Kamu mau buka deposito? Pastikan kalau kamu sudah cek hal-hal ini.

Kamu mau buka deposito? Pastikan kalau kamu sudah cek

Berinvestasi adalah cara terbaik buat melipat gandakan uang yang kamu miliki. Kalau jumlah uang yang kamu investasikan semakin banyak, sudah pasti bakal makin besar juga keuntungan yang bisa kamu raih. Nah, kamu mungkin lagi memulai untuk berinvestasi. Ada baiknya kalau kamu teliti dalam memilih instrumen investasi yang  tepat biar sesuai dengan kemampuan kamu. Salah satu pilihan investasi yang cukup populer dan cocok untuk para investor baru adalah deposito.

Deposito bisa dibilang investasi yang bagus untuk kamu yang terhitung masih pemula dalam dunia investasi. Alasannya karena deposito itu tidak terpengaruh sama pergerakan pasar keuangan. Kondisi perekonomian nasional maupun global gak bakal terlalu mempengaruhi pendapatan yang kamu dapatkan dari deposito. Berbeda dengan instrumen investasi lain, misalnya investasi forex yang sangat terikat erat dengan kondisi ekonomi baik secara nasional maupun internasional. Pembelian produk deposito ini juga bisa dibilang mudah, kok. Hampir setiap bank memiliki produk deposito, baik yang berupa deposito Rupiah, atau deposito valas.

Dalam investasi ada satu hal yang harus kita ingat. Semakin tinggi risiko yang melekat pada instrumen investasi, semakin besar pula keuntungan yang bisa kamu bawa pulang. High risk, high gain. Contoh investasi dengan resiko tinggi itu investasi forex, yang memiliki keuntungan sepadan dengan resikonya. Walaupun deposito memiliki tingkat risiko yang terbilang rendah, namun bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal kalau dikelola dengan baik. Makanya, sebelum kamu mulai buka deposito, ada baiknya kamu intip beberapa poin dibawah ini biar deposito kamu bisa berjalan dengan efektif.

  1. Sesuaikan Jangka Waktu Deposito dengan tujuan dan kemampuan kamu

Ada baiknya sebelum kamu membuka deposito, kamu harus punya perhitungan berapa lama kira-kira kamu akan menyimpan uang kamu di deposito. Sebagai gambaran,  produk deposito akan memberikanmu keuntungan yang maksimal, kalau digunakan untuk tujuan jangka panjang. Selain itu, sesuaikan juga dengan kebutuhan investasi yang sudah kamu rencanakan. Misalnya kamu bisa memilih jangka waktu 1 sampai 3 bulan kalau tujuan investasi kamu untuk kepentingan jangka pendek. Atau kamu juga bisa memilih jangka waktu pada investasi deposito yang berbeda-beda. Sebagian bisa kamu tempatkan ke deposito yang memiliki tenor jangka panjang, dan sebagian lagi bisa kamu aplikasikan ke deposito tenor jangka pendek dan menengah. Jangan lupa kalau deposito itu punya sistem automatic roll-over, jadi pastikan kalau kamu memperhatikan kapan tanggal jatuh tempo pencairannya.

  1. Sesuaikan Besaran Setoran Deposito dengan kemampuan finansial kamu.

Hampir semua bank pasti memiliki produk deposito. Dan setiap deposito yang yang ditawarkan ke nasabah,  punya kelebihan dari sisi jangka waktu, pilihan mata uang, sampai jumlah minimal pembukaan. Dengan adanya variasi ini, kamu bisa menyesuaikan berapa uang yang kamu perlukan untuk mulai membuka deposito. Yang harus diingat adalah besaran setoran ini juga harus sesuai dengan perencanaan keuangan yang kamu jalani. Kalau kamu sudah menemukan jumlah yang pas untuk deposito kamu, pihak bank bi ada kalkulator untuk simulasi perolehan dari dana yang disimpan di deposito nantinya hingga waktu jatuh tempo.

Sebelum Anda menyetorkan seberapa besar uang yang akan didepositokan,

  1. Pencairan Deposito itu gak sama dengan menarik uang tabungan

Salah satu perbedaan yang paling mendasar antara deposito dan tabungan adalah sistem penarikannya. Kalau tabungan itu sistemnya kan uang kamu bisa kamu tarik kapan saja. Sementara kalau deposito, uang kamu yang yang ada di deposito cuma bisa dicairkan kalau sudah sudah jatuh tempo. Kalaupun kamu terpaksa banget harus mencairkan deposito kamu sebelum tanggal jatuh tempo, kamu harus bersiap membayar denda yang jumlahnya sudah ditetapkan sama pihak bank. Makanya sistem deposito itu dimasukkan ke dalam kategori investasi, dibandingkan dengan instrumen tabungan

  1. Kamu harus tahu berapa Bunga Deposito yang akan kamu nikmati,

Produk deposito yang ditawarkan berbagai bank punya suku bunga yang berbeda-beda. Nah, kamu punya keleluasaan buat membandingkan suku bunga deposito yang ditawarkan antara produk satu bank dengan produk deposito bank lainnya. Jumlah Besaran bunga deposito ini terkadang juga bergantung dari berapa lama jangka uang yang kamu investasikan ke dalam deposito. Kalau semakin panjang jangka waktu penempatan deposito yang kamu pilih , otomatis bakal semakin besar juga bunga yang diberikan sama pihak bank. yang diberikan. Selain itu, perbedaan pemilihan mata uang juga berpengaruh sama bunga deposito loh.  Contohnya kalau kamu buka deposito valas, bunga yang ditawarkan cenderung lebih rendah kalau dibandingkan kamu buka deposito konvensional dengan Rupiah.

  1. Perhatikan juga waktu jatuh tempo Deposito kamu

Seperti yang sudah dijelaskan, Uang yang ada di deposito baru bisa kamu cairkan kalau sudah masuk waktu jatuh tempo. Misalkan kamu buka deposito yang punya jangka waktu 12 bulan. Kamu baru bisa mencairkan uang itu setahun kemudian. Dan jangan sampai lupa juga kalau kamu sudah berniat mencairkan uang deposito. Soalnya, kalau kamu melewati tanggal jatuh tempo, deposito kamu bakal diperpanjang secara otomatis, alias kamu harus menunggu setahun lagi kalau kamu berniat mencairkan dana deposito yang kamu miliki.

Udah  tau kan apa aja yang harus kamu cek sebelum kamu mulai buka deposito. Sebagai salah satu instrumen investasi yang relatif rendah resiko, kamu sebaiknya udah mulai kepikiran buat melengkapi tabungan kamu dengan deposito. Nah buat kamu yang niat mau buka deposito valas, Aplikasi digibank by DBS bakal jadi salah satu pilihan yang patut kamu perhitungakan. Kenapa harus Aplikasi digibank by DBS? Soalnya kemudahan yang ditawarkan bakal cocok banget buat kamu:

  • Deposito dalam 10 mata uang asing,

Kamu bisa pilih diantara USD,SDG,AUD,EUR,GBP,CAD,CHF, HKD, JPY, dan NZD buat deposito kamu.

  • Penempatan mulai dari USD 100 dengan bunga kompetitif,

Gak perlu modal awal yang besar buat buka deposito valas. Plus bunga yang ditarkan juga kompetitif.

  • Tenor 1 sampai 12 bulan,

Kamu bisa pilih tenor deposito sesuai dengan target yang kamu punya. Jadi ,kamu bisa dengan mudah menyesuaikannya sama rencana keuangan kamu.

  • Akses 24/7, klik di aplikasi,

Kapanpun dan dimanapun kamu mau buka investasi mata uang asing, kamu bisa langsung klik di aplikasi.

Berinvestasi memang banyak bentuknya. Bisa dalam bentuk saham, investasi forex, atau deposito. Menempatkan uang di dalam dana deposito tujuannya bukan sekedar untuk mengamankan uang yang kamu punya.memang tidak semata-mata hanya untuk mengamankan uang saja. Bakal lebih oke lagi kalau kamu juga menentukan tujuan uang yang kamu tempatkan di deposito. Bisa dengan target untuk jangka pendek atau jangka panjang.  tersebut, apakah untuk jangka pendek, menengah, atau panjang. Kalau kamu ikuti tips diatas, kamu bisa dapat keuntungan yang optimal dari uang yang kamu sisihkan. 

 

https://www.cermati.com/artikel/anda-ingin-buka-deposito-perhatikan-hal-berikut-ini

 

Download Now Buat yang belum memiliki Aplikasi digibank by DBS

 

Terima kasih atas masukan Anda yang berharga

Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda?

Terima kasih atas masukan Anda yang berharga
Apakah informasi ini membantu Anda?
Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini Anda alami
Berikan kami masukan untuk kemajuan halaman ini
Mohon hanya menggunakan a-z,A-Z,0-9,@!$-(),.

Terima kasih! Kami menghargai umpan balik Anda.

Bagaimana Anda menilai halaman ini?

Masalah apa yang Anda hadapi hari ini?

500

Harap masukkan hanya a-z, A-Z, 0-9, @!? $ & - () ',. /