Ide Bisnis Kerajinan Tangan dengan Pinjaman Uang di Bank
20 Feb 2022

Ide Bisnis Kerajinan Tangan dengan Pinjaman Uang di Bank

Bisnis kerajinan tangan merupakan salah satu bisnis rumahan dengan peluang usaha yang cukup menjanjikan. Apalagi jika diberikan modal yang maksimal dengan pinjaman uang di bank.

Kerajinan tangan umumnya dibuat di beberapa kota besar atau wilayah pariwisata. Di Indonesia sendiri, kerajinan tangan merupakan salah satu bisnis yang memiliki prospek cukup baik. Hal ini didukung oleh kekayaan alam yang melimpah dan keanekaragaman suku dan budaya.

Ide Bisnis Kerajinan Tangan

Saat ini peminat barang handmade sudah cukup banyak. Hal ini membuat bisnis kerajinan tangan memiliki peluang yang cukup baik. Jika tertarik, ada beberapa ide bisnis kerajinan tangan yang bisa Anda coba. Apa saja? Berikut kami berikan beberapa idenya.

  1. Berbagai Macam Aksesoris dan Perhiasan
    Aksesoris merupakan salah satu item fashion yang selalu berhasil menarik perhatian. Bukan hanya wanita, pria juga sering menggunakan item yang satu ini sebagai pelengkap outfit yang dikenakannya. Banyak jenis aksesoris dan perhiasan yang bisa Anda buat dengan pinjaman uang di bank.
    Beberapa jenis aksesoris seperti kalung, ikat rambut, jepit, bros, gelang, dan produk aksesoris lainnya tidak pernah kekurangan peminat. Hal ini karena, desain dan tren dari aksesoris tersebut sering berganti sehingga pelanggan menjadi tidak bosan dan tertarik lagi dan lagi untuk membelinya.
    Jika Anda tertarik untuk membuatnya, Anda bisa mencari-cari referensi mengenai cara membuat aksesoris handmade di internet, kemudian kumpulkan bahan yang dibutuhkan, lalu mulailah mencoba membuatnya. Agar lebih orisinil, Anda dapat mengkreasikan modelnya menggunakan pernak-pernik lain.
  2. Kerajinan Tangan Tradisional
    Bukan hanya aksesoris dan perhiasan saja yang cukup menarik perhatian, kerajinan tangan tradisional juga tidak kalah ramai diminati pelanggan. Jika Anda memiliki kemampuan memahat, membatik, membuat keramik, atau bahkan menenun, cobalah untuk membuka bisnis kerajinan ini dengan menggunakan pinjaman uang di bank.
    Kerajinan tangan seperti ini tidak hanya bisa dijual hasilnya, tapi Anda juga bisa membuat rumah belajar yang bisa didatangi orang-orang yang ingin kursus membatik, memahat, membuat keramik, atau menenun. Peminat rumah belajar seperti ini cukup banyak, mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.
    Selain itu, menjalani bisnis kerajinan tangan tradisional dengan pinjaman uang juga akan membantu untuk melestarikan budaya Indonesia. Jadi, selain menjadi seorang pebisnis, Anda juga akan menjadi pelestari budaya dalam waktu bersamaan.
  3. Melukis
    Jika Anda memiliki keunggulan dalam melukis, cobalah untuk menjual keahlian tersebut agar menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan. Anda bisa memodali bisnis ini menggunakan pinjaman uang di bank dan menjual lukisan-lukisan yang Anda buat kepada para pecinta seni.
    Jika mau, Anda bahkan bisa membuat galeri sendiri dan menggelar pameran untuk mempromosikan karya seni Anda. Agar banyak orang yang terkesan dengan karya lukis di pameran tersebut, cobalah untuk membuat sebuah inovasi baru dari lukisan yang Anda buat.
    Anda bisa menggunakan media lain untuk melukis agar tampak berbeda dan unik. Misalnya, Anda menggunakan bubuk kopi, daun kering, ampas kelapa, dan lain sebagainya. Jika lukisan Anda ternilai unik, tidak jarang orang yang berani membelinya dengan harga ratusan hingga jutaan rupiah untuk satu lukisan saja.
  4. Hand Lettering
    Hand lettering atau kartu ucapan merupakan bisnis kerajinan tangan yang saat ini mulai banyak dicari. Hand lettering merupakan hiasan tangan berbentuk tulisan yang biasanya digunakan untuk membuat sebuah surat atau kartu ucapan.
    Bukan hanya itu saja, hand lettering juga mulai populer digunakan sebagai pajangan di dinding kafe dan papan hiasan di acara-acara tertentu. Beberapa acara yang biasanya menggunakan hand lettering ialah pernikahan, lamaran, khitanan, dan acara lainnya.
    Karena itu, ini bisa menjadi sebuah peluang yang cukup baik untuk membuka bisnis hand lettering menggunakan pinjaman uang di bank. Anda bisa memanfaatkan berbagai media untuk membuat karya seni ini, mulai dari kertas, kanvas, atau bahkan keramik.
  5. Kerajinan Tangan Berbahan Kayu
    Kerajinan tangan berikutnya yang bisa Anda jadikan bisnis ialah kerajinan berbahan kayu. Anda bisa memanfaatkan limbah palet kayu untuk dikreasikan menjadi berbagai produk yang menarik. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan keuntungan sekaligus mengurangi limbah kayu.
    Untuk bisa mendapatkan palet kayu, Anda bisa mencarinya di supermarket. Biasanya, di sana Anda akan menemukan banyak palet kayu bekas yang sudah tidak terpakai. Cukup dengan mengubah sedikit penampilannya dengan sentuhan seni, Anda bisa membuat barang bekas ini laku di pasaran.
    Agar mendapatkan hasil yang lebih estetik, Anda bisa mencoba menambahkan berbagai aksesoris pada kerajinan tangan tersebut. Beberapa diantaranya seperti menggunakan tali tampar berukuran sedang, atau kulit sintetis.

Tips Mengembangkan Usaha Kerajinan Tangan dengan Pinjaman Uang di Bank

Memang benar, bisnis kerajinan tangan dapat memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan. Namun, menjalani bisnis ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Karena itu, di bawah ini akan kami berikan sederet tips untuk Anda.

  1. Cobalah Berinovasi
    Dalam menjalankan sebuah bisnis kerajinan tangan, inovasi merupakan hal utama yang harus Anda miliki. Tanpa inovasi, Anda akan sulit untuk bersaing dengan produk-produk kerajinan tangan lainnya. Pasalnya, saat ini sudah banyak pengrajin yang memiliki inovasi brilian.
    Sebagai pelaku usaha handmade, Anda harus selalu siap siaga dalam menciptakan inovasi-inovasi baru yang sebelumnya belum pernah diciptakan oleh orang lain. Inovasi ini bisa Anda mulai dari bahan kerajinan tangan, bentuk, kualitas, hingga strategi marketing yang Anda gunakan.
    Beberapa contoh inovasi yang bisa Anda jadikan inspirasi diantaranya seperti lukisan dari bubuk kopi, ukiran pada daun, kursi dari ban bekas, bangku dari palet kayu, dan masih banyak lagi. Dari beberapa inspirasi tersebut, Anda bisa mencoba inovasi lainnya dari bahan yang lain.
  2. Angkat Potensi Daerah
    Tips kedua yang bisa Anda lakukan saat ingin mengembangkan bisnis kerajinan tangan menggunakan pinjaman uang di bank ialah dengan mengangkat potensi lingkungan daerah. Tidak sedikit kisah sukses kerajinan tangan berasal dari kejelian dalam melihat potensi yang ada di daerah sekitar, seperti mengangkat ide budaya di lingkungan.
    Mengapa mengangkat potensi daerah bisa dijadikan sebagai kerajinan tangan? Alasannya karena dapat memberikan ciri khas tersendiri pada produk tersebut. Seperti yang kita ketahui, setiap daerah di Indonesia memiliki ciri dan nilai khas tersendiri. Hal ini tentu bisa menjadi sebuah peluang yang baik.
    Tidak sampai disitu saja, dengan mengangkat potensi daerah, Anda akan memiliki kesempatan untuk memasarkan produk tersebut hingga ke luar daerah. Jika produk tersebut benar-benar unik, tidak menutup kemungkinan bisa terbang sampai ke luar negeri.
  3. Perluas Wawasan
    Sama dengan bisnis lainnya, Anda juga harus selalu memperbarui dan menambah wawasan mengenai bisnis kerajinan tangan ini agar tidak kalah bersaing dengan berbagai pelaku usaha lainnya.
    Umumnya, bisnis kerajinan tangan seperti ini memiliki komunitas tersendiri yang dibangun khusus untuk menambah wawasan antar sesama pengrajin. Komunitas ini biasanya akan mencakup lingkungan yang lebih luas, bisa lokal atau antar daerah.
    Selain itu, komunitas pengrajin biasanya akan mengadakan sebuah pertemuan rutin atau pelatihan tertentu demi meningkatkan kemampuan anggotanya dalam berbagai bidang, terutama dalam pemasaran. Pasalnya saat ini sudah banyak media pemasaran yang bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

DBS KTA: Solusi Pinjaman di Bank Tanpa Jaminan untuk Bisnis Kerajinan Tangan

Setelah melihat sederet ide bisnis dan tips mengembangkan kerajinan tangan di atas, tentunya niat Anda untuk membuka bisnis kerajinan tangan ini akan semakin mantap. Soal modal, tenang! DBS KTA akan siap membantu mendanai bisnis Anda dengan pinjaman uang di bank tanpa jaminan.

DBS KTA merupakan salah satu produk pinjaman tanpa jaminan dari Bank DBS Indonesia. dana pinjaman ini bisa Anda gunakan untuk membangun berbagai usaha atau bisnis, termasuk bisnis kerajinan tangan. Sebagai kemurahan hatinya, DBS KTA menawarkan beberapa kemudahan di bawah ini untuk nasabahnya.

  • Kredit Hingga Rp 300 Juta
    DBS KTA bisa menjadi sebuah solusi tepat bagi Anda yang sedang membutuhkan dana pinjaman di bank tanpa jaminan untuk keperluan modal usaha. Dana hingga Rp300 juta bisa Anda cairkan disini dengan mudah tanpa perlu mengajukan jaminan apapun.
    Dana pinjaman ini bisa Anda gunakan untuk membeli perlengkapan kerajinan tangan saat merintis bisnis tersebut dari awal. Anda juga bisa menggunakan dana tersebut untuk menyewa tempat atau melakukan promosi dari bisnis kerajinan tangan tersebut.
  • Bunga Relatif Rendah
    Pinjaman sebesar itu, pasti besaran bunganya tinggi. Kata siapa? jangan dulu berburuk sangka, DBS KTA justru menawarkan limit yang tinggi dengan bunga yang relatif rendah untuk semua nasabahnya.
    Dengan mengajukan pinjaman di DBS KTA, Anda hanya akan diminta untuk menanggung bunga flat mulai dari 0,88% saja pada setiap bulannya. Nilai bunga ini tentu saja cukup kompetitif dengan besaran limit yang besar itu.
  • Tenor Panjang
    Bukan hanya menawarkan limit yang besar dan besaran bunga yang rendah, DBS KTA sangat bermurah hati dengan menawarkan pilihan tenor yang cukup panjang. Anda bisa mengajukan pinjaman dengan cicilan hingga 36 bulan lamanya.
    Dengan waktu yang cukup panjang ini, Anda akan memiliki tagihan cicilan dengan jumlah yang lebih ideal pada setiap bulannya. Jadi, tidak akan mengganggu arus keuangan bisnis yang baru saja Anda rintis tersebut.

Syarat Pengajuan Dana Pinjaman DBS KTA

Jika Anda tertarik untuk mendapatkan pinjaman di bank tanpa jaminan dari DBS KTA, mari sediakan beberapa persyaratan di bawah ini.

  1. Penghasilan minimum Rp5 juta/bulan
  2. Maksimum berusia 55 tahun dan minimum berusia 21 tahun pada saat penagihan
  3. Memiliki kartu kredit yang memiliki limit minimal Rp10 juta
  4. Memiliki pekerjaan dengan durasi minimal 1 tahun (karyawan tetap) dan minimal 2 tahun (karyawan swasta)
  5. Kartu kredit memiliki masa aktif 12 bulan di bank lain
  6. Mengunduh Aplikasi digibank by DBS
  7. Fotokopi E-KTP
  8. Fotokopi Kartu Kredit
  9. Fotokopi NPWP/ SPT PPH 21

Terlepas dari beberapa ide bisnis dan tips bisnis kerajinan tangan di atas, jangan lupa untuk tidak mudah menyerah saat pencapaian bisnis Anda masih belum sesuai ekspektasi. Ayo, mulai bisnis Anda bersama DBS KTA. Solusi pinjaman uang di bank untuk modal usaha dengan limit yang tinggi dan bunga yang rendah. Tidak percaya? Mari buktikan sendiri!

PT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)