Menjalani hari di era adaptasi kebiasaan baru memang membutuhkan perhatian ekstra. Terlebih untuk keluarga yang dengan anak-anak dan mungkin juga kakek dan nenek di rumah. Apalagi, bila ada di antara anggota keluarga yang sudah memulai aktivitas work from office (WFO) yang memungkinkan adanya interaksi dengan banyak orang sehingga rentan terpapar dengan virus corona atau Covid-19.
Hingga sekarang, pemerintah maupun badan kesehatan dunia (WHO) masih belum mengumumkan vaksin yang tepat untuk mengatasi penyebaran virus Corona ini. Karena itu, upaya pencegahan dari masing-masing orang menjadi kunci untuk memutus rantai penyebaran virus.
Memakai masker setiap kali ke luar rumah, rajin mencuci tangan, serta menjaga jarak dengan orang lain saja tidak cukup untuk memastikan kamu dan keluarga bisa terbebas dari virus. Agar bisa menjaga persebaran virus dengan lebih baik, kamu bisa melakukan langkah-langkah sebagai berikut.
- Rajin menjaga kebersihan diri
Menjaga kebersihan diri dan keluarga menjadi kunci utama dalam menjaga agar terbebas dari penularan virus. Biasakan untuk selalu mandi dua kali sehari, keramas, dan menggosok gigi dengan teratur.
Selain mandi, rajinlah mencuci tangan setiap kali melakukan aktivitas di luar rumah seperti setelah berkebun, olahraga atau membaca dan bersantai di teras rumah. Ingatkan diri untuk tidak mengucek mata, menyentuh hidung dan mulut dengan tangan.
- Sediakan tempat cuci tangan atau hand sanitiser
Saat pandemi, banyak keluarga yang jadi lebih rajin belanja kebutuhan harian atau bahkan makanan secara online. Karena itu bisa saja kamu menjadi lebih sering kedatangan kurir.
Saat mengantarkan paket biasanya kurir akan langsung pergi setelah barang sampai. Namun, tak tertutup kemungkinan juga ada kejadian di mana tukang pengantar makanan/paket harus menunggu beberapa saat. Agar yakin terbebas dari kuman, saat menunggu tidak ada salahnya kamu meminta kurir tersebut untuk cuci tangan atau menggunakan hand sanitiser yang sudah disiapkan di depan rumah. Tempat mencuci tangan atau hand sanitizer ini juga bisa kamu gunakan saat baru saja tiba di rumah.
- Pastikan sirkulasi udara lancar masuk ke dalam rumah
Sirkulasi udara yang cukup sangat diperlukan untuk menjaga agar rumah tetap sehat. Karena itu, kamu harus membiasakan diri untuk membuka lebar jendela terutama di pagi hari. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kualitas udara yang buruk di dalam rumah diduga bisa menyebabkan peningkatan risiko penyebaran penyakit menular di rumah.
Selain rajin membuka jendela, kamu juga bisa melakukan sedikit penyesuaikan desain rumah dengan membuat ventilasi udara di bagian atas jendela. Atau kamu juga bisa melengkapi rumah dengan ventilasi mekanik atau exhaust fan yang bisa dipasang di dinding atau langit-langit.
Untuk mendapatkan udara yang lebih berkualitas, kamu juga bisa menyediakan air purifier yang berfungsi menangkal virus dan bakteri, mengurangi jamur serta menghilangkan bau tak sedap. Ada banyak merek air purifier yang bisa kamu pilih dengan kisaran harga Rp2-8 juta tergantung merek dan kualitasnya yang bisa dibeli dengan memanfaatkan pinjaman online.
- Rutin membersihkan perabotan di rumah
Rutin membersihkan perabotan menjadi hal yang tak bisa terbantahkan, terutama untuk perabotan yang sering dipakai. Selain menyapu seluruh lantai, kamu juga perlu rutin melakukan sedot debu untuk karpet, kursi tamu, dan juga tempat tidur menggunakan vacuum cleaner.
Rajinlah membersihkan permukaan benda-benda perabotan rumah tangga dengan air dan sabun. Agar lebih memutus persebaran virus, kamu juga bisa membersihkan mainan si kecil, peralatan makan, bahkan kotak kosmetik dan remote menggunakan UV Sterilizer. Saat ini, di pasaran terdapat berbagai macam merek UV Sterilizer dengan berbagai keunggulannya dengan harga mulai Rp500 ribu hingga Rp8 jutaan.
Berbagai pencegahan memang perlu dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi persebaran virus di rumah. Namun, menjaga stamina tubuh juga perlu. Jangan sampai aktivitas membersihkan rumah justru membuat kamu kelelahan sehingga stamina menjadi turun. Alih-alih terbebas dari virus, kamu malah bisa terserang virus akibat sistem imun yang menurun.
Agar kondisi buruk tak terjadi, inilah waktunya bagi kamu untuk melengkapi perlengkapan rumah tangga dengan berbagai peralatan yang bisa membantu usahamu untuk menjaga keluarga terbebas dari virus seperti vacuum cleaner, air purifier dan vacuum cleaner. Kamu bisa memanfaatkan pinjaman online cepat yang merupakan layanan dari digibank KTA.
Lewat fasilitas digibank KTA, kamu tidak tidak membutuhkan bertumpuk dokumen persyaratan untuk bisa mengajukan pinjaman online. Hanya dengan e-KTP dan NPWP kamu sudah bisa mengajukan pinjaman tanpa agunan digibank KTA.
Kamu bahkan bisa mengajukan pinjaman online cepat melalui go.dbs.com/kta atau melalui Aplikasi digibank by DBS di mana saja dan kapan saja.
Selain bisa diakses dalam 24 jam, pengajuan pinjaman online lewat digibank KTA juga cepat karena proses approval hanya dalam 60 detik. Dengan dana pinjaman yang cukup besar hingga Rp80 juta dan bunga pinjaman yang kompetitif mulai dari 0,95%, digibank KTA patut untuk kamu coba. Syarat pengajuan KTA pun terbilang mudah. Kamu hanya perlu memenuhi persyaratan berikut:
- Memiliki e-KTP dan NPWP
- Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun pada saat pelunasan kredit
- Berprofesi sebagai karyawan, professional atau wiraswasta
- Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Semarang dan Surabaya
- Penghasilan minimum Rp 3.000.000 per bulan dan memiliki kartu kredit bank lain
Hanya dengan syarat tersebut kamu sudah bisa mengajukan pinjaman tanpa agunan dengan beberapa langkah yang mudah.
Membeli perabotan rumah tangga melalui pinjaman online merupakan alternatif yang bisa kamu pilih demi menyelamatkan keluarga. Bagaimanapun, mencegah virus tersebar di rumah jauh lebih baik dibanding menunda dan membiarkan virus merajalela.


