Volatilitas sering kali mendatangkan ketidakpastian untuk investor. Fenomena ini perlu Anda ketahui untuk mendukung strategi investasi yang lebih tepat.
Jenis reksadana memiliki karakteristik yang berbeda. Lalu, instrumen mana yang lebih tepat saat pasar volatile ? Berikut perbedaan karakteristiknya serta pendekatan yang dapat dipertimbangkan.
Apa yang Dimaksud dengan Pasar Volatile Pasar volatile menjadi hal yang kerap membingungkan investor. Sebenarnya, apa definisi dan penjelasan mendalam tentang ini?
1. Definisi Volatilitas Pasar Pasar volatile adalah kondisi ketika pergerakan harga berubah sangat cepat dan tidak stabil. Anda bisa melihat harga naik dan turun dalam waktu singkat.
2. Penyebab Umum Volatilitas Kondisi ini muncul karena beberapa faktor utama. Anda harus melihat perubahan suku bunga yang mempengaruhi arus investasi dan nilai aset. Kondisi geopolitik juga sering memicu ketidakpastian pasar.
3. Dampaknya Bagi Investor Reksadana Pasar volatile membuat nilai investasi yang naik dan turun dalam waktu singkat. Kondisi ini sering menimbulkan rasa cemas.
Pasar volatile memang kerap terjadi. Hal-hal di atas bisa menjadi insight utama dan dasar untuk melakukan langkah investasi.
Kenapa Investor Mencari Reksadana yang Aman saat Pasar Bergejolak Gejolak pasar termasuk volatile ini memang mencemaskan. Anda perlu mencari instrumen Reksadana yang aman saat kondisi bergejolak. Seberapa penting ini? Alasan investor menjadi Reksadana yang aman adalah:
Menghindari fluktuasi berlebihan Menjaga Nilai Portofolio Fokus pada Stabilitas Dibanding Return Agresif Saat pasar bergejolak, Anda perlu mengambil langkah aman dan menyelamatkan portofolio dari penurunan. Hal ini penting agar investasi terasa lebih pasti dan aman.
Prinsip Dasar Memilih Reksadana di Pasar Volatile Secara umum, ada beberapa prinsip mengapa Anda harus memilih Reksadana di Pasar Volatile , meliputi:
Prioritas pada manajemen risiko Likuiditas dan fleksibilitas Kesesuaian dengan horizon investasi Prinsip di atas menjadi hal utama yang kerap diikuti investor. Anda juga bisa melakukannya untuk menyelamatkan kestabilan dan nilai yang aman.
Reksadana Dana Pasar Uang (RDPU) RDPU menjadi instrumen yang memiliki banyak keunggulan. Anda pun bisa menjadikannya diversifikasi portofolio karena memiliki keunggulan seperti:
1. Karakteristik Utama RDPU adalah reksadana yang menempatkan dana pada instrumen jangka pendek seperti deposito atau surat utang singkat. Anda bisa menggunakannya untuk investasi yang aman dengan risiko rendah dan mudah dicairkan.
2. Tingkat Risiko Relatif Rendah Investasi ini fokus pada instrumen jangka pendek yang stabil. Hasilnya mungkin lebih kecil, tetapi aman untuk menjaga aset.
3. Peran Sebagai Penahan Volatilitas RDPU berperan sebagai penahan volatilitas di portofolio investasi. Anda bisa menggunakannya untuk menyeimbangkan risiko dari aset yang lebih fluktuatif.
4. Cocok untuk Investor Konservatif dan Dana Jangka Pendek RDPU sangat cocok untuk investor konservatif dan dana jangka pendek. Instrumen di RDPU juga memberikan keamanan tinggi.
RDPU bisa menjadi andalan untuk membuat aset Anda stabil. Penurunan nilai pun bisa diatasi dengan tenang.
Baca Juga: 9 Tips Memilih Reksadana Pendapatan Tetap, Stabil dan Aman!
Reksadana Dana Pendapatan Tetap / RDPT Selain RDPU, ada juga RDPT yang bisa Anda andalkan. Apa saja perbedaan penting yang harus diketahui?
1. Perbedaan RDPT dan RDPU RDPT menempatkan dana jangka menengah atau panjang, sehingga risikonya lebih tinggi dengan potensi lebih besar. Sementara RDPU fokus pada instrumen jangka pendek, risikonya rendah dan nilainya lebih stabil.
2. Sumber Imbal Hasil Sumber imbal hasil RDPT sebagian besar berasal dari bunga obligasi dan kenaikan harga surat utang yang dimiliki.
3. Risiko Fluktuasi Harga Obligasi RDPT menghadapi risiko fluktuasi harga obligasi yang dimilikinya. Anda bisa melihat nilai investasi naik turun seiring perubahan suku bunga atau kondisi pasar. Semakin tinggi fluktuasi, semakin besar kemungkinan keuntungan atau kerugian.
4. Cocok untuk Investor Moderat RDPT cocok untuk investor moderat yang siap menerima risiko sedang. Anda bisa mengandalkannya karena menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi.
Kombinasi RDPU dan RDPT Kombinasi RDPU dan RDPT merupakan salah satu bentuk diversifikasi sederhana yang efektif untuk investor jika menginginkan keamanan dan potensi imbal hasil.
Anda dapat menempatkan sebagian dana di RDPU untuk menjaga kestabilan portofolio karena instrumennya yang bersifat jangka pendek dan rendah risiko. Sementara itu, sebagian dana lain ditempatkan di RDPT agar tetap memperoleh peluang income jangka menengah.
Kelebihan kombinasi ini dibanding memilih satu jenis reksadana saja adalah kemampuannya menahan fluktuasi pasar sambil tetap memberikan pendapatan yang lebih baik, sehingga portofolio menjadi lebih stabil namun tetap tumbuh seiring waktu.
Perbandingan RDPU vs RDPT vs Kombinasi Dapatkah instrumen ini dikombinasikan dan apa faktor keunggulannya? Simak lengkapnya berikut ini!
1. Tingkat Risiko RDPU memiliki risiko paling rendah dan RDPT risikonya lebih tinggi. Sementara kombinasi RDPU dan RDPT menawarkan risiko sedang, karena RDPU membantu menahan fluktuasi RDPT.
2. Potensi Imbal Hasil Potensi imbal hasil yang Anda dapat berbeda. Jika menginginkan angka yang aman dan lebih tinggi, model kombinasi lebih disarankan.
3. Likuiditas RDPU paling mudah dicairkan. RDPT cenderung kurang likuid karena dana ditempatkan jangka menengah hingga panjang. Kombinasi dua instrumen menawarkan likuiditas menengah, karena sebagian dana tetap mudah diakses.
4. Kesesuaian dengan Kondisi Pasar Volatile Kombinasi RDPU dan RDPT membantu menahan guncangan pasar. Ini karena RDPU menstabilkan portofolio sementara RDPT tetap memberikan potensi imbal hasil.
Nah, perbandingan di atas bisa menjadi acuan saat Anda ingin mengembangkan investasi dan mengkombinasikannya.
Kesalahan Umum Investor Saat Pasar Volatile Kondisi pasar volatile yang memberikan ketidakpastian sering membuat panik. Ada beberapa kesalahan umum yang kerap dilakukan investor, seperti:
Berpindah Instrumen Terlalu Sering Panik saat Terjadi Koreksi Menghindari Investasi Sama Sekali Padahal, yang bisa Anda rencanakan adalah langkah tepat saat kondisi ini terjadi. Contohnya dengan mengkombinasikan instrumen ke dalam portofolio sehingga imbal hasil tetap stabil.
Menyesuaikan Pilihan dengan Profil Risiko Menyesuaikan pilihan investasi dengan profil risiko sangat penting, terutama saat pasar bergejolak.
Anda bisa memilih beberapa acuan, seperti melihat investor konservatif yang biasanya memilih instrumen aman seperti RDPU untuk menjaga modal tetap stabil. Investor moderat cenderung membagi dana antara RDPU dan RDPT agar risiko dan potensi imbal hasil seimbang.
Sementara investor agresif dapat menempatkan dana di RDPT atau instrumen lain untuk peluang keuntungan lebih tinggi, meski fluktuasinya besar. Pendekatan ini membantu setiap tipe investor sehingga lebih terarah meski pasar tidak menentu.
Peran Diversifikasi dalam Menjaga Stabilitas Portofolio Diversifikasi berperan penting dalam menjaga stabilitas portofolio. Jika satu aset turun, aset lain yang lebih stabil dapat menahan dampaknya. Secara lengkap, peran diversifikasi bisa terlihat seperti:
Mengurangi dampak fluktuasi Menjaga keseimbangan aset Menjadi evaluasi berkala Untuk itu, kombinasi portofolio memang harus direncanakan dengan baik pada instrumen yang tepat agar investasi sesuai tujuan dan maksimal.
Investasi Reksadana Bersama DBS Treasures Untuk mendukung portofolio Anda maupun melakukan kombinasi investasi RDPU dan RDPT, DBS Treasures bisa menjadi solusi. Investasi Reksadana di sini memiliki banyak keunggulan.
Semua pilihan investasi dikelola Manajer Investasi terkemuka untuk mengoptimalkan kinerja produk. Anda akan didukung tim ahli finansial yang andal dan proaktif menyampaikan analisa pasar serta peluang terkini.
kemudahan registrasi SID (Single Investor Identification), beli, jual, hingga switching bisa dilakukan via Aplikasi DBS digibank.
Kesempatan untuk didukung analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial yang akan mengomunikasikannva. Dapatkan peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portfolio Anda, dimotori Artificial Intelligence dan Machine Learning (AI-ML). Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi.
Bersama DBS Treasures , strategi diversifikasi Reksadana dapat dijalankan lebih terarah, bahkan saat pasar volatile .
Publikasi ini telah dikurasi oleh tim internal PT Bank DBS Indonesia (DBSI) dan didistribusikan oleh DBSI.
DBSI berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.
Baca Juga:
Gaji Cepat Habis? Amankan Dana dengan Reksadana Pasar Uang
Diversifikasi dengan Reksadana Pendapatan Tetap, Kenali 8 Karakteristiknya
Memahami Konsep Switching dalam Investasi Reksadana