Ini Dia Keuntungan Buka Butik Pakai Pinjaman Uang di Bank
20 Feb 2022

Ini Dia Keuntungan Buka Butik Pakai Pinjaman Uang di Bank

Hari ke hari bisnis butik kian menarik untuk diulik. Pasalnya, keuntungan yang ditawarkan cukup menggiurkan untuk digeluti. Jika tertarik untuk membuka butik, Anda bisa memanfaatkan pinjaman uang di bank.

Umumnya, bisnis yang satu ini dilakukan oleh para kaum hawa. Namun, tidak jarang pula kaum pria terjun dalam bisnis butik ini. Tidak heran jika begitu banyak yang ingin menggeluti bisnis ini. Pasalnya, bisnis ini dapat memberikan keuntungan yang cukup menggiurkan.

Keuntungan Bisnis Butik dan Modal

Sepertinya topik yang satu ini adalah bagian yang paling menarik untuk dibahas dari bisnis butik. Berbicara mengenai keuntungan, bisnis butik dapat memberikan keuntungan dengan prospek yang cukup baik.

Butik bisa dikatakan memiliki peluang yang cukup baik karena fashion merupakan salah satu bidang usaha yang tidak akan pernah mati. Pasalnya, sandang merupakan kebutuhan pokok manusia.

Untuk bisa membuka sebuah butik, setidaknya Anda harus memiliki modal sekitar Rp40 jutaan. Modal tersebut sudah mencakup renovasi tempat, pembelian rak dan display, serta pembelian produk untuk mengisi butik. Anda bisa mendapatkan modal ini dengan mengajukan pinjaman uang di bank.

Selain itu, jangan lupa untuk mempersiapkan biaya operasional yang akan digunakan untuk membayar pegawai, belanja produk bulanan, kantong plastik, bayar listrik, dan lain-lain. Setidaknya, dalam satu bulan Anda akan mengeluarkan biaya operasional sekitar Rp7 jutaan.

Persiapan Peralatan Bisnis Butik

Untuk memulai bisnis butik, tentunya ada beberapa peralatan yang harus Anda persiapkan. Selain toko, Anda harus mengisi tempat tersebut dengan beberapa peralatan untuk mendukung bisnis butik, seperti di bawah ini.

  1. Etalase
    Etalase pastinya akan Anda butuhkan untuk menyimpan beberapa stok barang. Ketika Anda membuka butik, akan ada beberapa produk yang ditampilkan pada patung atau hanger. Sementara itu, sisanya akan disimpan pada etalase.
    Anda tidak perlu memajang semua warna dari seri produk yang sama. Pilihlah beberapa produk yang kiranya dapat menarik perhatian minat pelanggan dan simpan sisanya di etalase. Jika nanti ada yang menanyakan varian warna lain, Anda bisa mengambilnya di etalase dengan lebih mudah.
  2. Hanger dan Manekin
    Hanger dan manekin sama-sama memiliki fungsi untuk menggantung pakaian agar calon pelanggan bisa melihat produk dengan lebih jelas. Meskipun begitu, memamerkan pakaian menggunakan hanger atau manekin tentu akan memberikan kesan yang berbeda.
    Manekin memiliki bentuk dan postur yang mirip manusia. Karena itu, memamerkan pakaian menggunakan manekin akan terlihat lebih menarik di mata pelanggan. Hal ini karena, pakaian tersebut akan terlihat lebih real dan detail. Untuk harganya sendiri manekin tentu akan lebih mahal dibanding dengan hanger biasa.
    Sementara itu, penggunaan hanger untuk memamerkan pakaian akan memberikan kesan detail namun kurang real. Pasalnya, hanger tidak membuat baju yang ditampilkan seolah berisi layaknya dipakai tubuh manusia.
    Dalam membuka butik, Anda tidak bisa memajang semua produk menggunakan manekin. Hal ini akan membuat butik terkesan sempit sehingga kurang menarik. Karena itu, Anda dapat memadukan penggunaan hanger dan manekin secara bersamaan. Untuk membeli kedua perlengkapan ini, Anda bisa menggunakan pinjaman uang di bank.
  3. Packaging
    Packaging merupakan bagian penting yang tidak boleh sampai Anda lupakan. Anda bisa memilih sebuah kotak manis berukuran sedang untuk mengemas produk fashion butik. Selain itu, Anda juga bisa mengemasnya dengan menggunakan paper bag agar lebih mudah untuk dibawa konsumen saat selesai memilih.
    Untuk mendapatkan packaging dengan desain khusus, Anda bisa memesannya pada jasa pembuat packaging. Jasa ini akan dengan senang hati membuatkan Anda sebuah desain yang menarik untuk kemasan produk Anda.
  4. Brosur
    Keberadaan brosur pada sebuah butik akan sangat membantu proses pemasaran. Pasalnya, brosur akan memuat semua produk-produk yang dipasarkan di butik. Produk tersebut akan ditampilkan pada brosur dengan tema yang unik dan menarik.
    Di sana, akan terdapat kumpulan foto model yang sedang berpose cantik memakai produk fashion yang Anda tawarkan. Hal ini membuat produk terlihat lebih menarik dan menggugah mata yang melihatnya untuk segera membeli produk tersebut di butik Anda.

5 Tips Memulai Bisnis Butik Menggunakan Pinjaman Uang di Bank

Meskipun menawarkan keuntungan yang cukup menggiurkan, tetapi membangun sebuah bisnis butik tidak semudah yang dibayangkan. Karena itu, di sini kami ingin memberikan secuil tips yang bisa Anda lakukan ketika akan memulai sebuah bisnis butik.

  1. Tentukan Jenis Butik
    Pada saat pertama kali akan membuka sebuah butik, tentunya Anda harus menentukan jenis butik seperti apa yang ingin dikelola. Apakah butik busana muslim, busana pengantin, pakaian khusus pria, pakaian khusus wanita, kemeja, jersey, atau bahkan pakaian anak-anak dan bayi.
    Pemilihan jenis butik ini tentunya sangat penting agar bisa melihat siapa target market dari butik Anda. Setelah memilih jenis butik yang tepat, pastikan Anda memilih produk-produk tersebut dari tangan pertama agar bisa mendapatkan harga yang lebih miring.
    Sebagai penarik minat pelanggan, pada tahap berikutnya Anda bisa menambahkan beberapa aksesoris di butik. Seperti tas, sepatu, flat shoes, topi, dan lain sebagainya. Anda bisa memodali nya menggunakan pinjaman uang di bank.
  2. Pilih Lokasi Strategis
    Pemilihan lokasi yang strategis akan bisa menjadi faktor yang cukup vital dalam menentukan jumlah pengunjung yang datang ke butik Anda. Kriteria lokasi yang cocok untuk membuka sebuah butik ialah lokasi yang ramai atau di pinggir jalan.
    Jika memiliki modal yang cukup, Anda bisa menyewa tempat di salah satu pusat perbelanjaan. Selain itu, lokasi rumah yang strategis juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk membuka butik. Anda bisa menggunakan salah satu ruangan kosong di rumah sebagai galeri butik.
  3. Mode Pakaian
    Bukan hanya menentukan jenis butik saja, Anda juga harus menentukan mode pakaian yang akan dipasarkan. Pasalnya, saat ini beberapa pakaian model lama kembali menjadi tren di masyarakat, terutama di kalangan anak muda. Misalnya, Anda ingin memilih pakaian dengan mode tahun 70-an, 80-an, atau 90-an.
    Jika Anda memilih mode pakaian dengan model lama seperti itu, cobalah untuk sedikit memodifikasinya agar tetap bisa menyesuaikan dengan trend pakaian di zaman sekarang. Hal ini bertujuan agar butik Anda bisa tetap dipandang eksis oleh masyarakat. Untuk memiliki koleksi model pakaian ini, Anda bisa menggunakan pinjaman uang di bank.
  4. Ciri Khas
    Jika Anda memiliki kemampuan dalam membuat desain pakaian, ini akan menjadi sebuah point plus untuk butik Anda. Pasalnya, Anda bisa membuat sendiri desain pakaian yang tidak dimiliki oleh butik lainnya.
    Cobalah untuk membuat sebuah desain yang berbeda, tanpa menghilangkan ciri khas dari butik Anda. Misalnya, ciri khas dari butik Anda adalah fashion dengan gaya yang simpel dan elegan. Maka, Anda bisa membuat beberapa desain berbeda dengan ciri khas mode yang simpel dan elegan.
    Meskipun demikian, Anda harus tetap memperhatikan trend fashion yang saat ini sedang banyak dilirik konsumen. Jangan sampai terlalu kaku dengan ciri khas yang dipegang, hingga tidak ingin mengikuti trend fashion.
  5. Pasarkan Secara Online
    Seperti yang kita ketahui, zaman ini sudah banyak berubah. Banyak hal yang beralih ke media online, termasuk pemasaran produk. Karena itu, Anda juga bisa mencoba untuk memasarkan semua produk di butik secara online.
    Pemasaran ini bisa dilakukan dengan berbagai media, mulai dari membuat website khusus butik, sosial media, atau membuat toko online di beberapa marketplace. Anda juga bisa menayangkan iklan secara online di internet.
    Untuk pemasangan iklan secara online, Anda bisa mengandalkan beberapa platform iklan berbayar seperti Google Adsense, Facebook Adsense, atau bahkan iklan Instagram. Anda bisa menggunakan pinjaman uang di bank untuk mendanai iklan tersebut.

Bangun Butik Impian Bersama Pinjaman di Bank Tanpa Jaminan dari DBS KTA

Apakah saat ini Anda dalam masalah? Butuh pinjaman tapi tidak tahu harus kemana? Ke DBS KTA aja! DBS KTA merupakan salah satu produk pinjaman di bank tanpa jaminan dari Bank DBS Indonesia. Produk ini menawarkan beberapa kemudahan untuk semua nasabahnya, diantaranya sebagai berikut.

  • Pinjaman sampai Rp300 Juta
    Berapa banyak modal yang Anda butuhkan untuk membuka sebuah butik? Rp100 juta? Rp200 juta? DBS KTA mampu mendanai butik Anda hingga Rp300 juta. Dengan dana sebanyak ini, Anda bisa membuka sebuah butik yang cukup besar dan mewah.
    Anda juga bisa lebih leluasa dalam merenovasi toko butik agar terlihat lebih menawan. Selain itu, Anda juga bisa memilih produk yang akan dijual dengan lebih lengkap tanpa khawatir pada batasan modal yang dimiliki.
  • Bunga Flat Kompetitif
    DBS KTA sangat bermurah hati pada semua nasabahnya. bagaimana tidak? Dengan limit yang begitu tinggi, DBS KTA hanya menawarkan bunga pinjaman uang di bank yang cukup rendah. Ini tentu tawaran yang cukup menarik, terutama pada saat Anda akan memulai sebuah bisnis butik.
    Anda bisa mendapatkan limit hingga Rp300 juta dengan bunga flat mulai dari 0,88% saja per bulannya. Besaran bunga yang rendah ini tentunya merupakan keuntungan yang belum tentu bisa Anda dapatkan dari mitra keuangan lain.
  • Tenor sampai 36 Bulan
    Perihal besaran cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya, Anda tidak perlu khawatir. Mengapa? Karena DBS KTA menawarkan pilihan tenor yang cukup panjang. Anda bisa mengajukan pinjaman di bank tanpa jaminan dari DBS KTA dalam waktu mulai dari 3 bulan hingga 36 bulan lamanya.
    Pilihan tenor yang cukup panjang ini bisa menjadi sebuah keuntungan tersendiri untuk nasabah DBS KTA. Pasalnya, mereka dapat mengatur sendiri besaran cicilan per bulannya dengan memilih jangka waktu pinjaman yang tepat dari DBS KTA.
  • Syarat Daftar Mudah
    Untuk bisa mendapatkan beberapa keuntungan di atas, DBS KTA akan memudahkan Anda dengan sejumlah persyaratan yang cukup mudah. Anda hanya perlu memastikan berdomisili di daerah Surabaya, Semarang, Bandung, dan juga Jabodetabek.
    Selain itu, persyaratan lainnya ialah harus memiliki e-KTP, NPWP, dan memiliki penghasilan minimum Rp5 juta/bulan, serta memiliki kartu kredit dari bank lain dengan limit minimum Rp10 juta. Dengan beberapa persyaratan sederhana tersebut, Anda sudah bisa mendapatkan dana pinjaman dari DBS KTA.

Memulai usaha butik dengan pinjaman uang di bank tentu bukan sebuah masalah. Anda bisa mulai mengajukannya kapan saja di DBS KTA. DBS KTA, solusi mudah untuk karir yang cerah!

PT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)