam waktu 60 detik saja. Kamu juga bisa ubah transaksi jadi cicilan hinga 36 bulan!
Di sini kamu juga bisa stay in control saat melakukan berbagai transaksi. Transaksi bisa langsung kamu pantau kapan saja secara online melalui layanan Aplikasi DBS digibank.
Langsung saja Apply Kartu Kredit DBS sekarang dan nikmati segera berbagai keuntungannya! Kamu juga bisa mewujudkan impian traveling lewat salah satu layanan yang ditawarkan DBS yaitu DBS Visa Travel Signature.
Publikasi ini telah dikurasi oleh tim internal PT Bank DBS Indonesia (DBSI) dan didistribusikan oleh DBSI.
DBSI berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.
Baca juga:
Cara Mudah Menghemat Uang Belanja, Tingkatkan Menabung!
Me Time Maksimal, Begini Cara Cerdik Kelola Dana Traveling
Kekuatan Kekayaan Dini: Membangun Momentum di Babak Awal Perjalanan Finansial Anda




