Pengajuan KTA kini kerap dipilih sebagai solusi praktis bagi pemilik rumah yang ingin merenovasi hunian tanpa harus menunggu dana terkumpul terlalu lama. Wajar saja, karena keinginan memiliki rumah yang nyaman sering kali tidak bisa ditunda.
Di sisi lain, mewujudkan rumah sesuai impian tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tanpa perencanaan yang matang, renovasi justru berisiko membuat anggaran membengkak tanpa diikuti peningkatan nilai properti yang signifikan.
Padahal, dengan strategi yang tepat, renovasi dapat menjadi langkah cerdas untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus nilai jual rumah di masa depan.
Kuncinya adalah memahami area mana yang paling layak diprioritaskan sehingga setiap pengeluaran benar-benar memberikan manfaat maksimal.
Mengapa Renovasi Rumah Harus Diprioritaskan?
Ada beberapa alasan mengapa renovasi rumah sebaiknya jadi prioritas kamu saat ini, antara lain:
1. Anggaran Terbatas Harus Efisien
Faktanya, tidak semua orang punya dana besar untuk merenovasi rumah secara total. Di sinilah pentingnya menentukan prioritas.
Renovasi yang direncanakan dengan baik membantu pemilik rumah fokus pada bagian yang benar-benar dibutuhkan. Tentu tanpa membuang anggaran untuk perubahan yang kurang memberi nilai tambah.
2. Fokus pada Area Bernilai Tinggi
Beberapa bagian rumah memiliki pengaruh lebih besar terhadap persepsi nilai properti, baik di mata penghuni maupun calon pembeli. Misalnya saja area seperti dapur, kamar mandi, dan tampilan depan rumah yang sering menjadi penentu keputusan pembelian.
Memprioritaskan area ini akan memberikan return on investment (ROI) yang lebih baik, ketimbang area lainnya.
3. Mengurangi Risiko Over-Budget
Renovasi tanpa skala prioritas sering berujung pada biaya membengkak. Mulai dari perubahan desain mendadak hingga penambahan pekerjaan di luar rencana awal. Dengan menentukan area prioritas sejak awal, risiko over-budget bisa ditekan.
4. Meningkatkan Kenyamanan & Fungsionalitas
Renovasi ideal bukan hanya menyangkut estetika, tetapi juga fungsi. Tata ruang yang lebih efisien, pencahayaan yang baik, serta sirkulasi udara yang optimal akan meningkatkan kualitas hidup penghuni rumah secara signifikan.
Area Renovasi yang Paling Menaikkan Nilai Properti
Nah, supaya kamu jadi lebih ada gambaran, ada beberapa area renovasi yang bisa meningkatkan nilai properti dari sebuah rumah. Mana saja areanya?
1. Dapur
Dapur sering disebut sebagai jantung rumah. Renovasi dapur yang sederhana, namun fungsional, seperti mengganti kabinet lama, memperbaiki tata letak, atau memperbarui backsplash dan countertop, dapat langsung meningkatkan nilai properti.
Tidak perlu dapur mewah kok kalau mau renovasi. Cukup bikin desain yang rapi, terlihat bersih, dan ergonomis sudah sangat menarik pembeli nantinya.
2. Kamar Mandi
Kamar mandi yang bersih dan modern memberi kesan rumah terawat. Penggantian kloset, wastafel, keran, atau shower dengan model yang lebih efisien dan hemat air bisa menjadi nilai tambah untuk rumah kamu.
Terakhir, tinggal perbaiki pencahayaan dan ventilasi, yang juga tak kalah penting untuk mencegah kesan lembap dan sempit.
3. Fasad atau Bagian Depan Rumah
Kesan pertama sangat menentukan. Renovasi fasad seperti pengecatan ulang, perbaikan pagar, kanopi, atau pintu utama bisa membuat rumah terlihat lebih menarik tanpa biaya besar. Area ini berperan besar dalam meningkatkan daya tarik visual (curb appeal).
4. Ruang Keluarga
Sebagai pusat aktivitas rumah, ruang keluarga yang nyaman akan meningkatkan nilai fungsional hunian. Penataan ulang layout, penambahan pencahayaan alami, atau penggunaan warna netral dapat membuat ruangan terasa lebih luas dan hangat.
5. Ruang Tambahan Multifungsi
Ruang kosong yang diubah menjadi area kerja, ruang belajar, atau kamar tamu memiliki nilai tambah tinggi, terutama di era kerja fleksibel. Fleksibilitas fungsi ruang menjadi poin penting dalam penilaian properti modern.
Baca Juga: 9 Tips Renovasi Balkon jadi Lebih Aman dan Estetik
Di Mana Mendapatkan Pendanaan Renovasi yang Fleksibel?
Kalau kamu mau renovasi rumah tapi bingung bagaimana pendanannya, ada beberapa saran yang bisa kamu lakukan:
1. Restrukturisasi Anggaran Rumah Tangga
Langkah pertama adalah meninjau ulang pengeluaran bulanan. Mengurangi pos konsumtif sementara waktu dapat membantu mengalokasikan dana renovasi tanpa harus berhutang. Cara ini cocok untuk renovasi skala kecil hingga menengah.
2. Pengajuan KTA sebagai Solusi Pendanaan Cepat
Untuk renovasi yang membutuhkan dana lebih besar dan cepat, Kredit Tanpa Agunan (KTA) bisa menjadi alternatif. KTA tidak memerlukan jaminan aset dan prosesnya relatif cepat.
Namun, penting untuk menyesuaikan cicilan dengan kemampuan finansial agar tidak membebani keuangan jangka panjang. Jadi, sebaiknya matangkan dulu soal perencanaan renovasi.
Kemudian, hitung anggaran yang dibutuhkan untuk renovasi, serta kemampuan kamu saat memutuskan melakukan pengajuan KTA. Supaya cicilan sesuai dengan kemampuan.
Langkah Renovasi Rumah Hemat & Efektif
Buat kamu yang akan merenovasi rumah, berikut ini tips supaya lebih hemat dan perencanaannya juga efektif:
1. Tentukan Skala Renovasi
Renovasi rumah itu bisa macam-macam. Ada yang sekadar mempercantik tampilan, ada juga yang menyentuh struktur bangunan atau menambah fungsi ruang.
Nah, menentukan skala renovasi sejak awal bakal sangat membantu supaya rencana kerja tetap realistis dan anggaran tidak melebar ke mana-mana.
2. Susun Anggaran Detail
Buat rincian biaya mulai dari material, jasa tukang, hingga dana cadangan. Sisihkan minimal 10 sampai 15 persen untuk biaya tak terduga agar proyek tetap berjalan lancar.
3. Gunakan Desain Fungsional
Desain sederhana dengan fungsi maksimal lebih disarankan dibanding desain rumit yang mahal. Pilih konsep timeless agar rumah tidak cepat terlihat usang.
4. Bandingkan Vendor & Material
Jangan terpaku pada satu vendor atau toko material. Bandingkan harga, kualitas, dan reputasi. Material lokal berkualitas sering kali lebih terjangkau dan tahan lama.
5. Monitor Proyek Secara Berkala
Pengawasan rutin membantu memastikan pekerjaan sesuai rencana dan mencegah kesalahan yang bisa menambah biaya. Komunikasi yang baik dengan tukang atau kontraktor sangat menentukan keberhasilan renovasi.
Mau Pengajuan KTA? DBS KTA Saja, Cek Keuntungannya!
Renovasi rumah hemat bukan berarti asal murah, melainkan cerdas dalam menentukan prioritas. Dengan fokus pada area yang paling menaikkan nilai properti seperti dapur hingga ruang multifungsi, pemilik rumah dapat memperoleh manfaat maksimal dari anggaran yang dimiliki.
Perencanaan yang matang, pengawasan yang konsisten, serta pemilihan desain yang fungsional akan membantu renovasi berjalan efektif tanpa mengganggu stabilitas keuangan.
Agar rencana renovasi bisa segera diwujudkan, pilihan pendanaan yang tepat juga patut dipertimbangkan. Salah satunya melalui DBS KTA, yang menawarkan bunga flat mulai 0,88% per tahun, cicilan ringan hingga 36 bulan, dan limit pinjaman sampai Rp300 juta.
Dengan proses pengajuan yang mudah, renovasi rumah pun bisa dilakukan lebih terencana tanpa harus menunda kenyamanan dan nilai investasi properti di masa depan.
Yuk langsung lakukan pengajuan KTA dan cek dulu simulasi DBS KTA sebelum apply. Dapatkan juga eVoucher hingga Rp1 juta untuk kamu yang isi formulir pengajuan.
PT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Publikasi ini bukan merupakan bagian dari penawaran, rekomendasi, atau ajakan kepada Anda untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun sebagaimana dijelaskan, juga tidak ditujukan untuk mengundang atau mengizinkan pembuatan penawaran kepada publik untuk membeli atau melakukan transaksi apa pun untuk mendapatkan uang tunai atau imbalan lainnya dan tidak boleh dipandang seperti demikian.
Baca Juga:
Butuh Ruang Tambahan? Intip 5 Tips Bangun Mezzanine di Rumah
Perhatikan 8 Karakteristik ini untuk Rumah Futuristik!
7 Kelebihan Renovasi Rumah Bergaya Tropis, Sejuk dan Nyaman!



